Bencana alam, TNI-POLRI, Umum

Brimob Madiun Bantu Warga Korban Puting Beliung

TintaHitamNews, Madiun – Team SAR Brimob Kompi 2 Batalyon C Pelopor dipimpin Aiptu Nanang Pitriyanto menuju Ds Sideorejo Kecamatan Saradan Madiun tepatnya di rumah mbah Semi dan Bu Lamini RT.21/RW.26, bersama-sama TNI , BPBD, personil Polsek Caruban dan masyarakat membantu memasang kembali atap/genteng warga yg porak poranda di sapu hujan disertai puting beliung, pada Jum’at (09/09/2022).

Danteam SAR Aiptu Nanang Pitriyanto menghimbau warga agar tetap waspada walaupun sudah musim kemarau namun hujan yang disertai puting beliung masih bisa terjadi di desa mereka.

Di informasikan sebelumya bahwa Angin puting beliung melanda Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan dan Desa Kaligunting, Kecamatan Mejayan, Kabupaten Madiun pada Kamis (8/9/2022) sore membuat setidaknya satu orang luka-luka serta rumah sejumlah warga atapnya rusak.

Badan Pengendalian Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Madiun dalam keterangan tertulisnya melaporkan, setidaknya ada 8 rumah warga dan 1 gudang yang atapnya roboh di Kecamatan Saradan, dan 45 rumah serta 1 warung di Kecamatan Mejayan terdampak.

BPBD Madiun melaporkan, pada pukul 15.40 WIB turun hujan ringan di wilayah Mejayan dan Saradan. Setelah itu hujan reda lalu hujan lagi di sertai puting beliung. Hujan dan angin kencang mulai memporak-porandakan rumah dan warung di dua Desa di Kecamatan tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Saradan menyampaikan Kronologis kejadian bahwa Pukul 15.00 WIB Wilayah Ds. Sidorejo dan sekitarnya secara merata diguyur hujan dengan intensitas sedang dan sempat reda.

Pada Ppukul 15.30 WIB hujan kembali mengguyur dengan intensitas tinggi dan disertai angin kencang sehingga terjadi bencana alam angin puting beliung di Dsn. Sidorejo Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun yang mengakibatkan Pohon tumbang dan beberapa Rumah warga mengalami kerusakan

Akibat kejadian ini kerugian personil yaitu 1 (satu) orang pengendara sepeda motor mengalami Luka ringan (lecet di tangan dan kaki) namun dapat melanjutkan perjalanan.

Sementara, kerugian materiil di Rt. 21 Rw. 06 sebagai berikut; Gudang Rosok milik Bp. Aditya Roboh kemat ±95 jt, Rumah Mbah semi (genting rusak/pecah 300 biji), Rumah Bu Lamini (genting rusak/pecah 100 biji), Toko Bu lamini (asbes pecah 8 biji), Rumah Pak Herfin Toni Norman (genting rusak/pecah 500 biji), Warung Pak Narto (rusak berat), Gudang kayu Pak wandi (atap teras rusak ringan).

Kerugian materiil di Rt. 24 Rw. 07 sebagai berikut; Pak Kolik genting rusak ringan (sudah diperbaiki), Pak sodik genting rusak ringan (sudah diperbaiki), SukarJi genting rusak ringan (sudah diperbaiki).

Muspika Kecamatan Saradan (Kapolsek, Danrami dan Camat Saradan) beserta anggota Polsek Saradan perangkat Desa Sidorejo mendatangi lokasi dan mendata kerusakan dan kerugian dan menghimbau kepada masyarakat untuk memperbaiki rumah atau mengganti genteng yg rusak setelah cuaca mendukung secara gotong royong.

Yulianti/Red

bansos, Bencana alam, Umum

Anggota Komisi VIII DPR RI Matindas Rumambi Dukung Mensos Risma Dirikan Lumbung Sosial Di Sigi

TintaHitamNews, Sigi – Pernyataan Menteri Sosial Tri Rismaharini yang mengungkap tengah menyiapkan lumbung sosial di enam lokasi di Kabupaten Sigi mendapat dukungan penuh dari Anggota Komisi VIII DPR RI Matindas Rumambi. “Kami, atas nama Komisi VIII DPR RI, mendukung didirikannya lumbung sosial di Kabupaten Sigi”, kata Matindas saat mendampingi Mensos Risma meninjau lokasi terdampak banjir di Sigi, hari ini (07/09/2022).

