sosialisasi, TNI-POLRI, Umum

PT PLN (Persero) UIP3B Sumatera UPT PalembangGandeng Brimob Gelar Simulasi Tanggap Darurat

tintahitam.news, Palembang – PT. PLN (Persero) UIP3B Sumatera UPT Palembang menggandeng personel Detasemen Gegana dan Batalyon A Pelopor Satuan Brimob Polda Sumsel dalam menggelar simulasi tanggap darurat huru-hara dan teror bom untuk melatih karyawan dan Satuan Pengamanan PLN dalam upaya penanganan kondisi darurat dan gangguan. Jl. MP. Mangkunegara No.1A, 8 Ilir, Kec. Kalidoni, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (23/8/2022).

Simulasi tersebut diawali dengan terjadinya unjuk rasa dari warga masyarakat di depan gerbang PT. PLN (Persero) UPT Palembang dan dapat diredam oleh pihak keamanan dan personel Bhabinkamtibmas. Setelah berhasil membubarkan pengunjuk rasa, kemudian terdengar suara tembakan dari dalam Gedung PT. PLN dan didapatkan informasi bahwa ada salah satu karyawan yang disandera oleh para pelaku teror.

Mengetahui informasi tersebut, Unit Wanteror dan Unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumsel langsung bergerak ke TKP. Setelah berkoordinasi dengan satuan kewilayahan para personel Wanteror langsung melakukan penindakan terhadap para pelaku dan berhasil menyelamatkan sandera.

Tidak sampai disitu, karyawan PT. PLN (Persero) UIP3B Sumatera UPT Palembang kembali dikejutkan dengan adanya penemuan sebuah tas mencurigakan yang diduga Bom di halaman kantor. Unit Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Sumsel langsung diterjunkan untuk memeriksa serta menjinakkan benda yang dicurugai Bom tersebut.

Rachmad Fajar Manager Bagian PDKB UPT Palembang mengatakan pelatihan ini penting bagi PLN sebagai badan usaha negara yang wajib mengamankan aset-aset negara.

“Terima kasih kepada bapak-bapak dari Satuan Brimob Polda Sumsel yang telah menyempatkan waktunya untuk dapat melatih kami karyawan PT. PLN (Persero) UIP3B Sumatera UPT Palembang, sehingga kami dapat menguji, mengevaluasi dan memahami kondisi darurat dan gangguan, sehingga PLN mampu melakukan mitigasi jika sewaktu-waktu terjadi kondisi terburuk”, katanya.

Yulianti/Red

sosialisasi, Umum

Bangun Soliditas Tanpa Kekerasan Dan Intoleransi, Universitas Islam Assyafi’iyah Gelar Seminar Nasional

tintahitam.news, Bekasi, Jawa Barat – Universitas Islam Assyafi’iyah menggelar Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Fakultas Agama Islam dengan mengusung tema “Bangun Semangat Kemerdekaan Eratkan Solidaritas Tanpa Kekerasan dan Intoleransi”, bertempat di Gedung Alawiyah lantai 8 Universitas Islam Assyafi’iyah Jalan Raya Jatiwaringin Kelurahan Jaticempaka Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi, hari Sabtu (13/8/2022).

Adapun kegiatan tersebut digelar dalam rangka memberikan gambaran dan kesadaran wawasan kebangsaan dan arti penting penyebaran intoleransi di berbagai kampus.

Dalam giat tersebut, turut hadir beberapa pembicara diantaranya Dr. Khairan M. Arif., MA., M.Ed (Dekan FAI UIA), HM Soffa Ihsan (Pengurus MUI Pusat dan Dosen Agama Isalam UI), Prof. Dr. Zaenal Arifin Hoesein, SH., MH (Mantan Panitera MK RI), dan Dr. Sutiono, AZ. M.Pd (Kaprodi FAI UIA) dengan dihadiri sejumlah peserta dan tamu undangan.

HM Soffa Ihsan (Pengurus MUI Pusat dan Dosen Agama Islam UI), dalam penyampaian materinya mengatakan bahwa, Saat ini negara mengalami kembalinya paham konservatif yang menyebarkan paham tertentu dan patut diwaspadai.

“Kita ketahui bahwa dikalangan dan lingkungan kampus kita telah mewarisi berbagai faham radikal dimana data dan hasil penelitian menunjukkan bahwa kaum intelek atau akademisi, banyak yg menjadi pelakunya”, ungkapnya.

