Umum

Danrem 162/WB Pastikan Ketersediaan Oksigen Bagi Pasien Covid -19 di Wilayah NTB

tintahitam.news, Lombok – Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Dandim 1606/Mataram Kolonel Arm Gunawan bersama Dandenkesyah Mataram Letkol Ckm dr. Gusti Nengah Gede Kartika, Sp.am., mengecek ketersediaan oksigen di PT. Samabayu Mandala Lombok Samator jalan Giri Tembesi nomor 1 Dusun Gumesa Utara Desa Giri Tembesi Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat, Minggu (25/7/2021).

Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 162/WB, Senin (26/7/2021), kehadiran Danrem 162/WB bersama rombongan diterima Manager PT. Samabayu Mandala Samator Lombok Arif Yasin beserta staf dan berbincang-bincang tentang ketersedian maupun kebutuhan oksigen pada pandemi Covid-19 untuk wilayah NTB khususnya Lombok dan berbagi Sembako kepada perwakilan karyawan dan bingkisan kepada Manager PT. Samabayu Mandala Lombok Samator.

Usai melaksanakan pengecekan, Danrem 162/WB menyampaikan bahwa keberadaannya di PT. Samabayu Mandala Samator Lombok dalam rangka mengecek ketersediaan dan kesiapan tabung oksigen pasien Covid-19 yang sedang dirawat di Rumah Sakit.

Hal itu menurutnya, sengaja dilakukan untuk mengantisipasi ketersediaan oksigen mengingat permintaan di beberapa daerah di luar NTB meningkat dan ternyata di NTB khususnya di Lombok juga mengalami hal yang sama.

“Tadi dari penjelasan pak Manager (Arif Yasin) bahwa permintaan oksigen di Lombok meningkat, biasanya sekitar 200 tabung meningkat menjadi 400 tabung oksigen perhari”, terangnya.

Kaitan dengan ini, Brigjen Ahmad Rizal meminta kepada pihak penyedia oksigen untuk meningkatkan kuantitas hasil produksi oksigen sehingga kebutuhan oksigen untuk masyarakat NTB khususnya Lombok terpenuhi.

Selain PT. Samabayu Mandala Samator Lombok, masih ada penyedia oksigen lainnya yang terdapat di wilayah Kota Mataram yaitu CV. BBS yang berlokasi di Loang Baloq Kota Mataram.

“CV. BBS ini juga mensupport kebutuhan oksigen untuk wilayah Bima. Semoga kebutuhan oksigen selama pandemi Covid-19 ataupun setelahnya tetap bisa terpenuhi sesuai kebutuhan”, harapnya.

Sedangkan Manager PT. Samabayu Mandala Lombok Arif Yasin menyampaikan selama masa pandemi, ada peningkatan yang signifikan akan kebutuhan oksigen sampai sekitar 30 % dan pihaknya terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan oksigen.

Untuk meningkatkan jumlah produksi oksigen, pihaknya membutuhkan dukungan pelayanan dari PLN karena sangat berpengaruh terhadap hasil produksi oksigen.

“Sampai hari ini, Manager PT. Samabayu Mandala Lombok menyuplai oksigen ke RSUD Kota Mataram, RS. Yatofa Bodak Loteng, RSUD Selong Lotim dan RS. Unram”, terang Arif Yasin.

Setelah melakukan pengecekan ketersediaan dan kesiapan oksigen di PT. Samabayu Mandala Lombok Samator dan PT BBS Oxygen, Danrem 162/WB beserta rombongan melaksanakan sidak langsung ke RSUD Kota Mataram dan RSUD Provinsi khusus untuk mengecek sejauh mana pengendalian distribusi oksigen di Rumah Sakit bagi para pasien Covid-19 apakah sudah sesuai prosedur dan memenuhi kebutuhan dari para pasien Covid -19.

“Syukur Alhamdulillah hasil pengecekan cukup baik namun perlu diingatkan tentang pengamanan Instalasi oksigen agar diutamakan faktor keamanan dan benar-benar terjaga dengan baik kelangsungan distribusinya”, ujar Danrem.

“Semoga dengan terjaminnya ketersediaan oksigen di NTB maka para pasien Covid -19 segera sembuh dan sehat walafiat dengan jumlah yang banyak”, tutup Danrem.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Bencana alam, Nasional, Umum

Jembatan Woro Selesai Diperbaiki, TNI AD Lanjut Perbaiki Jembatan Campa

Foto : jembatan woro yang telah selesai diperbaiki

Jakarta, tintahitam.news – Untuk segera mengatasi kesulitan masyarakat akibat putus maupun rusaknya jembatan di tiga lokasi di Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Satgas Zeni TNI AD berkerja tanpa henti secara simultan.

