Umum

Cegah Penyebaran covid-19, Persit KCK Cabang XXVI/Disjasad PG Mabesad Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama

tintahitam.news, Jakarta – Persit Kartika Chandra Kirana Cabang (KCK) XXVI Dinas Jasmani Angkatan Darat (Disjasad) PG Mabesad melaksanakan vaksinasi Covid -19 tahap pertama yang bertempat di Klinik Siliwangi Kesdam III/Slw.

Dalam keterangan tertulis Disjasad, sejak Rabu (9/6/2021) sampai dengan hari Senin (14/6/2021), anggota Persit yang sudah melaksanakan vaksin baru sekitar 70%, hal ini dikarenakan berbagai faktor (sakit dan hamil) sehingga tidak dapat dilaksanakan dengan tuntas.

Sesuai dengan program pemerintah bahwa setiap istri prajurit dan Istri PNS TNI AD wajib melaksanakan vaksin Covid-19 sebagai upaya untuk melindungi diri, melindungi orang lain dan juga untuk membantu pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Pada kesempatan ini Ny. Diah Khaerul Anwar selaku Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Disjasad PG Mabesad mengharapkan agar seluruh anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXVI Disjasad PG Mabesad yang telah melaksanakan vaksinasi Covid-19 tahap pertama selalu menjaga diri dan orang lain dengan menjalankan protokol kesehatan yang telah ditetapkan seperti memakai masker bila bepergian, menjaga jarak dengan orang lain bila berkomunikasi langsung, mencuci tangan sesering mungkin dan yang paling utama adalah menjaga imunitas tubuh atau daya tahan tubuh.

“Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh agar tetap prima diantaranya dengan menerapkan pola hidup sehat, perbanyak makan sayur dan buah, cukupi istirahat, hindari stress, hindari rokok dan alkohol serta berolah raga rutin setiap hari sehingga dapat mengurangi kekhawatiran terpapar virus Covid-19 yang saat ini tingkat penyebarannya masih sangat tinggi“, ujar Ny. Diah Khaerul Anwar.

Pelaksanaan vaksinasi ini merupakan upaya dari komando atas untuk melindungi seluruh istri prajurit dan istri PNS TNI AD agar terhindar dari Covid-19, sehingga seluruh prajurit dan PNS TNI AD dapat melaksanakan dinas serta tugas negara dengan aman dan nyaman.

Wartawati : Yulianti
Editor : Denny Arya

Bencana alam, Nasional, Umum

Kerahkan Seluruh Bhabinsa, Satgas TNI AD Kebut Pembangunan Jembatan Waisika

Jakarta, tintahitam.news – Satgas Zeni TNI AD dari Yonzikon 13/Karya Etmaka yang tiba pada hari Selasa (26/4/2021) di Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur dan langsung memulai pekerjaan pembangunan jembatan di Desa Waisika, Kampung Bukapiting, Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor.

Tanpa menunggu terlalu lama dan melakukan survei singkat lokasi jembatan yang akan dibangun, personel Yonzikon 13/KE langsung menggelar kekuatan penuh untuk segera menyelesaikan jembatan tersebut agar jalur transportasi yang sempat terputus akibat hancurnya jembatan penghubung tiga kecamatan di wilayah tersebut kembali dapat berfungsi.

Dandim 1622/Alor Letkol Inf Supyan Munawar mengatakan, pihaknya mengerahkan para bhabinsa yang dibantu masyarakat untuk proses pembangunan jembatan tersebut agar segera dapat beroperasional.

“Kami mengerahkan kekuatan penuh para Bhabinsa serta warga yang dengan sukarela membantu bersama-sama dengan personel Yonzikon 13/KE menyelesaikan pembangunan jembatan ini”, ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, selain mengerahkan para Bhabinsa, dari berbagai unsur aparat pemerintah antara lain personel Polri, Dinas PU maupun instansi terkait juga turut berperan aktif agar pembangunan jembatan ini segera dapat diselesaikan.

“Kami sangat berterima kasih kepada pimpinan Angkatan Darat dalam hal ini Bapak Kasad dalam membantu permasalahan masyarakat Alor ini untuk bangkit dari kesedihan akibat bencana banjir bandang beberapa waktu lalu”, imbuhnya.

Sementara itu, Danyonzikon 13/KE Letkol Czi Alid Setiawan menjelaskan, proses pembangunan jembatan di Waisika ini diharapkan dapat diselesaikan personelnya dengan lebih cepat dari waktu yang ditentukan.

