bansos, Bencana alam, Umum

Anggota Komisi VIII DPR RI Matindas Rumambi Dukung Mensos Risma Dirikan Lumbung Sosial Di Sigi

TintaHitamNews, Sigi – Pernyataan Menteri Sosial Tri Rismaharini yang mengungkap tengah menyiapkan lumbung sosial di enam lokasi di Kabupaten Sigi mendapat dukungan penuh dari Anggota Komisi VIII DPR RI Matindas Rumambi. “Kami, atas nama Komisi VIII DPR RI, mendukung didirikannya lumbung sosial di Kabupaten Sigi”, kata Matindas saat mendampingi Mensos Risma meninjau lokasi terdampak banjir di Sigi, hari ini (07/09/2022).

Matindas Rumambi menuturkan bahwa kehadiran Kemensos bersama Komisi VIII DPR RI merupakan wujud negara hadir dalam merespon cepat persoalan bencana.

Keputusan untuk mendirikan lumbung sosial diambil menyusul terjadinya bencana banjir di Desa Pakuli Utara, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi pada Selasa (06/09/2022). “Saat ini, jika hujan, masyarakat masih harus mengungsi dulu sementara. Kita sedang menyiapkan 6 lokasi untuk lumbung sosial”, ucap Mensos di hadapan awak media.

Untuk itu, kesiapan lumbung sosial juga tengah dimatangkan, terutama terkait dengan pemilihan lokasi yang aman.

Keenam lumbung sosial tersebut, dikatakan Mensos Risma, akan diisi dengan kebutuhan buffer stock dan disebar ke beberapa titik sehingga memungkinkan warga untuk bertahan dengan logistik yang ada, meski akses jalan terputus. “Pemetaannya sudah ada, semua berada di Kabupaten Sigi. Yang penting, kita perlu tau penyimpanan buffer stock nya”, katanya menegaskan

Pendirian enam lumbung sosial di Kabupaten Sigi, akan diisi buffer stock, yang meliputi Makanan Siap Saji 1.200 paket, Makanan Anak 1.216 paket, Selimut 400 lembar, Matras 200 lembar, Kasur 200 lembar, Sandang Bayi 200 paket dan Pampers 200 paket.

Dalam penyerahan bantuan untuk pendirian lumbung sosial yang diserahkan langsung Mensos Risma bersama Matindas Rumambi, Mensos menyampaikan bahwa bantuan itu sepenuhnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. “Bantuan itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, yang saat ini masih mengungsi”, ucap Mensos.

Seperti diketahui, banjir menerjang Desa Pakuli, Kecamatan Gumbasa, Kabupaten Sigi, pada Selasa (06/09/2022) sekitar pukul 04.00 WITA akibat intensitas hujan yang cukup tinggi sehingga tanggul tidak mampu menampung debit air sungai dan jebol membanjiri area pemukiman warga.

Hempasan air dari hulu ke hilir tersebut, setidaknya, menyebabkan 182 KK/662 jiwa mengungsi lantaran 2 rumah warga di bantaran sungai hanyut, puluhan rumah lainnya terendam air setinggi lutut orang dewasa, serta sebuah jembatan ambrol.

Yulianti/Red

bansos, Umum

Anggaran Rp 12,96 Triliun, Kementerian Sosial RI Salurkan Bantuan BLT BBM di Jayapura

tintahitam.news, Jayapura – Pertanggal 1 September kemarin, Pemerintah telah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) melalui Kementerian Sosial dengan total sebesar 12,96 Triliun.

Secara simbolis, penyerahan BLT BBM telah diberikan Presiden Joko Widodo kepada 100 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Sosial (Bansos) (Kartu Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH)) di Kabupaten Jayapura, Sentani pada Rabu (31/08/2022).

Penyerahan bantuan BLT BBM secara simbolis diserahkan melalui Menteri Sosial RI Tri Rismaharini usai rapat koordinasi penanganan terpadu bagi penyandang disabilitas psikososial, Jumat (02/09/2022).

Informasi yang dihimpun wartawan, Menteri Sosial Tri Risma mengatakan, “Bantuan ini diberikan untuk menyikapi kenaikan harga yang sekarang ini memang sudah mulai dirasakan naik sekaligus mengurangi beban pengeluaran keluarga dan meningkatkan daya beli Warga”, ucap Risma.