Walau personel Satgas Zeni TNI AD fokus dalam pembangunan jembatan Acrow Panel yang menghubungkan Desa Bolo – Desa Rade, namun perbaikan jembatan di dua lokasi yaitu Desa Woro telah selesai dan akan lanjut perbaikan jembatan di Desa Campa.

Perbaikan jembatan di Desa Woro telah diselesaikan pengerjaannya oleh personel Satgas Zeni TNI AD dari Yonzikon 13/KE dengan dibantu masyarakat setempat.

Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani turut terjun langsung membantu pengerjaan perbaikan jembatan di Desa Woro.

“Bapak-bapak terima kasih telah membantu TNI dalam perbaikan jembatan di Desa Woro ini. Jembatan yang rusak di Desa Campa tidak akan bisa kami perbaiki bila jembatan di Woro ini belum pulih sepenuhnya”, ujarnya di hadapan warga Desa Woro.

Danyonzikon 13/KE Letkol Czi Alid Setiawan menjelaskan, jembatan di Desa Bolo – Rade ini telah sampai pada tahap pemasangan gelagar dilanjutkan lantai jembatan serta perataan sisi-sisi tepi jembatan”, jelasnya.

Dirinya optimis jembatan penghubung dua desa ini dapat diselesaikan prajuritnya paling lambat pada hari Senin (19/4/2021).

Sementara itu, Komandan Kompi Yonzikon 13/KE Kapten Czi Ruzald Auparay menyampaikan, sebagian personelnya yang telah menyelesaikan perbaikan jembatan di Desa Woro, melanjutkan perbaikan jembatan di Desa Campa.

“Untuk perbaikan jembatan di Desa Campa ini memakan waktu lebih lama dari perbaikan jembatan di Desa Woro, namun kami tetap semangat dan optimis dapat menyelesaikannya sesuai target waktu yang diberikan”, ungkap Ruzald.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Woro, Abdul Farid Ismail S.H., menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TNI AD yang telah mengirimkan personelnya untuk memperbaiki jembatan di desanya yang merupakan akses vital roda perekonomian di Madapangga.

“Terima kasih kepada TNI Angkatan Darat yang telah bekerja pagi hingga malam hari untuk memperbaiki jembatan ini. Warga kami pun sangat antusias membantu agar jembatan ini dapat digunakan kembali dan aktivitas ekonomi warga kembali normal”, tungkasnya.

Wartawati : Yulianti
Editor : Denny Arya

Bencana alam, Tidak Dikategorikan, Umum

Danrem 162/WB Sambut Tim Satgas TNI AD Bangun Tiga Jembatan Yang Putus

Jakarta, tintahitam.news – Tim Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Alam (Satgas Gulbencal) Banjir Bandang di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) tiba di pelabuhan kota Bima pukul 14.15 menggunakan kapal ADRI LI dari Satuan Angkutan Air Pusat Pembekalan dan Angkutan Angkatan Darat (Satangair Pusbekangad), Jumat (9/2/2021).

Satgas yang terdiri dari Batalyon Zeni Konstruksi 13 Pusat Zeni Angkatan Darat (Yonzikon 13 Puziad) berjumlah 51 orang, pusat perhubungan angkatan darat 3 orang dan Dispenad 3 orang berikut 35 orang kru kapal ADRI.

Satgas Gulbencal TNI AD ini diberangkatkan oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dari pelabuhan Satangair Pusbekangad, Tanjung Priok, Selasa (6/4/2021).

Upacara penyambutan Satgas Gulbencal NTB dipimpin langsung Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani yang dihadiri unsur Forkopimda Kabupaten Bima di Dermaga Peti Kemas Pelabuhan Kota Bima.

Dalam sambutannya, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan sesuai arahan dari Kasad, para personel TNI AD ini bertugas dalam misi kemanusiaan membantu pemulihan jalur transportasi berupa 3 jembatan yang putus akibat diterjang banjir bandang pada 2 April lalu.

Dirinya berharap, dengan kehadiran Satgas Gulbencal TNI AD ini dapat segera memulihkan aktivitas masyarakat yang sempat terkendala akibat beberapa insfraktruktur yang ada di lokasi bencana termasuk jembatan yang putus.

“Jembatan ini merupakan jalur vital bagi aktivitas masyarakat, sehingga butuh kecepatan dalam penanganan pemulihan dan rekonstruksinya”, tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Danrem menyampaikan terima kasih kepada Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa yang merespons cepat pengiriman personel dan materiel untuk rekonstruksi jembatan di tiga lokasi yaitu Desa Campa, Desa Rade dan Desa Woro.

Hal senada juga disampaikan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri atas dikirimkannya bantuan Satgas Zeni TNI AD dengan Komandan Batalyon Zeni Konstruksi 13/Karya Etmaka Letkol Czi Alid Setiawan untuk membangun kembali jembatan di tiga lokasi tersebut.

Wartawati: Yulianti
Editor: Denny Arya