“Kami ingin jembatan ini dapat diselesaikan lebih cepat dengan harapan warga dapat segera beraktivitas kembali secara normal. Inilah tekad kami dalam mengemban misi kemanusiaan akibat dampak bencana alam yang dialami warga di sini”, terangnya.

Alid Setiawan menjelaskan, setelah menyelesaikan tiga jembatan di Kabupaten Bima, personelnya dengan seluruh alat berat yang dibawa dari Jakarta langsung bergerak menuju Alor menggunakan Kapal ADRI LI dari Satangair Pusbekangad.

“Perintah langsung dari Bapak Kasad, setelah misi di Bima selesai, kami bergeser ke Kabupaten Alor untuk membangun jembatan di Waisika ini”, jelasnya.

“Selain itu, dukungan bronjong langsung dari Bapak Kasad yang dikirimkan serta bantuan dari berbagai pihak menjadi pemacu semangat kami untuk bekerja semaksimal mungkin dengan waktu cepat”, imbuhnya.

Dari pantauan di lokasi pembangunan Jembatan Waisika, personel Yonzikon 13/KE bekerja tidak kenal lelah. Walau dalam suasana menjalankan ibadah puasa Ramadhan, para personel Yonzikon 13 tetap bersemangat mengerjakan pembangunan jembatan hingga malam hari.

Komandan Kompi Yonzikon 13 Lettu Czi Toni Yulianto yang terjun langsung memimpin anggotanya sepanjang hari dengan mengerahkan seluruh kekuatan pasukannya.

“Kami mengerahkan seluruh personel dan alat berat yang kami bawa. Kami juga bersyukur dibantu masyakarat setempat yang secara bergiliran turut bekerja membantu kami, sehingga pengerjaan jembatan ini dapat lebih cepat diselesaikan”, tuturnya.

Hingga hari ketiga pembangunan Jembatan Waisika ini, hampir menyelesaikan pengerjaan pondasi di kedua tepi jembatan menggunakan Bronjong. Diperkirakan pada hari keempat Jumat (30/4/2021) rangkaian badan jembatan telah dapat dipasang.

Wartawati : Yulianti
Editor: Denny Arya

Nasional, Umum

Instalasi Tahanan Di Renovasi, Kasad Resmikan Instalasi Tahanan Militer Baru

Foto : Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa saat penandatanganan di prasasti

tintahitam.news, Jakarta – POMDAM Jaya/Jayakarta mengadakan acara peresmian instalasi tahanan militer baru di markas POMDAM Jaya di Jalan Sultan Agung No.33, Jakarta Selatan. Peresmian acara ini dilakukan untuk memberikan informasi mengenai instalasi yang sudah di renovasi beberapa fasilitasnya, Selasa (20/04/2021).

Acara pertama dimulai dengan atraksi anjing pelacak dari POMDAM Jaya Jayakarta. Beberapa anjing yang dilatih memperagakan keahlian dari anjing pelacak yang dilatih dalam menjalankan tugas di lapangan dari POMDAM Jaya/Jayakarta.

Setelah atraksi tersebut, kemudian dilanjutkan dengan pemutaran film mengenai profile dari POMDAM Jaya Jayakarta. Dalam film singkat tersebut, menceritakan instalasi dan perbaikan gedung dan instalasi tahanan POMDAM Jaya dari awal berdiri hingga telah direnovasi.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan pembacaan doa dari pihak POMDAM Jaya. Setelah itu, Kasad Jenderal Andika Perkasa meresmikan instalasi tahanan militer dengan penandatangan di prastasi.

Foto : POMDAM Jaya bersama anjing pelacak

Dalam acara konferensi pers, Kasad Jenderal Andika mengatakan bahwa renovasi instalasi tahanan militer POMDAM Jaya sudah mendirikan beberapa fasilitas lebih memadai dan nyaman. Tentunya untuk pembangunan tersebut, diperlukan dana yang cukup besar. “Anggaran untuk pembangunan instalasi sebesar 100 Milyar Rupiah dari anggaran tahun sebelumnya. Setelah di Jakarta, rencananya akan ada penambahan lagi untuk pembangunan instalasi tahanan berikutnya”, ujar Jenderal Andika.