Hal ini sejalan dengan amanat Presiden Jokowi bahwa bantuan diberikan agar daya beli dan konsumsi masyarakat jadi lebih baik.

Risma menjelaskan bahwa skema penyaluran BLT BBM menggunakan sistem top up dari setiap KPM Bansos masing-masing satu dan tidak boleh double.

Untuk penyalurannya memanfaatkan jasa PT Pos Indonesia. Bantuan akan diberikan untuk 4 (empat) bulan, September hingga Desember 2022, masing-masing Rp150 ribu per bulan. Namun mekanisme penyalurannya dibagi dalam 2 (dua) tahap. Tahap pertama September ini Rp300 ribu dilanjutkan nanti pada tahap keduanya pada Desember ini, senilai Rp 300 ribu lagi. Sehingga total bantuan per KPM sebesar Rp600 ribu.

Adapun data yang digunakan tetap berbasis pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Risma memastikan bahwa tidak ada data ganda. Kementerian Sosial secara berkala melakukan perbaikan integritas data, sehingga BLT BBM diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Data tersebut sudah dipadankan dengan Dukcapil.

“Setiap bulan minimal satu kali saya membuat SK (Keputusan Menteri Sosial) untuk perbaikan DTKS ini. Jadi tiap bulan dilakukan terus-menerus perbaikan data karena sudah tentu data ini dinamis. Karena selalu ada dinamika karena ada yang meninggal, ada yang lahir, ada yang pindah dan sebagainya, termasuk yang seharusnya sudah graduasi, yang nantinya akan di update dari lapangan”, ujarnya.

Dipenghujung pertemuan, Risma menegaskan kembali bahwa bantuan yang digelontorkan diharapkan dapat menopang perekonomian masyarakat.

Yulianti/Red

HUT RI, Nasional, TNI-POLRI, Umum

Momentum HUT RI ke-77, Kemensos RI Hadirkan Marching Band Disabilitas

tintahitam.news, Jakarta – Kementerian Sosial pada pagi ini (17/8) melaksanakan Upacara Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 77 di halaman parkir kantor Kementerian Sosial, Jalan Salemba Raya 28, Jakarta Pusat, Rabu (17/08/2022).

Berdasarkan pantauan wartawan dilapangan, Sekretaris Jenderal Kemensos Harry Hikmat selaku memimpin Inspektur Upacara mewakili Menteri Sosial yang saat ini tengah menghadiri dialog konstruktif Konvensi Hak-Hak Penyandang Disabilitas atau dikenal dengan Committee on the Rights of Persons with Disabilities (CRPD) di Jenewa, Swiss.

Upacara dimulai pada pukul 07.30 WIB dan berlangsung dengan penuh khidmat. Disiarkan langsung melalui saluran Youtube Kemensos RI, upacara kali ini terasa lebih spesial dari momen tahun-tahun sebelumnya. Seiring dengan melandainya angka Covid 19, masyarakat mulai diperbolehkan menyelenggarakan upacara di ruang terbuka namun tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Menyambut hal tersebut, Kemensos menginisiasi berbagai perlombaan untuk memeriahkan peringatan HUT RI ke 77. Perlombaan ini adalah bentuk dari kegembiraan dan kebersamaan antar pegawai. “HUT ke-77 sangat penting karena sudah dua tahun kita berada dalam situasi yang mencekam. Situasi yang mengkhawatirkan. Maka hari ini atas seijin pemerintah, kita bisa melakukan aktivitas kebersamaan  dengan tetap menjaga prokes”, kata Harry Hikmat dihadapan wartawan.

Yang menarik dalam upacara kali ini adalah, Iringan Marching band dari Disnet Band dari Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi membuat suasana upacara  semakin khidmat. Disnet Band adalah band yang beranggotakan penerima manfaat penyandang disabilitas.

Meskipun punya keterbatasan namun hal itu tidak menghalangi Disnet Band untuk berkarya. Hal ini sejalan dengan misi pemerintah untuk memperjuangkan hak-hak penyandang disabilitas sama seperti para para pahlawan kita perjuangkan kemerdekaan.

