Umum

Ketua Komisi VIII DPR RI Tutup Pelatihan Kewirausahaan BBPPKS Makassar

tintahitam.news, Makassar – Ketua Komisi VIII DPR RI, Dr. H. Ashabul Kahfi, M.Ag menutup Pelatihan Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kewirausahaan Sosial yang diselenggarakan Kementerian Sosial melalui Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Makassar.

Pelatihan ini menyasar Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang memiliki karakteristik jenis usaha sama (kuliner) dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Penerima Manfaat (PM) di Sentra Gau Mabaji Kabupaten Gowa.

Ketua Komisi VIII DPR RI bahwa pelatihan yang diselenggarakan Kementerian Sosial sudah memikirkan dampak jangka panjangnya. “Begitu pedulinya negara kita dengan masyarakat yang perlu bantuan, baik itu jangka menengah maupun jangka panjang. Hari ini ada pelatihan peningkatan kapasitas di bidang kuliner”, ujarnya.

Saya kira, lanjutnya pilihan pelatihan kuliner ini untuk kondisi hari ini sangat tepat karena kebutuhan kuliner itu sudah menjadi kebutuhan masyarakat Indonesia saat ini. Terutama hampir masyarakat kota menggantungkan makanannya melalui layanan, baik itu di warung ataupun restoran. Mereka menggantungkan kebutuhannya kepada produsen makanan sehingga menurut saya ini sangat tepat, ujarnya.

Pelatihan yang dilaksanakan secara klasikal ini menggunakan pendekatan life skills training sebagai upaya percepatan penanggulangan kemiskinan melalui pengembangan kewirausahaan sosial yang dilakukan melalui pelatihan dan pemberian keterampilan agar Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) mampu untuk hidup mandiri dan produktif.

Peserta pelatihan sebanyak 30 orang peserta yang dibatasi pada rentang usia di bawah 40 (empat puluh) tahun dengan menghadirkan dua narasumber atau praktisi, yaitu Ibu Monica Harijati dengan materi Packaging and Digital Marketing.

Narasumber kedua adalah seorang owner Diah Cookies, Surabaya Ibu Diah Afrianti yang menyampaikan materi: Bisnis Rumahan Jadi Omset Milyaran.

Untuk memberikan motivasi kepada peserta, disuguhkan kisah sukses dan praktik membuat kue dari penerima bantuan PKH Kota Makassar atas nama Ibu Santi, yang sehari-hari berjualan kue boroncong di depan Komplek Perumahan NTI dengan omset sebesar Rp 300.000/hari.

Pelaksanaan pelatihan selama 3 (tiga) hari ini dimulai dari tanggal 24 sampai dengan 26 Agustus 2022, bertempat di Aula BBPPKS Makassar dengan metode 20% teori dan 80% praktik. Di sela-sela kegiatan juga akan dilaksanakan penanaman Ubi Jalar di lahan kosong BBPPKS Makassar oleh peserta pelatihan.

Pelatihan kewirausahaan ini dibuka secara resmi oleh Kepala BBPPKS Makassar, Anna Puspasari, M.Si. dan dihadiri oleh para Kepala Sentra/yang mewakili di wilayah Provinsi Sulawesi Selatan, pejabat struktural dan fungsional BBPPKS Makassar.

Dalam sambutannya, Kepala BBPPKS Makassar berharap agar melalui pelatihan ini, penerima manfaat dapat meningkatkan kemampuannya untuk memajukan diri ke arah kehidupan yang lebih baik.

Rezki Wahyuni, peserta dari KPM PKH Kota Makassar mengaku senang mengikuti pelatihan ini, “Saya senang mengikuti pelatihan ini, semula saya tidak tahu cara mengemas produk yang bagus, setelah mengikuti pelatihan saya tahu cara mengemas produk supaya menarik minat konsumen untuk membeli”, katanya dengan senyum khasnya.

Sementara itu Rahmiwati, PM dari Sentra Gau Mabaji Gowa mengungkapkan, “Saya senang dan terbantu dengan alat-alat usaha yang diberikan. Alat ini bisa membantu saya untuk mengembangkan usaha.” Ia juga merasa termotivasi untuk kembali memulai usaha.