Setelah memberikan keterangan dalam konfrensi pers, Kasad bersama jajaran petinggi POMDAM melihat fasilitas dari instalasi tahanan militer POMDAM Jaya. Diharapkan instalasi tahanan militer POMDAM Jaya yang baru ini bisa menjadi fasilitas tahanan yang lebih baik dan sesuai dengan standar yang ada.

Wartawati : Yulianti
Editor : Denny Arya

Nasional, Umum

Bersama Menkes Dan Kepala BPOM, Kasad Jenderal TNI Tandatangani Nota Kesepahaman

Foto : Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa saat sedang menandatangani Nota Kesepahaman

tintahitam.news, Jakarta – Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito menandatangani Nota Kesepahaman “Penelitian Berbasis Pelayanan Menggunakan Sel Dendritik Untuk Meningkatkan Imunitas Terhadap Virus SARS-CoV-2”, Senin pagi tadi (19/4/2021) di Markas Besar TNI AD, Jakarta.

Penandatanganan tersebut disaksikan oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Muhajir Effendy.

Penelitian yang akan dilakukan di RSPAD Gatot Soebroto ini selain mempedomani kaidah penelitian sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan, juga bersifat autologus yang hanya dipergunakan untuk diri pasien sendiri sehingga tidak dapat dikomersialkan dan tidak diperlukan persetujuan izin edar.

Penelitian ini bukan merupakan kelanjutan dari “uji klinis adaptif fase 1 vaksin yang berasal dari sel dendritik autolog yang sebelumnya diinkubasi dengan spike protein severe acute respiratory syndrome Corona Virus-2 (SARS-CoV-2) pada subjek yang tidak terinfeksi Covid-19 dan tidak terdapat antibodi anti SARS-CoV-2”, karena uji klinis fase 1 yang sering disebut berbagai kalangan sebagai program vaksin nusantara ini masih harus merespon beberapa temuan dari BPOM yang bersifat Critical & Major.

Wartawati : Yulianti
Editor: Denny Arya

Bencana alam, Nasional, Umum

Jembatan Woro Selesai Diperbaiki, TNI AD Lanjut Perbaiki Jembatan Campa

Foto : jembatan woro yang telah selesai diperbaiki

Jakarta, tintahitam.news – Untuk segera mengatasi kesulitan masyarakat akibat putus maupun rusaknya jembatan di tiga lokasi di Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Satgas Zeni TNI AD berkerja tanpa henti secara simultan.

Walau personel Satgas Zeni TNI AD fokus dalam pembangunan jembatan Acrow Panel yang menghubungkan Desa Bolo – Desa Rade, namun perbaikan jembatan di dua lokasi yaitu Desa Woro telah selesai dan akan lanjut perbaikan jembatan di Desa Campa.

Perbaikan jembatan di Desa Woro telah diselesaikan pengerjaannya oleh personel Satgas Zeni TNI AD dari Yonzikon 13/KE dengan dibantu masyarakat setempat.

Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani turut terjun langsung membantu pengerjaan perbaikan jembatan di Desa Woro.

“Bapak-bapak terima kasih telah membantu TNI dalam perbaikan jembatan di Desa Woro ini. Jembatan yang rusak di Desa Campa tidak akan bisa kami perbaiki bila jembatan di Woro ini belum pulih sepenuhnya”, ujarnya di hadapan warga Desa Woro.

Danyonzikon 13/KE Letkol Czi Alid Setiawan menjelaskan, jembatan di Desa Bolo – Rade ini telah sampai pada tahap pemasangan gelagar dilanjutkan lantai jembatan serta perataan sisi-sisi tepi jembatan”, jelasnya.

Dirinya optimis jembatan penghubung dua desa ini dapat diselesaikan prajuritnya paling lambat pada hari Senin (19/4/2021).

Sementara itu, Komandan Kompi Yonzikon 13/KE Kapten Czi Ruzald Auparay menyampaikan, sebagian personelnya yang telah menyelesaikan perbaikan jembatan di Desa Woro, melanjutkan perbaikan jembatan di Desa Campa.

“Untuk perbaikan jembatan di Desa Campa ini memakan waktu lebih lama dari perbaikan jembatan di Desa Woro, namun kami tetap semangat dan optimis dapat menyelesaikannya sesuai target waktu yang diberikan”, ungkap Ruzald.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Woro, Abdul Farid Ismail S.H., menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TNI AD yang telah mengirimkan personelnya untuk memperbaiki jembatan di desanya yang merupakan akses vital roda perekonomian di Madapangga.

