Bencana alam, Nasional, Umum

TNI AD Distribusikan Air Bersih, Ibu-Ibu Korban Banjir Bima Langsung Jejer Ember

Foto : Danrem 162/WB saat tinjau lokasi pendistribusian air bersih

Bima, tintahitam.news – Ada hal unik saat Danrem 162/WB meninjau lokasi pendistribusian air bersih kepada warga terdampak bencana banjir bandang di Desa Rade, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima.

Saat meninjau pembangunan jembatan penghubung Desa Rade-Desa Bolo yang sedang dibangun Satgas Zeni TNI AD dari Yonzikon 13/KE, Danrem berjalan kaki menuju Desa Rade untuk meninjau pendistribusian air bersih yang menggunakan teknologi Reverse Osmosis (RO), Kamis (15/4/2021).

Sepanjang perjalanan menuju lokasi pendistribusian air bersih, Danrem menyapa warga dewasa, ibu-ibu dan anak-anak. Saat tiba di lokasi pendistribusian air bersih, telah berjejer puluhan ember, jerigen maupun bak plastik untuk menampung air bersih. Danrem menyapa para ibu yang telah antri dengan ember maupun jerigennya masing-masing. Sesekali terlihat ada ibu yang berusaha memindahkan embernya agar lebih dekat dengan selang air dari mobil RO milik Zeni TNI AD.

Walau sedikit agak berdesakan, namun proses antian pendistribusian air bersih berjalan relatif tertib. “Halo ibu-ibu semua, bagaimana kabarnya sehat semua kan”, sapa Danrem saat tiba di lokasi.

Dengan serempak, para ibu yang mengantri menjawab sapaan Danrem 162/WB yang mereka sebut dengan Bapak Komandan, dengan penuh keceriaan.

“Alhamdulillah sehat Bapak Komanda, terima kasih banyak air bersihnya dari Bapak Komandan”, jawab para ibu-ibu saling bersahutan.

Foto : Danrem 162/WB sapa para ibu-ibu korban banjir Bimq

Danrem menyampaikan bahwa bantuan air bersih ini merupakan atensi dari pimpinan TNI Angkatan Darat agar dapat dimanfaatkan oleh warga untuk berbagai kebutuhan terutama minum dan memasak.

“Ini bentuk kepedulian kami dari TNI Angkatan Darat kepada warga yang terdampak banjir bandang. Semoga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan seperti memasak dan bahkan dapat langsung dikonsumsi”, tutur Danrem.

Pada kesempatan tersebut, Danrem juga menekankan kepada warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker.

“Maskernya tetap harus dipakai ya ibu-ibu, saat ini masih pandemi Covid-19, walau dalam masa sulit setelah bencana banjir, protokol kesehatan dengan menggunakan masker setiap beraktivitas harus tetap dijalankan untuk kebaikan kita bersama”, pesan Danrem kepada warga.

Dengan perasaan gembira para ibu yang mengantri air bersih mengucapkan terima kasih atas perhatian dari TNI yang tanpa kenal lelah membantu masyarakat pada masa sulit pasca bencana banjir bandang yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Bima.

“Terima kasih Bapak Komandan, terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang selalu bersama kami sepanjang hari hingga malam membantu kami. Semoga Allah SWT membalas kebaikan bapak-bapak TNI semua”, ujar ibu-ibu silih berganti.

Pendistribusian air bersih dengan teknologi RO ini, juga akan didistribusikan ke beberapa desa sesuai permintaan masyarakat.

“Kami siap mendistribusikan air bersih ini ke beberapa desa yang membutuhkan terutama di wilayah Kecamatan Madapangga ini yang terdapat 11 desa”, ujar Letda Czi Syarifudin Perwira Satgas Zeni TNI AD.

Wartawati : Yulianti
Editor : Denny Arya

Bencana alam, Nasional, Umum

Bersama Yonzikon 13/KE, Danrem 162/WB Optimis Pembangunan Jembatan Selesai Dalam Enam Hari

Foto : Danrem 162/WB di lokasi pembangunan jembatan di Bima

Bima, tintahitam.news – Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani optimis pengerjaan pembangunan jembatan Acrow Panel yang menghubungkan Desa Bolo dengan Desa Rade di Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima dapat diselesaikan personel Batalyon Zeni Konstruksi (Yonzikon) 13/Karya Etmaka tepat waktu.

Hal tersebut disampaikannya saat meninjau ke lokasi tiga jembatan pada hari Kamis (15/4/2021) yang menjadi target pengerjaan Satgas Zeni TNI AD pasca banjir bandang yang memutus satu jembatan dan merusak dua jembatan lainnya di Kecamatan Madapangga pada 2 April 2021 lalu.

“Diharapkan pembangunan jembatan Acrow Panel ini dapat selesai enam hari kedepan. Satu sisi pondasi jembatan telah selesai 100 persen dan sisi lainnya masih dalam pengerjaan dengan progress pada hari ini telah mencapai 40 persen”, jelasnya.

“Bila kedua sisi jembatan pondasinya telah selesai, maka pemasangan Acrow Panel dapat segera dilakukan dan jembatan ini dapat digunakan oleh masyarakat di kedua desa tersebut”, imbuhnya.

Danrem juga menegaskan, bahwa setiap hari dirinya melaporkan kepada pimpinan Angkatan Darat dalam hal ini Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa terkait progress pembangunan jembatan serta perbaikan dua jembatan lainnya di Desa Woro dan Desa Campa.

Foto : Danrem 162/WB terjun langsung bersama personel Yonzikon 13/KE

“Untuk perbaikan jembatan di Desa Woro, Insya Allah pada hari Jumat (16/4/2021) sudah selesai pengerjaannya dan akan dilanjutkan perbaikan jembatan di Desa Campa dengan estimasi waktu pengerjaan satu minggu”, tutur Alumni Akmil 1993 ini.

Pihaknya juga mengapresiasi peran aktif instansi pemerintah daerah dan masyarakat bersama-sama dengan prajurit TNI dari Satgas Zeni Angkatan Darat dalam proses pengerjaan jembatan ini.

“Masyarakat sangat antusias membantu pengerjaan jembatan ini karena warga ingin jembatan ini segera selesai dan dapat digunakan untuk beraktivitas kembali sehinga roda perekonomian warga dapat hidup kembali”, tungkasnya.

Selain meninjau lokasi jembatan di Desa Bolo-Rade, Brigjen Ahmad Rizal juga meninjau perbaikan jembatan di Desa Woro dan lokasi jembatan Desa Campa yang tidak lama lagi akan dikerjakan prajurit Yonzikon 13/KE.

Danrem 162/WB saat peninjauan ke tiga lokasi jembatan tersebut didampingi oleh Kasiops Korem 162/WB Kolonel Inf Susilo, Dandim 1608/Bima Letkol Inf Teuku Mustafa Kamal, Danyonzikon 13/KE Letkol Czi Alid Setiawan, serta pejabat terkait lainnya.

Danrem 162/WB pada kesempatan tersebut juga terjun langsung bersama personel Yonzikon 13/KE yang bekerja hingga malam hari untuk segera menyelesaikan pembangunan jembatan di Desa Bolo-Desa Rade dan bersama dengan seluruh prajurit serta masyarakat menggelar buka puasa bersama sebagai bentuk kemanunggalan TNI-Rakyat.

Wartawati : Yulianti
Editor: Denny Arya