Kemensos menyelenggarakan berbagai perlombaan untuk memeriahkan HUT RI ke 77. Salah satunya adalah lomba peragaan busana adat nusantara yang diikuti oleh pegawai dari seluruh unit kerja Kemensos.

“Biasanya upacara pake baju adat aja, habis upacara bubar. Kita buat sesuatu yang berbeda tahun ini. Kita tahu teman-teman juga udah berusaha secantik dan seganteng mungkin menggunakan baju adat. Hari ini kita berikan penghargaan semacam Social Work Fashion Show”, ucap Harry.

Selain peragaan busana adat, terdapat beberapa perlombaan yang dihadirkan. Di antaranya adalah lomba sepeda hias, lomba foto harmoni lingkungan, lomba jalan papan, pertandingan catur, pertandingan tenis meja, dan  pertandingan bulu tangkis.

Uniknya, setiap peserta lomba harus menggunakan pakaian adat, meskipun pertandingan yang diikuti adalah pertandingan olahraga. “Semua akan tanding pakai baju adat. Termasuk bulu tangkis dan tenis meja. Yang bulu tangkis dibuat pakai waktu saja, jangan dibuat set,” kata Harry.

Kemeriahaan peringatan HUT RI semakin terasa dengan euphoria suporter yang tidak kalah heboh. Menurut Harry, pendukung paling kompak dan meriah juga diberikan hadiah untuk menyemarakkan suasana.

Kegiatan diakhir dengan pengumuman pemenang lomba-lomba di Hari Kemerdekaan. Harry pun berpesan bahwa perayaan ini jadi refleksi bersama.

“Perayaan ini jadi refleksi untuk kita, supaya semua menyadari bahwa perjuangan tidak mudah. Jadi kita isi kemerdekaan ini dengan berjuang. Kementerian Sosial terus berjuang mengentaskan kemiskinan”, tutupnya.

Yulianti/Red

Food & Beverage, Nasional, TNI-POLRI, Umum

Dekatkan Logistik, Kemensos Bangun Lumbung Sosial Di Lokasi Rawan Bencana

tintahitam.news, Pacitan – Dalam upaya penanganan bencana di Indonesia, salah satu kendala yang kerap dialami adalah sulitnya menyalurkan bantuan logistik ke lokasi saat terjadi bencana. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pacitan Sumorohadi dalam Kegiatan Koordinasi Kebencanaan di Kabupaten Pacitan beberapa waktu lalu.

Sumorohadi mengatakan bahwa dalam penanggulangan bencana, untuk mengirim logistik membutuhkan waktu yang cukup lama. “Logistik untuk kebutuhan manakala terjadi bencana kan butuh waktu cepat untuk tersalur kepada korban bencana. Nah, kalau kita perhitungkan misalnya, kita ambil (logistik) dari Jakarta atau Bekasi (ke Pacitan), ini memerlukan waktu yang cukup lama. Kita lewat tol saja (memerlukan waktu) hingga 10 jam”, kata Sumorohadi belum lama ini.

Ia lantas mencontohkan peristiwa bencana banjir besar yang pernah menerjang wilayah di Kabupaten Pacitan 5 tahun lalu. “Pada tahun 2017, bencana banjir besar menerjang Kabupaten Pacitan. Bencana tersebut pun mengakibatkan beberapa jalur menuju Kabupaten Pacitan terputus”, ucapnya mengilas balik peristiwa banjir itu.

Hal ini diperjelas Kepala Dusun Kiteran, Desa Rembang, Kecamatan Pacitan, Slamet Riyadi, yang mengutarakan bahwa pada saat bencana itu terjadi, daerahnya mengalami kesulitan bahan pangan lantaran terputusnya akses jalan menuju daerah tersebut.

“Saat itu, dusun kami sampai kesulitan mendapat bahan pangan. Untuk mengandalkan bantuan dari luar pun cukup sulit, karena pendistribusian logistik terhambat oleh putusnya akses menuju Pacitan akibat banjir dan tanah longsor”, terang Slamet.

Berkaca pada peristiwa tersebut, lanjut Sumorohadi, seharusnya, penyaluran logistik untuk kebutuhan dasar kepada korban terdampak saat terjadi bencana, dibutuhkan waktu yang cepat, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan.