“Terima kasih kepada TNI Angkatan Darat yang telah bekerja pagi hingga malam hari untuk memperbaiki jembatan ini. Warga kami pun sangat antusias membantu agar jembatan ini dapat digunakan kembali dan aktivitas ekonomi warga kembali normal”, tungkasnya.

Wartawati : Yulianti
Editor : Denny Arya

Bencana alam, Nasional, Umum

Warga Desa Rade Dan Desa Bolo Senang, Rangka Jembatan Sudah Selesai Terpasang

Foto ; Kementerian PUPR RI Widiarto saat meninjau pembangunan jembatan di Desa Rade-Bolo

Jakarta, tintahitam.news – Tahap pembangunan jembatan Acrow Panel telah memasuki penyelesaian pembuatan pangkal jembatan penghubung di kedua sisi sungai yang membelah Desa Rade dan Desa Bolo Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima.

Hingga hari kedelapan pada sabtu ini (17/4/2021), pengerjaan pemberonjongan telah selesai seluruhnya untuk kedua sisi jembatan yang digunakan sebagai pangkal jembatan bahkan rangka jembatan pada sabtu siang sudah tampak terpasang.

“Pada hari kedelapan ini kami telah menyelesaikan pembuatan pangkal jembatan dan akan dilanjutkan dengan pemasangan Jembatan Acrow Panel. Diharapkan dalam waktu dua hari ke depan, seluruh badan jembatan telah selesai dan sudah dapat dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua”, ujar Danyonzikon 13/KE Letkol Czi Alid Setiawan.

Ditambahkannya, pemasangan Jembatan Acrow Panel ini memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibanding jembatan Bailey.

Jembatan Acrow Panel adalah pengembangan dari jembatan Bailey dan jembatan serbaguna yang dapat digunakan dalam kondisi kedaruratan.

Sistem Acrow Panel ini telah dikembangkan pada tahun 1960-an dan digunakan banyak negara baik untuk kepentingan militer maupun panaggulangan bencana. Dimana petak-petak jembatan dapat disesuaikan dengan kebutuhan panjang bentangan tergantung lebar sungai.

Foto : rangka jembatan penghubung yang sudah selesai terpasang

Personel Yonzipur 13/KE selain membangun jembatan Acrow Panel di Desa Bolo-Rade ini, juga memperbaiki dua jembatan lainnya di Desa Woro dan Desa Campa.

Untuk jembatan di Desa Woro, sudah hampir selesai dan hanya tinggal proses meratakan dan pengerasan badan jembatan.

Sedangkan perbaikan jembatan di Desa Campa akan dikerjakan usai jembatan Rade-Bolo dan jembatan Woro selesai dikerjakan.

Ketua Satgas Penanggulangan Bencana NTB/NTT Kementerian PUPR RI Widiarto saat meninjau pembangunan jembatan di Desa Rade-Bolo menyampaikan terima kasih atas sinergitas TNI Angkatan Darat dengan pihak terkait dalam mengatasi serta membantu kesulitan masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten Bima.

“Inilah bentuk sinergitas dan kerja bersama antara TNI Angkatan Darat dengan seluruh komponen bangsa. Kami dari Kementerian PUPR sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Bapak Kasad atas bantuan dan respons cepatnya”, tuturnya.

Dirinya menyampaikan, untuk pembangunan kembali jembatan yang terputus secara permanen, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pemkab Bima.

“Kami akan koordinasikan dan ajuan untuk pembangunan sudah kami terima, mudah-mudahan segera dapat direalisasikan dan jembatan darurat Acrow Panel dari TNI AD ini tentunya sangat membantu dan bermanfaat bagi warga di sini”, tukasnya.

Salah seorang warga Desa Bolo mengaku senang melihat jembatan Acrow Penel pengganti jembatan yang putus telah terbentang menghubungkan desanya dengan desa tetangga.

“Kuat jembatan ini dan cepat, siang malam Bapak Tentara kerja tidak kenal lelah, sebentar lagi kita bisa menyeberang ke desa Rade”, ujar Muhamnad sumringah.

