HUT RI, TNI-POLRI, Umum

Brimob Jabar Laksanakan Upacara HUT RI Ke-77 Di Kaki Gunung Krenceng

tintahitam.news, Sumedang – Jawa Barat, Anggota Brimob Jabar melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-77 di Kaki Gunung Kerenceng, Sumedang, Jawa Barat (17/08/2022). Upacara kemerdekaan tersebut dipimpin oleh Danyon A Pelopor Kompol Sudiyono yang mewakili Komandan Satuan Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K.

Peserta upacara diikuti oleh Instruktur, Bintara dan Tamtama Remaja Satbrimob Polda Jabar yang tengah melaksanakan kegiatan latihan Pelopor. Upacara pengibaran Sang Merah Putih ini dilakukan dengan penuh khidmat.

Danyon A Pelopor mewakili Komandan Satuan Brimob Polda Jabar Kombes Pol. Yuri Karsono, S.I.K., dalam sambutan pada upacara tersebut mengatakan, “Upacara HUT RI kali ini mengusung tema Pulih Lebih Cepat – Bangkit Lebih Kuat, karena sangat besar harapan kita semua untuk Indonesia kedepannya sebagai Negara yang semakin pulih dan bangkit dari masa pandemi tahun-tahun sebelumnya”, ucapnya.

Kombes Yuri Karsono juga memberikan apresiasi kepada semua pihak di jajaran Satbrimob Jabar karena telah kompak dan bersinergi dalam membenahi dampak kesehatan hingga ekonomi di tengah pandemi covid-19.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja seluruh pihak di Jabar karena selalu kompak dan bersinergi dalam mengatasi kondisi pandemi yang berdampak besar pada kesehatan dan kestabilan ekonomi agar dapat terus membaik”, tutur Yuri Karsono.

Kombes Pol. Yuri Karsono di akhir sambutan yang dibacakan Danyon A menegaskan, “Brimob Polda Jabar dengan jiwa semangat Kemerdekaan akan terus berkontribusi dengan membatu pemerintah dalam memutus mata rantai Covid-19. Kami berharap agar mampu terus berjuang bersama dalam memerangi virus ini hingga tuntas”, ucapnya.

Yulianti/Red

TNI-POLRI, Umum

Pimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih,Dansat Brimob Sumsel Ingatkan Heroisme Perjuangan Pendahulu Bangsa

tintahitam.news, Sumatera Selatan – Komandan Satuan Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K. pimpin upacara bulanan pengibaran bendera merah putih, pada Senin (18/7/2022), bertempat di lapangan Mako Satbrimob Polda Sumsel, Jln. Srijaya Negara, Bukit Lama, Kota Palembang.

Pada kegiatan upacara pengibaran bendera merah putih ini, diikuti oleh Danyon A Pelopor, Wadanden Gegana, Kasubbagrenmin serta para Kasi dan seluruh personel Satbrimob Polda Sumsel.

Dalam amanatnya Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K. mengajak para personel untuk senantiasa memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Marilah kita senantiasa memanjatkan puji syukur atas kehadiran Tuhan Yang Maha Esa, yang mana kita diberikan kesempatan untuk memulai tugas pengabdian dengan kita melaksanakan upacara bendera dalam keadaan sehat walafiat sebagai wujud rasa syukur menanamkan nilai-nilai perjuangan dan kecintaan terhadap tanah air, bangsa dan negara”, ujarnya.

Menurut Donyar, pengibaran bendera merah putih pada setiap tanggal 17, memiliki makna sangat penting yaitu sebagai sarana untuk mengingatkan seluruh personel pada heroisme perjuangan para pendahulu bangsa, yang telah melahirkan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945.

“Upacara bendera yang kita laksanakan saat ini, jangan dianggap sebagai kegiatan rutin, namun harus dimaknai sebagai momentum untuk melatih tanggung jawab dan menanamkan kembali nilai-nilai serta semangat nasionalisme pada setiap individu anggota dan PNS Polri. Hal ini penting untuk membangun karakter dan jati diri Polri, serta motivasi bagi peningkatan semangat pengabdian kita yang dilandasi oleh Tribrata dan Catur Prasetya”, tegasnya.

Diakhir amanatnya Dansat Brimob Polda Sumsel berharap kepada seluruh anggota untuk terus meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Mengakhiri amanat ini, saya mengajak kepada seluruh anggota untuk meningkatkan semangat pengabdian kepada bangsa, dan saya mengingatkan kembali agar kita senantiasa introspeksi diri dan teguhkan komitmen untuk meningkatkan kinerja masing-masing, serta hindarkan segala bentuk pelanggaran atau penyimpangan, sebagai implementasi dari revolusi mental menuju Polri yang Presisi”, tutup Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K.

Yulianti/Red