tintahitam.news, Sumatera Selatan – Untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel menggelar kegiatan pembinaan rohani dan mental (Binrohtal) yang dilaksanakan di Masjid Bhakti III Batalyon A Pelopor, Jln. HBR Motif, Talang Kelapa, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (7/6/2022).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Danyon A Pelopor AKBP Abu Khoiri tersebut diikuti oleh para anggota beserta Bhayangkari, diisi dengan ceramah agama oleh Al-Ustadz Iwan Sahadah.
AKBP Abu Khoiri mengatakan bahwa pembinaan rohani dan mental merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh jajaran Batalyon A Pelopor untuk meningkatkan serta membentuk karakter anggota yang lebih religius dalam mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Dengan dilaksanakannya kegiatan Binrohtal ini, kami juga berharap karakter anggota dapat lebih humanis dalam pelaksanaan tugas, sehingga citra Polri khususnya Brimob bisa lebih baik di mata masyarakat”, ujarnya.
Danyon A Pelopor AKBP Abu Khoiri menjelaskan pada kegiatan Binrohtal tersebut diawali dengan pembacaan Asmaul Husna, pembacaan Surat Yasin serta dilanjutkan dengan ceramah agama.
tintahitam.news, Jakarta – Rekrutmen calon anggota Polri adalah kegiatan yang rutin dilakukan dalam rangka pemenuhan kebutuhan penguatan organisasi Kepolisian. Rekrutmen yang dilaksanakan meliputi rekrutmen Akpol, Bintara dan Tamtama Polri.
Semua tahapan seleksi dilakukan secara terbuka dimana peserta bisa melihat sendiri hasil seleksinya, mengacu pada prinsip dasar penerimaan anggota Polri yaitu “BETAH” yang merupakan kepanjangan dari Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis.
Seleksi ini dilaksanakan di tingkat Polda dan tingkat Pusat. Setiap panitia baik tingkat Polda maupun Pusat, dalam hal ini Mabes Polri, sesuai perintah Kapolri, harus membentuk tim Pengawas Internal yang terdiri dari Diknas, Disdukcapil, IDI, HIMPSI, Akademisi, Tokoh Masyarakat, LSM serta Media Massa untuk mengawasi/menyaksikan pelaksanaan tiap tahapan seleksi.
Pada saat wabah Covid-19 merebak pada awal tahun 2020, tingginya tingkat penularan dan jumlah masyarakat yang terinfeksi, pimpinan Polri memutuskan memundurkan jadwal penerimaan anggota Polri. Pelaksanaan rangkaian seleksi yang biasanya dilakukan dari awal tahun, mundur sampai di akhir tahun.
Salah satu bagian yang harus dilalui oleh para calon anggota Polri pada saat melakukan rangkaian pelaksanaan seleksi rekrutmen adalah pemeriksaan kesehatan, yang biasa disingkat Rikkes.
Pemeriksaan kesehatan tingkat Polda (Panda) dibagi menjadi 2 tahapan seleksi. Tahap Pertama meliputi pemeriksaan fisik dan tahap kedua pemeriksaan Laboratorium, EKG, Rontgent dan pemeriksaan jiwa.
Di tingkat Panda, merupakan suatu tantangan dimasa pandemi ini, animo masyarakat yang mendaftar mencapai ratusan hingga ribuan orang.
Karena Pemeriksaan Kesehatan seleksi tidak dapat dilakukan secara virtual melainkan secara visual dengan cara melihat, mendengarkan dan meraba secara langsung. oleh karena itu, Pusdokkes Polri sebagai Satker Kesehatan di Polri membuat arahan dalam bentuk Surat Telegram dengan nomor ST/1841/VI/DIK.2.1./2020 untuk Akpol dan Tamtama, Surat Telegram nomor ST/2452/VIII/DIK.2.1./2020 untuk Bintara dan Surat Telegram Kapolri nomor ST/1063/IV/2020 tentang Antisipasi pencegahan penyebaran wabah covid-19 sebagai pedoman tata laksana pemeriksaan kesehatan rekrutmen pada masa pandemi ini.
Prokes ketat ditekankan bagi para nakes pemeriksa dan calon pendaftar. Dihimbau agar pelaksanaan pemeriksaan kesehatan di lakukan di ruang terbuka. Pemakaian APD bagi para pemeriksa dan membatasi jumlah calon peserta yang diperiksa, agar tidak terjadi kerumunan dan terbentuk cluster baru.
Beberapa Panda melakukan rikkes di aula, dengan pertimbangan humanis. Karena salah satu item rikkes adalah pemeriksaan fisik yang mengharuskan calon peserta membuka bajunya.