Matindas Rumambi menuturkan bahwa kehadiran Kemensos bersama Komisi VIII DPR RI merupakan wujud negara hadir dalam merespon cepat persoalan bencana.

Keputusan untuk mendirikan lumbung sosial diambil menyusul terjadinya bencana banjir di Desa Pakuli Utara, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi pada Selasa (06/09/2022). “Saat ini, jika hujan, masyarakat masih harus mengungsi dulu sementara. Kita sedang menyiapkan 6 lokasi untuk lumbung sosial”, ucap Mensos di hadapan awak media.

Untuk itu, kesiapan lumbung sosial juga tengah dimatangkan, terutama terkait dengan pemilihan lokasi yang aman.

Keenam lumbung sosial tersebut, dikatakan Mensos Risma, akan diisi dengan kebutuhan buffer stock dan disebar ke beberapa titik sehingga memungkinkan warga untuk bertahan dengan logistik yang ada, meski akses jalan terputus. “Pemetaannya sudah ada, semua berada di Kabupaten Sigi. Yang penting, kita perlu tau penyimpanan buffer stock nya”, katanya menegaskan

Pendirian enam lumbung sosial di Kabupaten Sigi, akan diisi buffer stock, yang meliputi Makanan Siap Saji 1.200 paket, Makanan Anak 1.216 paket, Selimut 400 lembar, Matras 200 lembar, Kasur 200 lembar, Sandang Bayi 200 paket dan Pampers 200 paket.

Dalam penyerahan bantuan untuk pendirian lumbung sosial yang diserahkan langsung Mensos Risma bersama Matindas Rumambi, Mensos menyampaikan bahwa bantuan itu sepenuhnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. “Bantuan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, yang saat ini masih mengungsi”, ucap Mensos.

Seperti diketahui, banjir menerjang Desa Pakuli, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, pada Selasa (06/09/2022) sekitar pukul 04.00 WITA akibat intensitas hujan yang cukup tinggi sehingga tanggul tidak mampu menampung debit air sungai dan jebol membanjiri area pemukiman warga.

Hempasan air dari hulu ke hilir tersebut, setidaknya, menyebabkan 182 KK/662 jiwa mengungsi lantaran 2 rumah warga di bantaran sungai hanyut, puluhan rumah lainnya terendam air setinggi lutut orang dewasa, serta sebuah jembatan ambrol.

Yulianti/Red

Bencana alam, TNI-POLRI, Umum

Tinjau Lokasi Longsor Dan Banjir Bandang, Wadansat Brimob Dampingi Kapolda Sumatera Utara

tintahitam.news, Sumatera Utara – Wadansat Brimob dampingi Kapolda Sumut Tinjau Lokasi Longsor dan Banjir Bandang di Desa Jangga Dolok Lumbanjulu Kabupaten Toba.

Curah hujan yang tinggi dan berlangsung lama mengakibatkan terjadinya longsor dan banjir bandang di Desa Jangga Dolok Kec. Lumban Julu, Kab. Toba, Sabtu (27/08/22).

Akibatnya, badan jalan lintas menuju Medan maupun menuju Tarutung tertutup material longsor serta 25 unit pemukiman warga terdampak banjir bandang.

Polres Toba dan personil Batalyon B Brimob Sumut langsung bergerak cepat dalam membantu proses evakuasi serta menangani arus lalu lintas yang tidak dapat dilintasi masyarakat akibat tertimbun tanah dan material longsor.

Pembersihan jalan dilakukan Polres Toba bersama Balai Besar Jalan dan Jembatan Nasional, Brimob, TNI dan masyarakat sekitar menggunakan peralatan manual.

Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S, M.Si yang didampingi oleh Wadansat Brimob AKBP James Parlindungan Hutagaol, S.I.K.,M.H., turun langsung meninjau lokasi longsor dan banjir bandang tersebut, Minggu (28/08/22).

Panca mengatakan agar unsur Forkopimda Kab. Toba untuk merapatkan barisan membantu masyarakat yang tertimpa bencana ini.

“Diperhatikan faktor-faktor penyebab banjir dan longsor ini. Pertahankan juga kondisi hutan didalamnya agar mampu menyerap air saat curah hujan tinggi”, ujarnya.