Tidak hanya diberikan teori dan ilmu saja, diakhir pelatihan peserta diberikan bantuan ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) berupa perangkat usaha kuliner atau sesuai hasil asesmen yang dilakukan oleh Sentra Gau Mabaji Gowa. Total bantuan yang diberikan yaitu sejumlah Rp 199.827.750,00. Peserta juga dibuatkan grup Whatsapp untuk memantau perkembangan usahanya.

Yulianti/Red

Nasional, Umum

Truk Terjun Ke Jurang, Begini Perjuangan Tim SAR Brimob Bone Evakuasi Korban

tintahitam.news, Bone – Truk roda enam warna merah bernomor polisi DD 8403 ST mengalami kecelakaan di Sungai Salo Merungnge, Desa Ureng, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Senin (26/7/2021) malam.

Truk yang memuat pakan ternak milik perusahaan BSB Kawasan Kima Makassar seberat 7 ton itu melaju menuju ke Desa Pasempe, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone. Nahas sebelum tiba di tujuan tepatnya di tanjakan kawasan Sungai Salo Merungnge, truk yang dikemudikan Sarring (40) tersebut tidak kuat menanjak sehingga mobil tersebut berjalan mundur.

Sesaat setelah truk berjalan mundur akibat beratnya muatan yang dibawa, sontak kernet truk, Kamaruddin (31) melompat keluar truk berusaha mengganjal ban truk untuk menghentikan kendaraan tersebut. Sayangnya, usaha tersebut gagal dan truk tetap tidak bisa dihentikan sehingga mobil roda enam itu bersama sopirnya jatuh ke jurang hingga dasar sungai Salo Merungnge dengan kedalaman kurang lebih 100 meter dari jalan raya.

Mendapat informasi tentang kejadian nahas tersebut, Tim SAR Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sulsel langsung berkumpul dan mempersiapkan alat lalu bergegas menuju lokasi kejadian. Sekitar pukul 22.15 Wita, SAR Brimob Batalyon C Pelopor bersama Basarnas Bone tiba di lokasi peristiwa.

Pada pukul 22.30 Wita, personel SAR gabungan langsung melakukan proses evakuasi korban yang jatuh dengan tehnik refling untuk mencapai dasar jurang selanjutnya mengevakuasi tubuh korban Sarring (40 ) yang jatuh bersama truk.

Setelah 1 jam melakukan upaya evakuasi, akhirnya pada pukul 23.40 Wita, jasad korban dapat dievakuasi dengan keadaan sudah meninggal dunia. Setelah berhasil dievakuasi jenazah korban langsung dibawa ke RSUD Tenriawaru Watampone dengan menggunakan kendaraan roda empat milik BPBD Bone untuk dilakukan visum.

Dalam kejadian ini diketahui terdapat korban korban meninggal dunia yaitu sopir truk bernama Sarring (40) warga Desa Lassang Kecamatan Pollombangkeng Kabupaten Takalar, sementara kernet truk bernama Kamaruddin (31) warga Desa Palalakang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar selamat dalam kejadian ini.

Usai kegiatan evakuasi, SAR gabungan melaksanakan apel konsolidasi yang dipimpin langsung Kepala BPBD Kabupaten Bone, Dray Vibrianto.

Sementara itu, Komandan Batalyon (Danyon) C Pelopor Sat Brimob Polda Sulsel, Kompol Nur Ichsan mengungkapkan, setelah dirinya mendapat informasi tentang kejadian tersebut, komandan berpangkat satu bunga ini langsung menginstruksikan tim siaga SAR Brimob untuk terjun ke lokasi.

“Saya juga berkoordinasi dengan Kapos Basarnas Bone untuk berangkat bersama menuju TKP sebagai wujud sinergitas kami dengan Basarnas Bone”, tutur Danyon Ichsan.

“Sebagai wujud dari Bhakti Brimob Untuk Masyarakat, ketika menerima laporan tentang adanya musibah dalam hal ini truk masuk jurang, kami langsung bergegas menuju lokasi kejadian untuk melakukan proses evakuasi bersama tim SAR Gabungan”, tambah Kompol Nur Ichsan.