Untuk mengatasi kendala pada pengiriman logistik tersebut, diperlukan sebuah sistem yang mendekatkan pasokan logistik ke masyarakat, salah satunya adalah Program Lumbung Sosial. Lumbung Sosial merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar menghadapi bencana berupa buffer stock bahan habis pakai, maupun bantuan sosial lainnya.

Lumbung sosial bantuan logistik penanggulangan bencana di daerah rawan bencana ini disimpan di ruangan milik pemerintah setempat atau yang berdasarkan kearifan lokal dan kesepakatan masyarakat disimpan di ruangan bukan milik pemerintah. Adapun, pengelolaan, pencatatan dan pelaporannya dilaksanakan oleh petugas yang ditunjuk dengan surat Keputusan Kepala Desa tempat Lumbung Sosial disimpan.

Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan Diannitta Agustinawati menyambut baik adanya Lumbung Sosial di Kabupaten Pacitan. Menurutnya, Lumbung Sosial di Kabupaten Pacitan cukup efektif dan membantu dalam hal pemenuhan kebutuhan logistik masyarakat jika terjadi bencana, mengingat kondisi geografis Pacitan yang cukup berjauhan jarak antar desanya.

”Jarak antara desa satu dan lainnya di Pacitan ini cukup berjauhan, kalau di situ sudah ada Lumbung Sosial, pasti akan lebih cepat memberikan bantuan kepada masyarakat”, tegas Diannitta.

Sementara itu, di tempat terpisah, Anggota Komisi VIII DPR RI KH. Bukhori. Lc., MA pun menyatakan dukungan penuh terhadap adanya Lumbung Sosial ini. Selain memberikan kemudahan bagi Kementerian Sosial dalam menyalurkan bantuan saat kondisi darurat, Lumbung Sosial juga mampu memberikan respon cepat kepada masyarakat terdampak bencana.

“Kami mendukung penuh adanya Lumbung Sosial, karena ini akan memberi kenyamanan dan kemudahan bagi Kementerian Sosial untuk membantu masyarakat terdampak bencana, dan masyarakat terdampak bencana juga diuntungkan dengan cepatnya respon Kemensos”, pungkasnya.

Yulianti/Red

SOSIAL, Umum

Warna-warni Kegembiraan Anak-anak Di Kampung Amagais Papua

tintahitam.news, Amagais – Matius sumringah ketika menerima selembar kertas dari Pekerja Sosial. Tak sabar bocah laki-laki itu ingin segera memberikan warna pada kertas bergambar alat transportasi kesukaannya, pesawat terbang. Meski tak terucap, nampak jelas Matius sudah punya imaji akan seperti apa gambarnya nanti. “Sa senang sekali menggambar”, ucap Matius dengan logatnya yang khas.

Di sudut lain, tampak anak-anak saling berhadapan. Di depan mereka ada papan congklak warna warni. Bunyi biji congklak terdengar seiring dengan tawa antuasias anak-anak.

Suasana desa yang biasanya tak seramai ini membuat anak-anak bersemangat memenuhi balai desa. Mereka berkumpul penuh rasa ingin tahu apalagi yang akan dilakukan.

Adalah anak-anak di Kampung Amagais, Kabupaten Asmat, Provinsi Papua Selatan yang tengah menikmati waktu mereka bermain dan bergembria dengan tim dari Kementerian Sosial. Kegembiraan ini mereka rasakan sebagai bagian dari rangkaian Hari Anak Nasional (HAN 2022) yang di inisiasi Kemensos.

Rangkaian kegiatan tersebut dimulai dari tanggal 29 Juli 2022 sampai dengan 1 Agustus 2022. Dimulai dengan melakukan asesmen terhadap anak-anak yang ada di Kampung Amagais.

Ada banyak kegiatan yang melibatkan anak, di antaranya belajar menggambar dan mewarnai, membuat anyaman tikar dari daun pandan, dan bermain congklak. Anak-anak juga bersama-sama membuat lapangan voly.

Tak hanya itu tim juga memberikan edukasi tentang kebersihan diri. “Tadi kata mama kita harus mandi tiap pagi dan sore menggunakan sabun, cucu rambut dengan sampo, sikat gigi dengan pasta gigi,” ucap Matius menirukan kata-kata pekerja sosial yang di dengarnya tadi.