Panca juga meminta pemerintah daerah segera merelokasi tempat tinggal masyarakat dan membuat dapur umum serta buat program untuk menanggulangi banjir dan longsor ini untuk mencegah agar bencana ini tidak terjadi lagi.

“Saya turut prihatin atas musibah yang terjadi. Semoga masyarakat yang terdampak bencana dapat kuat dan ikhlas. Polda Sumut akan berupaya maksimal dalam memberi bantuan kepada masyarakat”, ujarnya.

Yulianti/Red

Bencana alam, TNI-POLRI, Umum

Tanggap Laporan Banjir Dan Tanah Longsor, Den Gegana Brimob Polda Kaltim Kerahkan Personil Untuk Evakuasi

tintahitam.news, Balikpapan – Intensitas hujan yang sangat tinggi, mengakibatkan bencana banjir dan tanah longsor di beberapa titik di kota Balikpapan seperti di jalan penegak RT. 04 dan RT. 14 Balikpapan. Kejadian itu membuat akses jalan jalan warga tidak bisa di lewati dan banyak warga yang terjebak karna banjir.

Tim SAR Detasemen Gegana Brimob Kaltim yang mendapat informasi tersebut langsung menunjukkan ke lokasi terjadinya banjir tersebut untuk melakukan evakuasi dengan membantu warga mengangkat barang, dan membantu para lansia dan anak kecil, Jumat (26/08/2022).

Sesampainya di lokasi Tim SAR Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Kaltim langsung bergegas untuk membersihkan jalan agar bisa dilalui, serta membantu masyarakat dalam membersihkan sisa material lumpur dan banjir.

Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K, M.H., Komandan Satuan Brimob Polda Kaltim dalam melakukan evakuasi di lokasi banjir dan tanah longsor mengirimkan sejumlah personel ke lokasi untuk membantu masyarakat dalam membersihkan material lumpur yang menutupi badan jalan dan melakukan pembersihan rumah warga yang terdampak.

“Bukan hanya dari Den Gegana saja, tapi Batalyon A juga diturunkan ke lokasi banjir di titik yang berbeda, dengan menggunakan alat dan Kenderaan khusus agar evakuasi cepat selesai”, kata Kombes Pol Andy Rifai, S.I.K, M.H.

“Di harapkan masyarakat kita tetap berhati-hati saat melintasi di jalur evakuasi, dengan menyiagakan personel di lokasi banjir dan tanah longsor”, pungkasnya.

Yulianti/Red

Bencana alam, TNI-POLRI, Umum

Jalan MT. Haryono Terendam Banjir, Brimob Polda Kaltim Bantu Warga Atur Lalu Lintas

tintahitam.news, Balikpapan – Hujan deras mengguyur sejak dini hari tadi serta terjadi genangan dibeberapa titik di Kota Balikpapan. Rabu (24/8/2022).

Menanggapi hal tersebut Tim Respons Bencana Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Kaltim diterjunkan untuk membantu mengatur lalu lintas dan juga membantu warga yang kendaraannya mogok karena banjir di Jalan MT. Haryono Kota Balikpapan Kaltim.

Dansat Brimob Polda Kaltim Kombes Pol. Andy Rifai, SIK, MH mengatakan, jalanan dibeberapa titik Kota Balikpapan yang digenangi air cukup tinggi membuat kendaraan menumpuk yang mengakibatkan kemacetan.

Masih Kombes Andy Rifai, sebagai bhakti brimob untuk masyarakat Tim Respons Bencana Brimob Polda Kaltim harus sigap datangi lokasi dan membantu masyarakat agar kegiatan berjalan lancar.

“Beberapa titik jalan tergenang air sehingga menyulitkan masyarakat untuk melintas, sehingga kami langsung ke lokasi untuk membantu warga yang terjebak banjir di jalanan sehingga kegiatan masyarakat bisa berjalan”, pungkas Kombes Andy Rifai.

Yulianti/Red

Bencana alam, TNI-POLRI, Umum

Brimob Sumsel Terus Berupaya Membuka Akses Jalan Yang Tertutup Material Longsor Di Kabupaten OKU Selatan

tintahitam.news, Sumatera Selatan – Musibah tanah longsor menghantam Desa Vila Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Senin (18/7/2022) malam. Akses jalan utama dan beberapa kendaraan terjebak saat peristiwa tersebut berlangsung.

Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumsel sejak hari pertama kejadian sudah berada di lokasi bencana untuk membantu proses evakuasi serta bersama-sama dengan TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan dan masyarakat membersihkan serta membuka akses jalan yang terkena dampak tanah longsor.