Wartawati : Yulianti
Editor : Denny Arya

Bencana alam, Nasional, Umum

Pasca Banjir Bandang Bima, Danrem 162/Wira Bhakti Gelar Buka Puasa Bersama

Foto : saat buka puasa bersama dengan masyarakat Bima

Bima, tintahitam.news – Usai melakukan peninjauan pembangunan jembatan penghubung di Desa Bolo dengan Desa Rade, Jembatan Woro Jembatan Campa di Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, Danrem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani bersama para prajurit Satgas Zeni TNI AD, Babinsa serta masyarakat Desa Bolo menggelar buka puasa bersama di Masjid Nurul Yakin, Desa Bolo, Kamis (15/4/2021).

Kebersamaan Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani bersama para prajurit serta masyarakat berbaur dalam suasana hangat sambil menunggu waktu berbuka puasa.

Usai melaksanakan Sholat Magrib berjamaah, Danrem bersama prajurit dan warga makan bersama dalam satu tempat beralaskan daun pisang atau yang menurut tradisi setempat disebut Megibung. Tradisi ini masih terus dipertahankan di wilayah Kepulauan Nusa Tenggara.

Pada saat peninjauan, Danrem juga menyempatkan untuk menyalurkan bantuan Presiden RI kepada para warga korban terdampak bencana banjir bandang di Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, di Desa Campa serta membagikan mainan kepada anak-anak terdampak bencana sebagai upaya penanganan Trauma Healing.

Pembuatan jembatan di Kecamatan Madapangga akan mulai dapat digunakan dalam beberapa hari ke depan dan pemasangan bronjong sebagai pondasi pangkal jembatan sudah mendekati tahap selesai untuk dilanjutkan pemasangan Acrow Panel.

Setelah selesai menghibur anak-anak, Danrem menyempatkan diri mengunjungi kediaman Umi Delima di Desa Campa. Mantan Istri Almarhum Santoso (MIT) dan memberikan bantuan sembako dari Presiden RI untuk Umi Delima.

“Danrem mengucapkan terima kasih kepada warga Desa Bolo yang hadir pada buka puasa bersama dan berharap kebersamaan ini terus dijaga untuk bangkit dari kesedihan bencana.

“Terima kasih atas kesediaan hadir pada buka puasa bersama dengan prajurit TNI, tujuan kami buka puasa bersama ini dalam rangka menyambung tali silaturahim TNI dengan masyarakat sekitar lokasi pembangunan Jembatan, agar masyarakat lebih dekat dengan TNI”, ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Desa Bolo, Muhtar mengucapkan terima kasih kepada Danrem Ahmad Rizal Ramdhani yang sudah membuat kegiatan buka puasa bersama dengan warga di desanya.

“Saya mewakili seluruh masyarakat Desa Bolo mengucapkan terima kasih banyak pada seluruh anggota TNI lebih khususnya pimpinan Korem, yang senantiasa mengundang masyarakat untuk silaturahim dengan TNI dan mau berbuka puasa bersama masyarakat kami di Masjid Nurul Yaqin Cabang Bolo ini”, tutur Kades.

Setelah selesai berbuka puasa bersama, Danrem sholat tarawih bersama dengan masyarakat di Desa Bolo di Masjid Nurul Yaqin.

Setelah selesai Sholat Tarawih, Danrem kembali meninjau lokasi pembuatan jembatan di Desa Bolo yang menghubungkan Desa Rade yang melakukan pekerjaan malam.

Bencana alam, Nasional, Umum

TNI AD Distribusikan Air Bersih, Ibu-Ibu Korban Banjir Bima Langsung Jejer Ember

Foto : Danrem 162/WB saat tinjau lokasi pendistribusian air bersih

Bima, tintahitam.news – Ada hal unik saat Danrem 162/WB meninjau lokasi pendistribusian air bersih kepada warga terdampak bencana banjir bandang di Desa Rade, Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima.

Saat meninjau pembangunan jembatan penghubung Desa Rade-Desa Bolo yang sedang dibangun Satgas Zeni TNI AD dari Yonzikon 13/KE, Danrem berjalan kaki menuju Desa Rade untuk meninjau pendistribusian air bersih yang menggunakan teknologi Reverse Osmosis (RO), Kamis (15/4/2021).

Sepanjang perjalanan menuju lokasi pendistribusian air bersih, Danrem menyapa warga dewasa, ibu-ibu dan anak-anak. Saat tiba di lokasi pendistribusian air bersih, telah berjejer puluhan ember, jerigen maupun bak plastik untuk menampung air bersih. Danrem menyapa para ibu yang telah antri dengan ember maupun jerigennya masing-masing. Sesekali terlihat ada ibu yang berusaha memindahkan embernya agar lebih dekat dengan selang air dari mobil RO milik Zeni TNI AD.