Sementara itu di lokasi berbeda, Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis berujar, Satbrimob Polda Sulsel telah memiliki tim SAR yang berkompeten untuk melakukan penyelamatan baik itu kecelakaan di air maupun di darat.

“Demi memenuhi permintaan bantuan masyarakat terkait musibah yang terjadi di darat dan di air sebagai wujud implementasi dari Bhakti Brimob Untuk Indonesia, kami selalu menyiapkan / menyiagakan tim SAR Brimob yang berkompeten di bidangnya. Tim SAR ini juga kami siaga selama 1 x 24 jam setiap harinya, jadi kami selalu siap melakukan pertolongan kapan saja”, tandas Muhammad Anis.

Diketahui, personel yang terlibat evakuasi, terdiri dari 10 Personel SAR Brimob Batalyon C Pelopor dipimpin Bripka Muh. Ilyas, 4 personel Basarnas Bone dipimpin langsung Ka Pos BASARNAS Bone, 10 personel BPBD Bone dipimpin langsung Kepala BPBD Dray Vibrianto, 4 personel potensi SAR, 6 personel Damkar Bone, 9 personel Satpol PP Bone, 2 personel Polsek Palakka, 2 personel Koramil Palakka, 4 orang pencinta alam Kopa Bone, dan dibantu masyarakat setempat.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Umum

Batalyon Armed 6/3 Kostrad Selenggarakan Program Kostrad Peduli Terhadap Masyarakat Terdampak Covid-19

tintahita.news, Jakarta – Sebagai tindak lanjut dari program Pangkostrad untuk mewujudkan kepedulian terhadap kesulitan sesama warga masyarakat akibat wabah Covid-19, diadakannya program “Kostrad Peduli” dengan membagikan 1200 nasi kotak kepada warga masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 dan masyarakat kurang mampu, dilaksanakan serentak di dua tempat yaitu Makassar dan NTT, Jumat (23/7/2021).

Kegiatan “Kostrad Peduli” ini merupakan tindak lanjut dari program Pangkostrad Letjen TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., pada kegiatan ini Batalyon Armed 6/3 Kostrad menggelar kegiatan “Kostrad Peduli” di dua provinsi sekaligus yaitu Provinsi NTT dan Provinsi Sulawesi Selatan yang mana di Provinsi NTT kegiatan dilakukan oleh Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Barat Yonarmed 6/3 Kostrad dengan membagikan 1000 kotak nasi untuk warga di perbatasan RI-RDTL, sedangkan di Provinsi Sulawesi Selatan tepatnya di Kota Makassar Personel Korum Yonarmed 6/3 Kostrad juga melaksanakan kegiatan serupa dengan membagikan 200 kotak nasi.

Letkol Arm Andang Radianto, S.A.P. selaku Komandan Batalyon Armed 6/3 Kostrad mengatakan bahwa dengan dilaksanakannya kegiatan “Kostrad Peduli” ini semoga bisa membantu meringankan kesusahan yang dirasakan oleh masyarakat yang terdampak dari pandemi Covid-19.

Selain membagikan nasi kotak, kegiatan “Kostrad Peduli” ini juga diisi dengan kegiatan pembagian masker gratis untuk masyarakat.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Nasional, Umum

Antisipasi Mudik Lebaran, Satbrimob Polda Sulsel Turunkan Anggota Dalam Operasi Ketupat

foto : Satbrimob Polda Sulsel yang sedang melaksanakan Apel Operasi Ketupat

tintahitam.news, Makassar, Sulsel – Satuan Brimob Polda Sulsel mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021 dengan tema “Kita Tingkatkan Sinergi Polri Dengan Instansi Terkait Dalam Rangka Memberikan Rasa Aman Pada Perayaan Idul Fitri 1442 H”, di Lapangan Karebosi Kota Makassar, Rabu (5/5/2021).

Apel Gelar Pasukan dipimpin Plt. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, S.T. dan diikuti personel TNI Polri dan instansi terkait lainnya.