Anak-anak juga diajarkan untuk menjaga kebersihan lingkungan. Bersama dengan tim, anak-anak melakulan kerja bakti memotong rumput, membersihkan selokan, dan membuang sampah.

Selain itu, anak-anak juga diajari bagaimana caranya mencehag penyakit seperti TBC. Mereka juga menerima pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Asmat.

Kepala Sentra Terpadu Inten Soeweno, Royani mengatakan Tim dari Kemensos telah menyalurkan berbagai bantuan di Kampung Amagais.

“Kemensos menyerahkan jaring menangkap ikan untuk 55 kepala keluarga, paket pemenuhan hidup layak seperti nutrisi dan makanan dan pakaian kepada 300 anak, serta paket perlengkapan sekolah untuk 85 anak”, jelas Royani.

Bantuan tersebut, lanjut Royani, merupakan hasil asesmen yang di sudah dilakukan oleh tim. Adapun tim Kemensos yang bertugas di Kampung Amagais adalah Sentra Terpadu Inten Soeweno di Cibinong, Sekretariat Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial, Direktorat Komunitas Adat Terpencil, Direktorat PSDS dan Dinas Sosial Kabupaten Asmat.

Royani mengungkapkan, puncak rangkaian HAN 2022 dilaksanakan pada tanggal 1 Agustus 2022 di Lombok Timur, kemudian anak-anak di Amagais mengikuti acara tersebut secara daring.

Yulianti/Red

bansos, SOSIAL, Umum

Peduli Terhadap Pelajar, Kemensos RI Salurkan Bantuan Perlengkapan Sekolah Di Papua

tintahitam.news, Erosaman, Papua – Menjelang Hari Anak Nasional tahun 2022 digelar Kemensos, tidak hanya di Lombok Timur yang didapuk menjadi lokasi puncak acara, tapi juga beberapa titik termasuk lokasi komunitas adat terpencil.

Hal tersebut seperti yang diungkapkan, Arman dan Salfina (7 tahun) merasa gembira, sebab kampungnya, Erosaman sudah terang dan bisa internet-an. Mereka dapat bantuan berupa Balai Sosial beserta perlengkapanya dari Kementerian Sosial.

Erosaman, Papua menjadi salah satu lokasi rangkaian Hari Anak Nasional (HAN) 2022. Hal ini karena Menteri Sosial, Tri Rismaharini ingin agar semua anak, tidak terkecuali punya hak yang sama, hak untuk terlindungi, bebas berkreasi, beraktivitas dan gembira.

Erosaman merupakan satu dari tiga kampung di Kabupaten Asmat, Papua yang mendapatkan bantuan balai sosial lengkap dengan sarana pendukung lainnya seperti penerangan panel surya (solar cell), Smart TV 82 inchi, standing TV, Speaker TV (Home Theater), parabola dan paket internet.

Selain itu juga balai sosial dilengkapi meja belajar lipat, buku tulis, buku gambar, crayon, pensil, puzzle, buku baca agama katolik, buku baca tentang budi pekerti, papan tulis, lemari buku, perlengkapan dapur hingga karpet.

Salfina selaku pelajar dari SD Inpres Kumurai, Kampung Amkum Distrik Derkoumur, Asmat mengatakan, “Saya senang kakak, jadi bisa belajar, bisa internet. Sudah besar saya mau jadi guru,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (31/07/2022).

Balai sosial ini selanjutnya dikelola dan dirawat oleh kepala kampung yang sehari-harinya digunakan anak-anak untuk bermain dan belajar bersama.

Sebagai pelajar di Kampung Amkum Distrik Derkoumur, Asmat, Arman dan Salfina hanyalah dua dari puluhan anak dikampungnya yang merasakan manfaat bantuan yang diberikan oleh Kementerian Sosial.

Kegembiraan mereka bertambah karena pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2022, kampung Erosaman menjadi salah satu tempat pelaksanaan peringatan HAN di Kabupaten Asmat.

Sumber:
Humas Kementerian Sosial RI
Klik, follow & subscribe website & medsos kami👇🏻
Website : https://kemensos.go.id/
Facebook: Kementerian Sosial RI
IG: @kemensosri
Twitter: @kemensosri
TikTok: @kemensosri
Youtube: KemensosRI

Yulianti/Red