Walau sedikit agak berdesakan, namun proses antian pendistribusian air bersih berjalan relatif tertib. “Halo ibu-ibu semua, bagaimana kabarnya sehat semua kan”, sapa Danrem saat tiba di lokasi.

Dengan serempak, para ibu yang mengantri menjawab sapaan Danrem 162/WB yang mereka sebut dengan Bapak Komandan, dengan penuh keceriaan.

“Alhamdulillah sehat Bapak Komanda, terima kasih banyak air bersihnya dari Bapak Komandan”, jawab para ibu-ibu saling bersahutan.

Foto : Danrem 162/WB sapa para ibu-ibu korban banjir Bimq

Danrem menyampaikan bahwa bantuan air bersih ini merupakan atensi dari pimpinan TNI Angkatan Darat agar dapat dimanfaatkan oleh warga untuk berbagai kebutuhan terutama minum dan memasak.

“Ini bentuk kepedulian kami dari TNI Angkatan Darat kepada warga yang terdampak banjir bandang. Semoga dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan seperti memasak dan bahkan dapat langsung dikonsumsi”, tutur Danrem.

Pada kesempatan tersebut, Danrem juga menekankan kepada warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker.

“Maskernya tetap harus dipakai ya ibu-ibu, saat ini masih pandemi Covid-19, walau dalam masa sulit setelah bencana banjir, protokol kesehatan dengan menggunakan masker setiap beraktivitas harus tetap dijalankan untuk kebaikan kita bersama”, pesan Danrem kepada warga.

Dengan perasaan gembira para ibu yang mengantri air bersih mengucapkan terima kasih atas perhatian dari TNI yang tanpa kenal lelah membantu masyarakat pada masa sulit pasca bencana banjir bandang yang melanda sebagian besar wilayah Kabupaten Bima.

“Terima kasih Bapak Komandan, terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang selalu bersama kami sepanjang hari hingga malam membantu kami. Semoga Allah SWT membalas kebaikan bapak-bapak TNI semua”, ujar ibu-ibu silih berganti.

Pendistribusian air bersih dengan teknologi RO ini, juga akan didistribusikan ke beberapa desa sesuai permintaan masyarakat.

“Kami siap mendistribusikan air bersih ini ke beberapa desa yang membutuhkan terutama di wilayah Kecamatan Madapangga ini yang terdapat 11 desa”, ujar Letda Czi Syarifudin Perwira Satgas Zeni TNI AD.

Wartawati : Yulianti
Editor : Denny Arya

Bencana alam, Nasional, Umum

Masuk Hari Ke Lima, Yonzikon 13/KE Kerahkan Seluruh Kekuatan Perbaiki Jembatan Woro

Foto : pengerjaan perbaikan jembatan woro

Jakarta, tintahitam.news – Bencana alam banjir bandang di Kabupaten Bima menyebabkan kerusakan berat pada tiga jembatan utama di Kecamatan Madapangga, Kabupeten Bima yaitu di Desa Rade-Bolo, Desa Woro dan Desa Campa.

Hingga saat ini pembangunan jembatan Acrow Panel yang menghubungkan Desa Bolo dan Desa Rade masih terus dikerjakan pondasinya sebagai penyangga Acrow Panel yang akan dipasang.

Hingga hari ke-5, personel Yonzikon 13/KE telah merampungkan pondasi sisi selatan jembatan dan sedang dikerjakan pondasi sisi utara dengan mengerahkan seluruh kekuatan.

Selain pengerjaan jembatan di Rade, personel Yonzikon 13/KE juga mengerjakan perbaikan jembatan di Desa Woro yang salah satu sisi jembatan dan setengah badan jembatan habis tergerus arus deras sungai akibat banjir bandang.

Danyonzikon 13/KE Letkol Czi Alid Setiawan mengatakan, jembatan di Desa Woro juga harus segera diselesaikan perbaikannya agar jembatan yang berada di Desa Campa juga dapat diperbaiki.

“Kami tidak bisa memperbaiki jembatan di Desa Campa bila jembatan di Desa Woro ini belum terselesaikan. Karena akses menuju Desa Campa malalui jembatan di Desa Woro ini”, jelas Alid di Desa Bolo, Rabu (14/4/2021).

“Kendaraan berat kami seperti loader, truk tonase besar maupun excavator tidak bisa melewati jembatan Woro karena separuh badan jembatan hancur”, imbuhnya.