Kampus dan radikalisme bukan lembaran baru. Seperti strategi idiologi lain, kelompok radikal tidak akan mengabaikan peran kaum terpelajar dan akademisi kampus untuk direkrut. Strategi ini dipandang jitu, maka berlaku teori domino, pegang yang otak dulu, maka yang otot akan tersodok, lanjut Soffa.

Sementara itu, Dr. Sutiono, AZ. M.Pd (Kaprodi FAI UIA), menekankan bahwa Moral sangat penting dalam mengawal kemerdekaan.

“Literasi muda harus mempunyai tujuan yang di capai, langkah, dan hasil harus mempunyai arah yang jelas. Dalam mencapai tujuan kemerdekaan harus terus meningkatkan solidaritas dan meninggalkan dunia kekerasan. Tujuan diskusi adalah menambah wawasan dan mampu bersaing dalam menuju masyarakat”, lanjutnya.

Paham radikalisme dengan berbaga bentuk propaganda dan doktrinasi di era milinia telah menyusup di kalangan akademisi.

Radikalisme menganggap dirinya sebagai ideologi alternatif yang hendak menggulingkan ideologi kekuasaan yang sedang mapan. Proses radikalisasi umumnya berlangsung dari tahap intoleransi, radikalisasi ideologi dan kemudian radikalisasi perilaku.

“Makna kemerdekaan adalah pantang menyerah dalam mempertahankan kemerdekaan, kesejahteraan terutama mahasiswa yang merupakan generasi penerus, untuk itu jangan takut berinovasi dalam membuat perubahan yang positif”, tegas Sutiono.

Yulianti/Red

sosialisasi, Umum

Kemensos RI Hadir Di Sekolah, Ajak Pelajar Lombok Timur Kampanyekan Stop Bullying

tintahitam.news, Lombok – Sebutan dari kata Bullying atau perundungan yakni perilaku agresif yang sering sekali terjadi dikalangan oleh seorang atau kelompok siswa pelajar yang memiliki kekuasaan terhadap siswa lain yang lebih lemah dengan tujuan menyakiti orang tersebut.

Seperti halnya yang dikampanyekan oleh para pelajar di Terara Lantang, Lombok Timur mengajak kampanyekan ‘Stop Bullying’. Dalam ajakan tersebut para pelajar menyuarakan yel-yelnya, “Saya berjanji tidak akan membully, Saya berjanji tidak akan mengejek. Saya berjanji tidak akan mendorong. Saya berjanji tidak akan memukul. Anak Indonesia hebat, hebat, hebat!”, seru para pelajar serentak penuh semangat di Terara, Lombok Timur, NTB, Jumat (29/07/2022).

Begitu kira-kira komitmen anti perundungan yang disuarakan secara lantang tidak kurang dari 367 siswa SDN 01 Terara saat tim Kementerian Sosial, melalui Sentra “Meohai” di Kendari, datang untuk memberikan edukasi dan mengajak para pelajar ini menghindari aksi perundungan melalui kampanye sosial “Stop Bullying”.

Di SDN 01 Terara saja, sejumlah siswa mengaku antusias lantaran diajak melakukan berbagai kegiatan menolak aksi perundungan dengan metode menyenangkan.

Vira (11) misalnya, salah satu pelajar kelas V ini, mengungkap kampanye sosial _Stop Bullying_ disampaikan dengan cara yang menarik. “Saya sangat senang sekali belajar dengan cara seperti ini, tidak membosankan”, ungkapnya usai mengikuti kampanye sosial.

Hal serupa dituturkan Asya Avara (12), pelajar kelas VI SD, yang memperlihatkan ketertarikannya sepanjang mengikuti kampanye sosial ini.

Menurutnya, pembelajaran seperti ini belum pernah didapatkannya selama belajar di sekolah. “Kami tidak pernah belajar seperti ini, jadi saya senang. Saya tidak berhenti memperhatikan, apalagi waktu drama”, ujar bocah berjilbab ini.

Dengan tegas, dia mengatakan mendukung untuk berperilaku baik kepada sesama anak. “Kita harus berbuat baik sama teman, tidak mengejek, memukul, tidak mendorong”, katanya tegas.

Kampanye sosial ini bermaksud untuk memberikan pemahaman kepada anak dengan cara yang mudah dipahami, sehingga harapan untuk menghentikan tindakan perundungan kepada sesama anak dapat tercapai.

Terkait metode penyampaian kampanye sosial yang mengusung tema _Stop Bullying_, Penyuluh Sosial Ahli Pertama dari Sentra “Meohai” di Kendari, Deny Irawan, menyebut pihaknya bersama tim mengemas kampanye sosial secara menarik dan parsitipatif.