Jumlah yang di periksa pun di batasi, dari yang mencapai 1000 orang perhari, dalam masa pandemi ini dibatasi menjadi 200 orang perhari.
Calon peserta wajib melakukan pemeriksaan rapid antibody (tahun 2021 dilaksanakan swab antigen) sebelum pelaksanaan rikkes. Tempat cuci tangan dan hand sanitizer selalu di siapkan di tempat pemeriksaan. Suhu calon peserta lebih dari 39.5 derajat Celsius tidak dapat mengikuti seleksi.
Suhu calon peserta lebih dari 37.5 derajat celcius dilakukan pemeriksaan rapid antibody ulang dengan merk berbeda. Tiga kali pengulangan dengan hasil reaktif, peserta tidak dapat mengikuti seleksi.
Setelah melakukan protokol Kesehatan, calon peserta di koding secara perorangan, kemudian calon peserta masuk ke ruang ganti pakaian untuk selanjutnya mendapatkan pengarahan dan pengisian Informed Concern.
Pelaksanaan rikkes dilakukan secara perorangan di ruang tertutup, satu calon peserta diperiksa oleh satu petugas rikkes menggunakan sistem ban berjalan. Hasil rikkes dilakukan secara One Day Result, sehingga calon peserta langsung dapat melihat hasilnya.
Calon peserta wajib melakukan rapid antigen atau swab antigen untuk setiap tahapan pemeriksaan. Rikkes tahap kedua dilakukan bagi calon peserta yang lulus di tahapan seleksi berikutnya.
Diharapkan bila pemeriksaan kesehatan rektutmen dilaksanakan sesuai dengan arahan, dapat menghindari terjadinya cluster-cluster baru Covid-19, sehingga tetap di dapat calon-calon anggota Polri yang berkualitas, memiliki integritas tinggi dalam pekerjaan serta sehat samapta. (Yulianti)
Foto : Aiptu Joko sumanto Kapolsubsektor Kebon Baru saat bagikan masker kepada warga
tintahitam.news, Jakarta – Kapolsubsektor Kebon Baru Aiptu Joko sumanto bagikan masker kepada warga untuk mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah hukum Polsek Tebet, Kamis (01/07/2021).
Program Jakarta Bermasker yang di-Inisisasi oleh Bapak Kapolda Metro Jaya yang di teruskan oleh Kapolsubsektor Kebon Baru Aiptu Joko sumanto dilaksanakan di wilayah Kebon Baru tepatnya di Jalan H dan Jalan Asem Baris 11 Kebon Baru Kecamatan Tebet Jakarta Selatan pada pukul 07.00 WIB s/d Selesai.
Pembagian masker dilakukan oleh petugas pelaksana di wilayah hukum Polsek Tebet secara gratis agar protokol kesehatan ditaati guna mencegah penyebaran Covid-19 yang sedang melanda negeri ini.
35 (Tiga Puluh Lima) lembar masker telah dibagikan oleh petugas pelaksana kepada masyarakat. Dan rencananya kegiatan ini akan terus dilaksanakan sampai masyarakat terbebas dari virus covid-19.
“PAKAI MASKER HARGA MATI, TIDAK PAKE MASKER BISA MATI”, ucap Aiptu Joko sumanto.
Foto : warga yang menerima sanksi akibat tak gunakan masker
tintahitam.news, Jakarta – Polsek Tebet laksanakan kegiatan Operasi Yustisi Gabungan Pelaksanaan Inpres No.6 Tahun 2020 dan Peraturan Gubernur No. 3 Tahun 2021 yang dilaksanakan oleh 3 Pilar Kec Tebet Jaksel pada jam 09.00 WIB s/d 10.30 WIB di Jalan Tebet Barat Dalam IV (Samping SMA 26) Kelurahan Tebet Barat Kecamatan Tebet Jakarta Selatan tepatnya pada hari Senin (28/06/2021).
Pelaksanaan kegiatan dimulai dengan Apel Operasi Yustisi yang pimpin oleh Bapak Bahtiar (Pengendali) dan Pawas Tebet 20 Akp Sudrajat. DK.
Sebanyak 15 personil turut hadir dalam kegiatan tersebut yang terdiri dari Polsek Tebet sebanyak 1 personil pimpinan Akp Sudrajat.DK., Satpol PP Kecamatan sebanyak 10 personil pimpinan Bapak Bahtiar, Dishub sebanyak 4 personil pimpinan Bapak Riyan Hidayat dan Kapolsek Tebet Kompol A. Alexander, SH, SIK, MM, MSI., sebagai Kapam Objek.
Foto : warga yang dikenakan sanksi menyapu jalan karena tidak gunakan masker
Dimulai pada pukul 09.00 WIB, pelaksanaan Operasi Yustisi Gabungan dimulai dan yang menjadi sasaran operasi adalah warga masyarakat yang tidak menggunakan masker.
Penegakan disiplin kepatuhan menggunakan masker bagi warga masyarakat pengguna kendaraan maupun pejalan kaki yang tidak menggunakan masker di saat masa PPKM Mikro Adaptasi Kebiasaan Baru oleh 3 Pilar Kecamatan Tebet dengan memberhentikan pengguna kendaraan Roda dua atau empat maupun pejalan kaki yang tidak menggunakan masker.
Hasil dari kegiatan tersebut yaitu sebanyak 11 orang diberikan teguran dan tindakan tegas berupa denda maupun sanksi sosial yaitu membersihkan fasilitas umum (menyapu jalan dengan menggunakan rompi petugas kebersihan) serta memberikan masker bagi warga yang tidak ada masker.
Foto : Dansatbrimob Polda Sulsel, Kombes Pol. Muhammad Anis P.S., S.I.K., M.Si. saat pimpin apel gabungan
tintahitam news, Makassar – Dansatbrimob Polda Sulsel, Kombes Pol. Muhammad Anis P.S., S.I.K., M.Si. pimpin apel gabungan (Satker) dirangkaikan dengan pemberian penghargaan pengemban fungsi perencanaan dan anggaran atas peringkat 3 dari 422 Satker Se-Indonesia T.A. 2020 di jajaran Satbrimob Polda Sulsel di Lap. Makosatbrimob Polda Sulsel, Jl. K.S. Tubun No. 10 Kota Makassar, Rabu (16/06/2021).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kompol Muhammad Agus, S.E., M.M. (Danyon D pelopor), Kompol Mursalim, M., S.E. (Plh Kabag Ops Satbrimobda Sulsel), Kompol Muh. Ramli, S.Sos., M.M. (Kasi Sarpras Satbrimobda Sulsel), Akp Azis Bani, S.Sos. (Kasubag Renmin), Akp Hasbudi, S.Sos., M.H. (Kasi Intelmob Satbrimobda Sulsel), Para PJU Satbrimobda sulsel serta personel Satbrimob Polda Sulsel dari Staf Makosat, Batalyon A Pelopor dan Detasemen Gegana.
Dalam arahannya, Dansatbrimob Polda Sulsel menyampaikan apresiasi terhadap prestasi yang didapatkan dan berharap terus dipertahankan.
“Alhamdulillah berturut-turut 3 tahun ini kita mendapatkan penghargaan dalam Satker perencanaan dan anggaran dan dalam jangka 3 tahun ini pula kita masuk dalam 3 besar (tahun 2019 peringkat 1, tahun 2020 peringkat 2 dan tahun 2021 peringkat 3)”.
Foto : 18 personel yang di berikan reward karena prestasi dalam Satker perencanaan dan anggaran T.A 2020
“Kami sangat mengapresiasi dengan adanya penghargaan tersebut dan ini salah satu wujud zona integritas yang bebas dari korupsi”.
“Saya minta kepada kasubagrenmin yang baru agar prestasi ini di pertahankan dan ini merupakan tantangan kedepannya dan meminta agar tahun depan bisa lebih baik lagi”.
“Dengan adanya penghargaan ini kita akan usulkan ke Polda terkait prestasi ini agar ada nilai poin yang akan melanjutkan sekolah”.
“Penghargaan tersebut bisa menambah nilai SMK bagi rekan-rekan yang akan melakukan dikjur maupun yang akan sekolah dan yang sudah melakukan pelanggaran nilainya akan dibawah”.
“Kita menuju era polisi yang presisi yang mengedepankan pelayanan, pengayoman kepada masyarakat kita”, Ujar Muhammad Anis.
Diketahui ada 18 personil Satbrimob Polda Sulsel yang menerima penghargaan pengembangan fungsi perencanaan dan anggaran atas peringkat 3 dari 422 Satker T.A. 2020 se-Indonesia yaitu Kombes Pol Muhammad Anis P.S.,S.IK,M.SI (KPA), Kompol Muhammad Agus,SE,MM (PPSPM), Ipda Arfandi,S.Psi, Iptu Muh Rizal, Iptu Husaili, Ipda Nurjianto SH, Bripka Arjuna, Brigadir Supriadi, Briptu Adriawan, Bripda Hajar Aswad, Aiptu Awaluddin, Bripka Takdir, Bripka Heri Santoso, Brigadir Nasrullah, Briptu Khaerul, Bripda Rizal Efendi, Bripka Eleazar barto dan Bripka Joko Purwanto.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.