Dalam amanatnya, Andi Sudirman menyampaikan apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat 2021.

“Pemerintah telah mengambil kebijakan larangan mudik pada Hari Raya Idul Fitri 1442 H, Ini merupakan tahun kedua pemerintah mengambil kebijakan tersebut karena situasi pandemi covid-19.

Foto : pelaksanaan Apel Operasi Ketupat 2021

Presiden Joko Widodo menjelaskan, bahwa keputusan tersebut diambil melalui berbagai macam pertimbangan yaitu pengalaman terjadinya trend kenaikan kasus setelah pelaksanaan libur panjang”, ungkap Plt. Gubernur saat membaca amanat Kapolri.

Terpisah, Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis P.S., S.I.K., M.Si. menyampaikan siap menurunkan anggotanya dalam Operasi Ketupat 2021 ini.

“Kami Satbrimob Polda Sulsel siap mendukung program pemerintah dan siap menurunkan anggota dalam Operasi Ketupat ini”, ungkap Dansat Brimob.

“Ini adalah tanggung jawab kita bersama dalam menangani virus covid-19 di Indonesia. Kami juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudik demi kebaikan bersama”, katanya.

“Ini merupakan wujud implementasi Bhakti Brimob untuk masyarakat. Kita mendukung program pemerintah demi menekan angka kasus covid-19 di Indonesia”, Pungkas Muhammad Anis.

Dalam kegiatan ini, turut hadir juga Kapolda Sulsel Irjen Pol. Drs. Merdisyam, M.Si., Forkopimda Sulsel, PJU Polda Sulsel dan Walikota Makassar.

Wartawati : Yulianti
Editor : Denny Arya

Nasional, Umum

Dukung Program Prioritas 100 Hari Kapolri, Satbrimob Polda Sulsel Tingkatkan Sinergitas Dengan TNI

Makassar, Sulawesi Selatan, tintahitam.news – Dalam mendukung program prioritas 100 hari Kapolri, Satuan Brimob Polda Sulsel telah melaksanakan berbagai kegiatan, salah satunya meningkatkan sinergitas bersama TNI.

Sebelumnya, Satuan Brimob Polda Sulsel mendapat kunjungan dari Kemenkumham yakni Kalapas I Makassar, Kalapas Maros serta Kalapas Wanita Kab. Gowa yang diterima langsung oleh Dansat Brimob Polda Sulsel Kombes Pol. Muhammad Anis P.S., S.I.K., M.Si.

Kunjungan tersebut merupakan silaturahmi untuk meningkatkan sinergi antara Satbrimob Polda Sulsel dan Kemenkumham Sulsel.

Hari ini, Satbrimob Polda Sulsel kembali mendapat kunjungan dari TNI yaitu Danden POM Bone Letkol CPM K. Maria Herlina Pasule, Kamis (25/2/2021).

Dalam kunjungannya, Danden POM Bone disambut langsung oleh Dansat Brimob Polda Sulsel.

“Kunjungan dan silaturahmi ini bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antara TNI dan Polri khususnya Brimob dan POMAD di wilayah Sulsel”, ungkap Maria.

Dansat Brimob Polda Sulsel juga mengungkapkan dalam mendukung program prioritas 100 hari Kapolri kita terus meningkatkan sinergitas bersama TNI dan Polri.

“Sampai sekarang alhamdulillah sinergitas antara TNI dan Polri terjalin dengan baik khususnya Brimob dan POMAD apalagi di Bone, sangat terlihat sinergitas terjalin”, ungkap Anis.

“Inilah yang kita harapkan, semua bersinergi dengan baik. Hal ini juga untuk meningkatkan bhakti Brimob untuk masyarakat dan juga bhakti TNI Polri untuk masyarakat dalam masyarakat”, pungkas Muhammad Anis.

Selama kegiatan silaturahmi berlangsung, baik Dansat Brimob Polda Sulsel dan Danden POM Bone tetap menerapkan protokol kesehatan diantaranya memakai masker, menjaga jarak dan menggunakan hand sanitizer.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya