
tintahitam.news, Bogor – Komandan Batalyon Armed 7/105 GS/Biringgalih Letkol Arm Nikolas Sirilus mendapatkan kepercayaan penuh untuk melakukan penembakan kehormatan pada saat Presiden Timor Leste (Y.M. DR Jose Ramos-Horta) Berkunjung ke Istana Bogor pada Selasa (19/07/2022).
Momen langka ini yang menjadi perhatian masyarakat Bogor yang hadir dan melintas di kawasan Istana Kebun Raya Bogor saat itu.
Dentuman tersebut berasal dari 6 pucuk meriam dari Yonarmed 7/105 GS/Biringgalih yang memang khusus untuk saluting gun.
Hal tersebut disampaikan oleh Letkol Arm Nikolas Sirilus (Danyonarmed 7/105 GS/Biringgalih) kepada media pada saat berada di kawasan Istana Presiden Kebun Raya Bogor, Selasa (19/07/2022).
“Penembakan Kehormatan merupakan momen langka yang menjadi perhatian masyarakat di kawasan Kebun Raya Bogor. Pada tayangan Langsung biasanya posisi Tim Bakhor tidak langsung diekspos oleh kamera karena memang fokus kegiatan digelar di Istana Merdeka. Namun, kamera biasanya segera beralih menyorot aksi para prajurit Yonarmerd 7/105 GS/Biringgalih”, ucap Danyonarmed.

“Perlu diketahui juga bahwa keenam pucuk meriam salute gun tersebut adalah buatan Switzerland, dengan kaliber 75 mm dan rate of fire adalah 21 tembakan per menit. Adapun munisi yang digunakan adalah jenis hampa buatan PT Pindad”, lanjutnya.
Danyon juga menambahkan bahwa penembakan kehormatan meski sudah dilakukan dalam setiap tahun akan tetapi memiliki tantangan bagi Tim Bakhor sendiri.
Yonarmed 7/105 GS/Biringgalih dipercaya sebagai Tim Bakhor (Penembakan Kehormatan). Selain itu juga, ada tantangan bagi Tim Bakhor yaitu harus menyelesaikan 21 tembakan dalam tempo Tiga menit Dua Detik secara sempurna.
Ini tentu memerlukan koordinasi dan perhitungan yang cermat, terlebih penembakan seluruhnya menggunakan mode manual baik loading (memasukkan munisi), penembakan dengan sistem tarik, dan penggantian munisi.
Yulianti/Denny Arya
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.