Pada hari Kamis (21/7/2022), 28 personel Brimob dari Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumsel yang dipimpin oleh Wadanki 1 Yon C Pelopor Ipda Nurahman, S. E. tersebut masih terlihat membersihkan material-material longsor yang menutup sepanjang ruas jalan yang mengubungkan antara Kab. OKU Selatan, Sumsel hingga Liwa Lampung Barat.

Wadanki 1 Batalyon C Pelopor Ipda Nurahman, S. E. mengatakan pihaknya bersama dengan TNI, BPBD dan masyarakat terus bahu membahu membersihkan material longsor di Desa Vila Kec. Warkuk Ranau Selatan.

“Sejak hari pertama musibah tanah longsor yang menerjang Desa Vila Kec. Warkuk Ranau Selatan, Kab. OKU Selatan. Kami personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumsel bersama dengan TNI, BPBD dan masyarakat terus bahu membahu untuk membersihkan material longsor yang menutup ruas jalan”, ujarnya.

Ipda Nurahman, S. E. juga menyampaikan bahwa pihaknya saat ini siaga penuh untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang akan terjadi akibat cuaca ekstrim. Kesiapsiagaan yang dilakukan saat ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam menghadapi bencana.

“Semoga dengan kehadiran kami dapat membantu masyarakat dan ini merupakan salah satu wujud bakti Satbrimob Polda Sumsel untuk menciptakan rasa aman, nyaman dan kedekatan emosional antara Brimob dengan masyarakat,” tutupnya.

Yulianti/Red

Bencana alam, PSBB, Umum

Covid-19 Melonjak, Korbrimob Polri Perkuat Satgas Covid-19 BKO Polda Jateng

tintahitam.news, Jawa Tengah – Personel Korbrimob Polri yang melaksanakan BKO Polda Jateng dalam Satgas Penanganan Covid-19 yang semakin meningkat disambut langsung oleh Dansat Brimob Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Farid Bachtiar Effendi, S.I.K., M.H dan Karo Ops Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Drs. Firly Ruspang Samosir, M.Si. pada hari Minggu di lapangan apel Satbrimob Polda Jawa Tengah (13/06/2021).

Sebanyak 150 personel dari Korbrimob Polri yang terdiri dari personel Resimen I Pelopor dan Pasukan pendukung dari Pasukan Gegana Korbrimob dan Bidkesjas Korbrimob dipimpin oleh Kompol Eko Budiman, S.I.K., M.I.K.

Dalam amanatnya, Dansat Brimob Polda Jateng menyampaikan bahwa saat ini di wilayah Polda Jawa Tengah terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang membuatnya berada dalam zona hitam.

“Dengan adanya bantuan personel dari Mako Brimob Kelapadua ini, diharapkan dapat meningkatkan kekuatan kita disini dalam upaya menurunkan lonjakan kasus terpaparnya Covid-19. Dengan adanya varian baru saat ini, untuk itu pentingnya disiplin bagi personel harus benar-benar dijaga”, ujar Farid.

Karo Ops Polda Jateng juga menyampaikan untuk pasukan penebalan tersebut nantinya melaksanakan beberapa tugas seperti penyemprotan, patroli, pemberian masker kepada masyarakat dan pemberian penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat terkait Covid-19.

Setelah apel penyambutan selesai, pasukan melaksanakan pergeseran menuju beberapa titik zona hitam Covid-19, diantaranya wilayah hukum Polres Jepara , Polres Demak, dan Polres Pati.

Wartawati : Yulianti
Editor : Denny Arya

Bencana alam, Nasional, Umum

Kerahkan Seluruh Bhabinsa, Satgas TNI AD Kebut Pembangunan Jembatan Waisika

Jakarta, tintahitam.news – Satgas Zeni TNI AD dari Yonzikon 13/Karya Etmaka yang tiba pada hari Selasa (26/4/2021) di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur dan langsung memulai pekerjaan pembangunan jembatan di Desa Waisika, Kampung Bukapiting, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor.

Tanpa menunggu terlalu lama dan melakukan survei singkat lokasi jembatan yang akan dibangun, personel Yonzikon 13/KE langsung menggelar kekuatan penuh untuk segera menyelesaikan jembatan tersebut agar jalur transportasi yang sempat terputus akibat hancurnya jembatan penghubung tiga kecamatan di wilayah tersebut kembali dapat berfungsi.

