kamtibmas, Kriminal, Tidak Dikategorikan, Umum

Tawuran Antar Dua Kelompok, Satu Orang Dilarikan Ke RSCM Akibat Bacokan

Foto : salah satu pelaku yang berhasil diamankan oleh petugas kepolisian

Jakarta, tintahitam.news – Terjadi tawuran antar dua kelompok pemuda di wilayah hukum Polsek Tebet di Jalan Masjid 1 RT 03/01 No. 24 Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, semalam pada pukul 23.30 WIB, Sabtu (17/04/2021).

Mendengar adanya kejadian tersebut, pihak kepolisian Polsek Tebet bersama team langsung berangkat menuju tempat kejadian perkara (TKP).

Pada pukul 18.00 WIB, awal mula kejadian dimana adanya gesekan antara sdr Aldo cs dari RW 01 dengan sdr Faisal seorang warga RW 02 saat mengunakan motor dijalanan tepatnya di terminal kp. melayu Jakarta Timur dan sempat terjadi pukul-pukulan ditempat.

Sekira pukul 23.00 WIB, berlanjut kembali baku hantam satu lawan satu di depan karang taruna antara Aldo cs dan Faisal (korban).

Faisal (korban) terkena bacokan dengan celurit di bagian punggung dan kaki. Kemudian, korban mundur karena kepepet dan memanggil teman-teman kurang lebih 20 orang langsung menyerang pos karang taruna dan pos keamanan dengan melempar batu dan memecahkan kaca.

Selang lima menit kemudian, pada pukul 23.15 WIB warga RW 02 sempat bakar petasan menyerang sampai depan pos RT 9 pos keamanan dan salah satu mobil terkena lemparan batu sehingga penyok saat terparkir di pos RT 9 sebelah pos PLN RW 01.

Sekitar pukul 23.30 WIB, situasi semakin memanas dan tawuran pun terjadi antar warga RW 01 dan RW 02 Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan.

Kronologis kejadian :
Terjadi cekcok antara 1 orang warga RW 02 dan 6 warga RW 01. Kemudian, 6 Warga RW 01 melakukan penyerangan kepada warga RW 02 dan mengakibatkan luka bacokan di bagian punggung dan kaki. Korban a/n Faisal, Laki-laki, terkena bacokan di bagian punggung dan kaki dan telah dibawa ke RSCM untuk perawatan. Saksi a/n sdr. Roni (karang taruna RW 02) dan sdri. Wiwi, berusaha melerai. Saat ini saksi telah dibawa ke Polsek Tebet untuk dimintai keterangan.

Pelaku antara lain Ronaldo Arlents (21), Sandi Ahmad Julian (18), M. Balda Choir (20), Raihan Ilhami (19).

Saat ini polisi masih mencari dan mengumpulkan informasi dari saksi-saksi. Para pelaku pun sudah berhasil ditangkap dan diamankan di Polsek Tebet.

Wartawati: Yulianti
Editor: Denny Arya

Bencana alam, Tidak Dikategorikan, Umum

Danrem 162/WB Sambut Tim Satgas TNI AD Bangun Tiga Jembatan Yang Putus

Jakarta, tintahitam.news – Tim Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Banjir Bandang di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) tiba di pelabuhan kota Bima pukul 14.15 menggunakan kapal ADRI LI dari Satuan Angkutan Air Pusat Pembekalan dan Angkutan Angkatan Darat (Satangair Pusbekangad), Jumat (9/2/2021).

Satgas yang terdiri dari Batalyon Zeni Konstruksi 13 Pusat Zeni Angkatan Darat (Yonzikon 13 Puziad) berjumlah 51 orang, pusat perhubungan angkatan darat 3 orang dan Dispenad 3 orang berikut 35 orang kru kapal ADRI.

Satgas Gulbencal TNI AD ini diberangkatkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dari pelabuhan Satangair Pusbekangad, Tanjung Priok, Selasa (6/4/2021).

Upacara penyambutan Satgas Gulbencal NTB dipimpin langsung Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani yang dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Bima di Dermaga Peti Kemas Pelabuhan Kota Bima.

Dalam sambutannya, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan sesuai arahan dari Kasad, para personel TNI AD ini bertugas dalam misi kemanusiaan membantu pemulihan jalur transportasi berupa 3 jembatan yang putus akibat diterjang banjir bandang pada 2 April lalu.

Dirinya berharap, dengan kehadiran Satgas Gulbencal TNI AD ini dapat segera memulihkan aktivitas masyarakat yang sempat terkendala akibat beberapa insfraktruktur yang ada di lokasi bencana termasuk jembatan yang putus.

“Jembatan ini merupakan jalur vital bagi aktivitas masyarakat, sehingga butuh kecepatan dalam penanganan pemulihan dan rekonstruksinya”, tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Danrem menyampaikan terima kasih kepada Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa yang merespons cepat pengiriman personel dan materiel untuk rekonstruksi jembatan di tiga lokasi yaitu Desa Campa, Desa Rade dan Desa Woro.

Hal senada juga disampaikan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri atas dikirimkannya bantuan Satgas Zeni TNI AD dengan Komandan Batalyon Zeni Konstruksi 13/Karya Etmaka Letkol Czi Alid Setiawan untuk membangun kembali jembatan di tiga lokasi tersebut.