Ia mengatakan, bahwa pihaknya terus akan menyelesaikan tiga jembatan ini sesuai target waktu yang ditentukan.

“Harapan kami, ketiga jembatan ini dapat diselesaikan tepat waktu agar masyarakat dapat kembali beraktivitas melalui akses jembatan penghubung antar desa ini”, tuturnya.

Selain menggunakan peralatan Zeni TNI AD, terdapat hal unik pada pengerjaan perbaikan jembatan Woro ini. Partisipasi warga pemilik gerobak kuda juga membantu dalam proses pengangkutan batu-batu dari sungai untuk penimbunan badan jembatan.

“Kuda-kuda tersebut diberdayakan untuk mengangkut material dari sungai, karena keterbatasan bila menggunakan alat berat”, ujar Letda Czi Edy Purnomo yang memimpin pengerjaan Jembatan Woro.

Selain fokus pada penyelesaian pembangunan dan perbaikan jembatan, juga dilakukan pendistribusian air bersih siap konsumsi ke beberapa desa yang membutuhkan.

Wartawati : Yulianti
Editor: Denny Arya

Bencana alam, Nasional, Umum

Pakai Teknologi Reverse Osmosis,TNI AD Distribusikan Air Siap Konsumsi Bagi Korban Bencana Bima

Foto : Zeni TNI AD Yonzikon 13/Karya Etmaka (EK) mendistribusikan air bersih dan siap minum

Jakarta, tintahitam.news – Selain fokus pada pembangunan jembatan penghubung dua desa yaitu Desa Rade dan Desa Bolo yang putus diterjang banjir Bandang, personel Zeni TNI AD dari Yonzikon 13/Karya Etmaka (EK) juga mendistribusikan air bersih bagi warga terdampak bencana di Desa Rade, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Pendistribusian air bersih ini bekerja sama dengan BPBD Kabupaten Bima dengan dibantu para Bhabinsa Koramil 1608-02/Bolo.

Dipimpin Perwira Zeni Angkatan Darat (Pa Ziad) Letda Czi Syarifudin, air bersih yang didistribusikan kepada warga merupakan air siap konsumsi (siap minum) menggunakan alat penjernih air RO (Reverse Osmosis Industrial).

“Air bersih yang kami distribusikan kepada warga merupakan air bersih yang siap untuk dikonsumsi, bahkan bisa langsung dikonsumsi tanpa harus dimasak terlebih dahulu”, jelasnya di lokasi Desa Bolo, Senin (12/4/2021).

Lebih lanjut dijelaskan, proses penyulingan air bersih ini langsung dilakukan di lokasi pendistribusian menggunakan peralatan yang kami miliki. Jadi dimana pun dibutuhkan dan ada sumber airnya, baik itu dari sungai, tidak ada masalah. Karena air suling yang dihasilkan telah memenuhi standar sterilisasi untuk dikonsumsi”, imbuhnya.

Dirinya menyampaikan, di wilayah manapun yang membutuhkan pasokan air bersih, pihaknya siap mendukung pendistribusian air siap konsumsi tersebut.

“Bila ada permintaan dari warga terkait kebutuhan air bersih, kami siap mendukung. Karena air bersih merupakan kebutuhan mendasar bagi berbagai keperluan warga”, imbuhnya.

Untuk diketahui, kebutuhan air bersih siap konsumsi juga untuk kebutuhan Satgas Penanggulangan Bencana dari TNI AD yang sedang mengerjakan pembangunan jembatan Acrow Panel yang menghubungkan Desa Bolo dan Desa Rade.

Sampai dengan hari kelima pengerjaan jembatan penghubung kedua desa tersebut telah mencapai progress 30 persen yang dilakukan pagi, siang hingga malam hari.

Estimasi penyelesaian pembangunan jembatan Acrow Panel ini selama dua minggu. Selain jembatan penghubung Desa Bolo-Desa Rade, Satgas Zeni TNI AD juga mengerjakan perbaikan jembatan di Desa Woro dan Desa Campa, Kecamatan Madapangga.

Walaupun dalam kondisi menjalankan ibadah puasa, para personel Zeni TNI AD tetap semangat dalam mengerjakan pembangunan tiga jembatan di Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima agar masyarakat dapat segera beraktivitas normal kembali.

Wartawati: Yulianti
Editor: Denny Arya