Dandim 1622/Alor Letkol Inf Supyan Munawar mengatakan, pihaknya mengerahkan para bhabinsa yang dibantu masyarakat untuk proses pembangunan jembatan tersebut agar segera dapat beroperasional.

“Kami mengerahkan kekuatan penuh para Bhabinsa serta warga yang dengan sukarela membantu bersama-sama dengan personel Yonzikon 13/KE menyelesaikan pembangunan jembatan ini”, ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, selain mengerahkan para Bhabinsa, dari berbagai unsur aparat pemerintah antara lain personel Polri, Dinas PU maupun instansi terkait juga turut berperan aktif agar pembangunan jembatan ini segera dapat diselesaikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada pimpinan Angkatan Darat dalam hal ini Bapak Kasad dalam membantu permasalahan masyarakat Alor ini untuk bangkit dari kesedihan akibat bencana banjir bandang beberapa waktu lalu”, imbuhnya.

Sementara itu, Danyonzikon 13/KE Letkol Czi Alid Setiawan menjelaskan, proses pembangunan jembatan di Waisika ini diharapkan dapat diselesaikan personelnya dengan lebih cepat dari waktu yang ditentukan.

“Kami ingin jembatan ini dapat diselesaikan lebih cepat dengan harapan warga dapat segera beraktivitas kembali secara normal. Inilah tekad kami dalam mengemban misi kemanusiaan akibat dampak bencana alam yang dialami warga di sini”, terangnya.

Alid Setiawan menjelaskan, setelah menyelesaikan tiga jembatan di Kabupaten Bima, personelnya dengan seluruh alat berat yang dibawa dari Jakarta langsung bergerak menuju Alor menggunakan Kapal ADRI LI dari Satangair Pusbekangad.

“Perintah langsung dari Bapak Kasad, setelah misi di Bima selesai, kami bergeser ke Kabupaten Alor untuk membangun jembatan di Waisika ini”, jelasnya.

“Selain itu, dukungan bronjong langsung dari Bapak Kasad yang dikirimkan serta bantuan dari berbagai pihak menjadi pemacu semangat kami untuk bekerja semaksimal mungkin dengan waktu cepat”, imbuhnya.

Dari pantauan di lokasi pembangunan Jembatan Waisika, personel Yonzikon 13/KE bekerja tidak kenal lelah. Walau dalam suasana menjalankan ibadah puasa Ramadhan, para personel Yonzikon 13 tetap bersemangat mengerjakan pembangunan jembatan hingga malam hari.

Komandan Kompi Yonzikon 13 Lettu Czi Toni Yulianto yang terjun langsung memimpin anggotanya sepanjang hari dengan mengerahkan seluruh kekuatan pasukannya.

“Kami mengerahkan seluruh personel dan alat berat yang kami bawa. Kami juga bersyukur dibantu masyakarat setempat yang secara bergiliran turut bekerja membantu kami, sehingga pengerjaan jembatan ini dapat lebih cepat diselesaikan”, tuturnya.

Hingga hari ketiga pembangunan Jembatan Waisika ini, hampir menyelesaikan pengerjaan pondasi di kedua tepi jembatan menggunakan Bronjong. Diperkirakan pada hari keempat Jumat (30/4/2021) rangkaian badan jembatan telah dapat dipasang.

Wartawati : Yulianti
Editor: Denny Arya

Bencana alam, Nasional, Umum

Lanjutkan Misi Kemanusiaan, Satgas Zeni TNI AD Langsung Beraksi Saat Tiba Di Alor

Foto : Satgas Zeni TNI AD saat pembangunan jembatan di waisika

tintahitam.news, Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Zeni TNI AD dari Batalyon Zeni Konstruksi (Yonzikon) 13/Karya Etmaka tiba di Pelabuhan Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin malam (26/4/2021).

Menggunakan Kapal ADRI LI dari Satuan Angkutan Air Pusat Pembekalan Angkatan Darat (Satangair Pusbekangad) sejumlah 51 personel Yonzikon 13/KE, 3 orang personel Yonhubad dan 3 personel Dispenad akan melanjutkan misi kemanusiaan membangun jembatan yang putus diterjang banjir bandang akibat Siklon Tropis Seroja pada tanggal 4 April 2021 lalu.

