Bencana alam, TNI-POLRI, Umum

Tinjau Lokasi Longsor Dan Banjir Bandang, Wadansat Brimob Dampingi Kapolda Sumatera Utara

tintahitam.news, Sumatera Utara – Wadansat Brimob dampingi Kapolda Sumut Tinjau Lokasi Longsor dan Banjir Bandang di Desa Jangga Dolok Lumbanjulu Kabupaten Toba.

Curah hujan yang tinggi dan berlangsung lama mengakibatkan terjadinya longsor dan banjir bandang di Desa Jangga Dolok Kec. Lumban Julu, Kab. Toba, Sabtu (27/08/22).

Akibatnya, badan jalan lintas menuju Medan maupun menuju Tarutung tertutup material longsor serta 25 unit pemukiman warga terdampak banjir bandang.

Polres Toba dan personil Batalyon B Brimob Sumut langsung bergerak cepat dalam membantu proses evakuasi serta menangani arus lalu lintas yang tidak dapat dilintasi masyarakat akibat tertimbun tanah dan material longsor.

Pembersihan jalan dilakukan Polres Toba bersama Balai Besar Jalan dan Jembatan Nasional, Brimob, TNI dan masyarakat sekitar menggunakan peralatan manual.

Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra S, M.Si yang didampingi oleh Wadansat Brimob AKBP James Parlindungan Hutagaol, S.I.K.,M.H., turun langsung meninjau lokasi longsor dan banjir bandang tersebut, Minggu (28/08/22).

Panca mengatakan agar unsur Forkopimda Kab. Toba untuk merapatkan barisan membantu masyarakat yang tertimpa bencana ini.

“Diperhatikan faktor-faktor penyebab banjir dan longsor ini. Pertahankan juga kondisi hutan didalamnya agar mampu menyerap air saat curah hujan tinggi”, ujarnya.

Panca juga meminta pemerintah daerah segera merelokasi tempat tinggal masyarakat dan membuat dapur umum serta buat program untuk menanggulangi banjir dan longsor ini untuk mencegah agar bencana ini tidak terjadi lagi.

“Saya turut prihatin atas musibah yang terjadi. Semoga masyarakat yang terdampak bencana dapat kuat dan ikhlas. Polda Sumut akan berupaya maksimal dalam memberi bantuan kepada masyarakat”, ujarnya.

Yulianti/Red

Bencana alam, TNI-POLRI, Umum

Brimob Sumsel Terus Berupaya Membuka Akses Jalan Yang Tertutup Material Longsor Di Kabupaten OKU Selatan

tintahitam.news, Sumatera Selatan – Musibah tanah longsor menghantam Desa Vila Kecamatan Warkuk Ranau Selatan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Senin (18/7/2022) malam. Akses jalan utama dan beberapa kendaraan terjebak saat peristiwa tersebut berlangsung.

Personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumsel sejak hari pertama kejadian sudah berada di lokasi bencana untuk membantu proses evakuasi serta bersama-sama dengan TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan dan masyarakat membersihkan serta membuka akses jalan yang terkena dampak tanah longsor.

Pada hari Kamis (21/7/2022), 28 personel Brimob dari Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumsel yang dipimpin oleh Wadanki 1 Yon C Pelopor Ipda Nurahman, S. E. tersebut masih terlihat membersihkan material-material longsor yang menutup sepanjang ruas jalan yang mengubungkan antara Kab. OKU Selatan, Sumsel hingga Liwa Lampung Barat.

Wadanki 1 Batalyon C Pelopor Ipda Nurahman, S. E. mengatakan pihaknya bersama dengan TNI, BPBD dan masyarakat terus bahu membahu membersihkan material longsor di Desa Vila Kec. Warkuk Ranau Selatan.

“Sejak hari pertama musibah tanah longsor yang menerjang Desa Vila Kec. Warkuk Ranau Selatan, Kab. OKU Selatan. Kami personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumsel bersama dengan TNI, BPBD dan masyarakat terus bahu membahu untuk membersihkan material longsor yang menutup ruas jalan”, ujarnya.

Ipda Nurahman, S. E. juga menyampaikan bahwa pihaknya saat ini siaga penuh untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang akan terjadi akibat cuaca ekstrim. Kesiapsiagaan yang dilakukan saat ini sebagai bentuk kehadiran negara dalam menghadapi bencana.

“Semoga dengan kehadiran kami dapat membantu masyarakat dan ini merupakan salah satu wujud bakti Satbrimob Polda Sumsel untuk menciptakan rasa aman, nyaman dan kedekatan emosional antara Brimob dengan masyarakat,” tutupnya.

Yulianti/Red

Bencana alam, Nasional

Brimob Madura Evakuasi Korban Tanah Longsor Di Pondok Pesantren Annidhoniyah Pasean

Madura, tintahitam.news – Curah hujan yang sangat tinggi beserta angin kencang mengakibatkan bencana tanah longsor di dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan tepatnya di Pondok Pesantren Annidhoniyah pimpinan KH. Muhaidi pada hari Rabu pukul 00:30 WIB (24/02/2021).

Tim SAR Kompi 3/A Pelopor dipimpin Komandan Kompi 3/A Pelopor AKP Sudarsono, S.H., langsung menuju ke tempat kejadian untuk melakukan evakuasi di lokasi tanah longsor. Karena menurut informasi masih ada korban yang tertimbun tanah longsor.

Adapun kronologis kejadian yaitu sekitar pukul 00.30 WIB terjadi hujan lebat dengan intensitas yang sangat tinggi sehingga menyebabkan tanah longsor dan mengakibatkan 2 kamar yang ditempati 7 orang santriwati tertimbun tanah longsor tersebut dan juga menyebabkan korban jiwa sebanyak 5 orang meninggal dunia dan 1 orang mengalami patah tulang serta 1 orang selamat.

Dengan kejadian tersebut 3 orang (1 orang meninggal dunia dan 2 orang selamat) langsung bisa dievakuasi sedangkan 1 orang meninggal dunia berhasil dievakuasi sekitar pukul 05.00 WIB dan 2 orang lainnya berhasil dievakuasi sekitar pukul 07.00 WIB.

Sampai saat ini Tim SAR Kompi 3/A Pelopor masih standby di lokasi kejadian bencana tanah longsor di Ponpes Annidhoniyah.

Wartawati : Yulianti
Editor : Denny Arya