
tintahitam.news, Baturaja – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan, prajurit TNI AD harus menguasai tekhnologi canggih dalam menjalankan tugas apapun.
“Bagi saya satu saja, kita harus ‘smart’. prinsip saya, jangan sampai ‘rado’ rajin tapi bodo”, tegas Jenderal Andika usai menyaksikan puncak Latihan Antar Kecabangan (Latcab) Kartika Yudha 2020 di Pusat Latihan Tempur Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan dan Latihan (Puslatpur Kodiklat) TNI AD di Baturaja, Sumatera Selatan, Kamis (26/11/2020).
Andika menyebut, yang diperlukan saat ini adalah bagaimana tekhnologi semakin disempurnakan. Sehingga dapat digunakan dalam bertugas.
“Saya ingin melihat mereka (prajurit AD) lebih bisa menggunakan tekhnologi. Mereka tidak usah membidik maupun menembak dengan cara-cara yang tradisional. Kalau pakai tekhnologi bisa kenapa tidak. Kenapa harus pakai manual,” ungkapnya.
Penggunaan teknologi canggih sudah dapat dilihat saat Latcab Kartika Yudha 2020. Salah satunya dengan menggunakan ‘Battle Management System’, tambahnya Jenderal Andika.
“Jadi kendaraan tempur seperti Leopard dan kendaraan berlapis baja itu tahun lalu belum banyak yang kita tempatkan BMS. Dimana bukan hanya bisa komunikasi tapi juga ada video. Tahun ini ada BMS personel sedangkan tahun lalu belum ada, nah ini kan juga merupakan suatu peningkatan”, jelasnya.
“Karena tekhnologi membuat segalanya lebih mudah, lebih cepat, lebih tepat,” pungkasnya.
Setidaknya dalam latihan yang sudah digelar sejak 12 November lalu itu, ada 3.123 personel yang diterjunkan. Puncak latihan hari ini juga turut disaksikan masyarakat luas.
Adapun beberapa alutsista yang digunakan pasukan Brigif R-9 dalam latihan tersebut diantaranya, Satuan Kavaleri berupa Tank Leopard 2A4 dan Leopard 2 RI, Tank Leopard ARV, Marder, Panser Anoa, Panser APR.
Lalu Satuan Infanteri diataranya Ranpur M 113, SMB SM-5, Senapan Serbu SS-2, Mortir 81, Mortir 60 LR, Mo 60 Commando, SLT C-90-CR, SPR-2, SO Minimi.
Satuan Artileri Medan menurunkan diantaranya Meriam Caesar, Comodo BCV, Comodo Meteo, Astros AV LMU, Astros AV RMD, AV Meteo, AV OFVE, AV UCF, Komodo Bacara, unit AV PCC, Meriam 76 mm.
Kemudian, Satuan Artileri Pertahanan Udara diantaranya Mistral Atlas, MPCV, MCP. Satuan Zeni menurunkan Ransus Nubika, Ransus Jihandak, Ransus RO dan Bomb trailer.
Lalu Satuan Perhubungan menurunkan Kendaraan Direction Finder. Satuan Penerbad menurunkan Bell 412, Fennec, Apache, Satuan Polisi Militer yakni kendaraan taktis Anoa, Rantis APR, dan Satuan Kesehatan menurunkan kendaraan tempur M 113 Ambulance.
Wartawan : Yulianti
Editor : Denny Arya



Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.