Kedatangan Satgas Penanggulangan Bencana Zeni TNI AD ini akan membangun satu buah jembatan di Waisika, Kabupaten Alor, dengan panjang bentangan jembatan sekitar 18 meter dengan lebar 4 meter.

Kapal ADRI LI bersandar di Dermaga Fery Kalabahi Kabupaten Alor pada Senin malam. Upacara penyambutan Satgas dilakukan pada Selasa pagi (27/4/2021) dengan inspektur upacara Dandim 1622/Alor Letkol Inf Supyan Munawar, S.Ag.

Dijelaskan Dandim, kehadiran Satgas Zeni TNI AD dalam pembangunan jembatan di wilayah teritorialnya sangat membantu warga di Waisika.

Dirinya juga sangat bersyukur kepada Kasad atas respons cepat mengirimkan personel dan materiel pembangunan jembatan tersebut.

“Diharapkan dalam waktu dua minggu ke depan, jembatan ini sudah dapat menghubungkan kembali jalur transportasi di wilayah Waisika”, tuturnya.

Sementara itu Wakil Bupati Alor Imran Duru mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih kepada TNI AD terkhusus kepada Kepala Staf Angkatan Darat atas bantuan yang diberikan.

“Kami seluruh masyarakat di Alor sangat bersyukur atas kepedulian TNI AD terutama Bapak Kasad, dengan dibangunnya jembatan ini, kami siap membantu TNI AD dan masyarakat sangat menanti kehadiran TNI AD begitu mendengar akan datangnya bantuan pembangunan jembatan”, terangnya.

Usai upacara penyambutan, seluruh personel Satgas Zeni TNI menuju lokasi pembangunan jembatan di Waisika dan langsung bekerja dengan mengerahkan seluruh kekuatan dibantu masyarakat setempat.

Antusias masyarakat sangat tinggi dalam membantu pembangunan jembatan tersebut tanpa terkecuali para anak-anak dan ibu-ibu.

Wartawati : Yulianti
Editor : Denny Arya

Bencana alam, Nasional, Umum

Banjir Menimpa Pekanbaru, POLRI Bantu Evakuasi Warga Setempat

Foto : Satuan Regu Personil Batalyon C Pelopor dan Personil Brimob Polda Riau saat mengevakuasi korban banjir

tintahitam.news, Pekanbaru – Hadirnya Negara di tengah masyarakat sebagai perwujudan tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat terlebih ketika masyarakat menghadapi masalah yang timbul dari berbagai hal, seperti bencana alam salah satunya.

Untuk itu, Satuan Regu Personil Batalyon C dipimpin Danki Iptu Buyung Dharmawel dan Personil Brimob Polda Riau lainnya melaksanakan giat evakuasi dan patroli bencana di Desa Penyaguhan wilayah hukum Polres Inhu, Senin (19/04/2021).

Ketinggian air yang mencapai paha orang dewasa akibat curah hujan yang cukup tinggi di Kecamatan Batang Gansal, Kecamatan Seberida dan Batang Cenaku mengakibatkan air berkumpul dan semakin deras mengalir ke arah Desa Penyaguhan, pada Senin (19/04/2021) dan merendam rumah warga.

Akibatnya, warga terpaksa mengungsi sebab rumah mereka terendam oleh air. Regu Personel Brimob Polda Riau yang tengah patroli di tempat itu membantu evakuasi warga ke tempat pengungsian yang lebih aman.

Foto : personel Batalyon C Pelopor dan Brimob Polda Riau yang sedang membawa korban untuk di bawa ke tempat pengungsian yang lebih aman

banjir ini di akibatkan oleh intensitas curah hujan yang cukup tinggi yang menyebabkan genangan air sampai kurang lebih satu meter”, ungkap IPTU Buyung Dharmawel selaku Danki Batalyon C Pelopor.

Sementara, korban akibat bencana banjir tersebut tidak ditemukan namun warga yang terdampak mengalami kerugian materil.

“untuk warga yang mengalami kerugian materil kami sedang dalam proses pendataan”, ujarnya.

Kabar terakhir di lokasi kondisi banjir sudah mulai surut sehingga evakuasi korban tidak terlalu menyulitkan petugas.

“Kami bersyukur banjirnya sudah mulai surut sehingga kami tidak terlalu kesulitan mengevakuasi para warga”, jelasnya.

Wartawati : Yulianti
Editor: Denny Arya