Wartawati: Yulianti
Editor: Denny Arya

Nasional, PSBB, Tidak Dikategorikan, Umum

Brimob Batalyon B Sumut Hujani Seluruh Gereja Di Tebingtinggi Dengan Disinfektan Usai Perayaan Paskah

Penyemprotan disinfektan

Tebing Tinggi, tintahitam.news – Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Sumut terus berupaya dalam mencegah penyebaran Pandemi Covid-19 khususnya diwilayah hukum Polres Tebing Tinggi.

Usai perayaan Paskah, dengan kekuatan penuh menggunakan kendaraan AWC dan Pompa elektronik, personil Batalyon B menyisir seluruh rumah ibadah gereja di wilayah kota tebing tinggi untuk di hujani dengan cairan disinfektan usai digunakan oleh jemaat pada saat merayakan puncak Paskah sehari sebelumnya.

“Kita mengantisipasi dan sterilkan virus Covid diseluruh fasilitas gereja dengan cairan disinfektan”, imbuh Ipda Indra Sihite saat pelaksanaan kegiatan di Gereja HKBP Jalan Kartini Tebingtinggi, Senin (05/04/2021).

Danyon B Pelopor Sat Brimob Polda Sumut Kompol Endra Budianto melalui Ipda Indra Sihite mengatakan, “Kegiatan Peduli Covid adalah Wujud Bhakti Brimob, yang turut sebagai garda terdepan dalam mencegah penyebaran Pandemi Covid-19”.

Personel Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Sumut siap dalam menyikapi pentingnya protokol kesehatan dan memutus mata rantai penyebaran Covid diwilayah hukum Polres Tebingtinggi.

“Kita juga tetap menyampaikan himbauan kepada para Jemaat Gereja agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan dalam aktifitas sehari-hari. Kita berharap semoga pandemi Covid cepat berakhir, ini merupakan doa kita bersama”, imbuh Ipda Indra Sihite.

Dalam kesempatan tersebut, Bapak Pendeta Marudut Naibaho Pelayan Gereja HKBP Kartini menyampaikan, siap mendukung seluruh program pemerintah dan mengikuti semua aturan-aturan yang ada di masa pandemi saat ini.

Jemaat juga mengucapkan terimakasih atas kepedulian Batalyon B Sat Brimob Polda Sumut dalam memutus mata rantai pandemi Covid-19 khususnya di Kota Tebingtinggi”, tutupnya.

Wartawati: Yulianti
Editor : Denny Arya

Nasional, PSBB, Tidak Dikategorikan, Umum

Dalam Rangka Implementasi Inpres No.6 Tahun 2020 Dan Pergub No.51 Tahun 2020, Tiga Pilar Tebet Kembali Laksanakan Operasi Yustisi

Iptu Tri Mulyo pimpin apel operasi yustisi gabungan

tintahitam.news, Jakarta – Dipimpin langsung oleh Iptu Tri Mulyo selaku Pawas Tebet, Tiga pilar Tebet bersama Satpol PP Provinsi DKI Jakarta laksanakan kegiatan Operasi Yustisi Gabungan dalam rangka pelaksanaan Inpres No.6 Tahun 2020 dan Peraturan Gubernur No. 51 Tahun 2020 pada hari Sabtu (27/02/2021).

Sebanyak 19 personil yang tergabung dalam Tiga Pilar Tebet yang terdiri dari Polsek Tebet sebanyak 2 personil pimpinan Iptu Tri Mulyo, Koramil sebanyak 5 personil pimpinan Sertu Budi, Satpol PP sebanyak 6 personil pimpinan Sutiadi, BKO Arhanud sebanyak 6 personil pimpinan Lettu Afit dan 1 personil dari Media Buser Bhayangkara TV pimpinan Ibu Yulianti turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Bertempat di Depan SMAN 26 Jakarta Jln. Tebet Barat IV Kelurahan Tebet Barat Kecamatan Tebet Jakarta Selatan Tiga Pilar Tebet melakukan Operasi Yustisi Gabungan yang dimulai dari pukul 09.00 wib sampai pukul 10.00 wib.

Yang menjadi sasaran operasi tersebut adalah warga masyarakat yang tidak menggunakan masker, baik itu pengendara roda empat, pengendara roda dua maupun pejalan kaki yang melintas.

Potret : Sanksi yang diberikan kepada pelanggar

Dalam kegiatan tersebut, Tiga Pilar Tebet melakukan penegakan disiplin kepatuhan menggunakan masker bagi warga masyarakat pengguna kendaraan maupun pejalan kaki yang tidak menggunakan masker disaat masa PSBB Adaptasi Kebiasaan Baru dengan cara memberhentikan pengguna kendaraan roda dua, roda empat maupun pejalan kaki yang tidak menggunakan masker, setelah itu diberikan teguran dan tindakan tegas berupa denda maupun sanksi sosial.

Dari hasil operasi gabungan tersebut sebanyak 9 ( sembilan ) orang dikenakan sanksi berupa teguran. Selain sanksi berupa teguran, sanksi sosial juga diberikan dengan cara menyapu serta membersihkan jalanan dan area sekitar dan setelah itu dibagikan masker oleh petugas polsek.

Dari dimulainya kegiatan Operasi Yustisi Gabungan sampai berakhirnya kegiatan tersebut situasi aman terkendali dan kondusif.

Wartawan : Yulianti

Editor : Denny Arya