“Rangkaian kampanye sosial ini kami kemas dengan kegiatan tidak monoton yang melibatkan anak-anak, seperti permainan, diskusi, dan sosiodrama”, terangnya.

Hal ini, dikatakan Deny, bertujuan memudahkan pelajar dalam memahami, serta memaknai konsep bullying dan dampaknya.

Edukasi ini diberikan kepada sebanyak 1.439 pelajar di tiga sekolah di Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur. Tiga sekolah itu antara lain SDN 01 Terara dengan 367 siswa, SMPN 01 Terara dengan 1.000 siswa, serta SMAN 01 Terara dengan 72 siswa.

Lebih lanjut, edukasi melalui kampanye sosial “Stop Bullying” merupakan bagian dari aksi ‘Peksos Goes to School’ (PGTS), mengingat aksi perundungan yang belakangan kerap terjadi sesama anak di beberapa daerah di Indonesia.

Adapun, PGTS, menjadi salah satu agenda yang dilakukan Kemensos dalam rangkaian Hari Anak Nasional (HAN) 2022, dengan menerjunkan para pekerja sosial ke sekolah-sekolah.

Seperti diketahui, Kemensos memperingati HAN 2022 dengan melakukan berbagai kegiatan sejak 23 Juli dan akan mencapai puncaknya pada 1 Agustus mendatang terpusat di Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur.

Berbagai kegiatan itu diantaranya penyerahan bantuan sosial kepada anak, meliputi perlengkapan sekolah, bantuan rumah layak anak, khitanan masal, pentas seni, permainan tradisional anak, dan lain sebagainya.

Meski acara dipusatkan di Pulau Lombok, namun anak-anak di sejumlah daerah di Indonesia, seperti Anak di Suku Anak Dalam Jambi; Anak di Suku Baduy, Banten; Anak di Suku Laut Pulau Bertam, Kepulauan Riau; Anak di Suku Asmat Papua; Anak di Kota Kecil Wini, Timur Tengah Utara; Anak di Pengungsian Majene, Sulawesi Barat, dan anak-anak di beberapa daerah lainnya, juga terlibat dan merasakan euforia kemeriahannya.

Sumber:
Humas Kementerian Sosial RI
Klik, follow & subscribe website & medsos kami👇🏻
Website : https://kemensos.go.id/
Facebook: Kementerian Sosial RI
IG: @kemensosri
Twitter: @kemensosri
TikTok: @kemensosri
Youtube: KemensosRI

Yulianti/Red

kamtibmas, kesehatan, PSBB, sosialisasi, TNI-POLRI, Umum

Brimob Sosialisasikan Instruksi Mendagri No.17 Tahun 2021 Kepada Masyarakat Kota Palembang

tintahitam.news, Palembang – Di tengah padatnya aktivitas masyarakat Kota Palembang khususnya di pasar tradisional pada pagi hari, personel Brimob tetap menjalankan tugas untuk menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif, Rabu (11/5/2022).

Kali ini personel Brimob dari Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel kembali melaksanakan patroli ke Pasar Talang Kelapa, Kota Palembang untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat tentang instruksi Menteri Dalam Negeri No. 17 Tahun 2021 tentang pembatasan aktivitas masyarakat pada level II di wilayah Kota Palembang.

Bripka Azalian bersama lima rekan lainnya memberikan himbauan kepada para pedagang dan masyarakat yang ada di Pasar untuk mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah agar dapat terhindar dari penyebaran Virus Covid-19.

“Pagi ini kami dari Batalyon A Pelopor melaksanakan patroli ke Pasar Talang Kelapa untuk mengingatkan masyarakat agar membatasi aktivitasnya dan mematuhi prokes yang telah ditetapkan oleh pemerintah”, ungkap Azalian.

Selain memberikan himbauan, personel Brimob juga memantau situasi keamanan di sekitar pasar dan menyampaikan kepada para pedagang dan masyarakat untuk melaporkan jika ada oknum atau kelompok yang berpotensi membuat situasi keamanan menjadi tidak kondusif.

“Kami juga menyampaikan kepada pedagang dan masyarakat untuk tidak ragu melapor jika ada oknum yang membuat situasi pasar menjadi tidak kondusif”, tegasnya.

Yulianti/Red

bulan ramadhan, sosialisasi, TNI-POLRI, Umum

Brimob Gelar Konsolidasi Di Mako Satbrimob Polda Sumatera Selatan

tintahitam.news, Sumatera Selatan – Satuan Brimob Polda Sumsel menggelar acara konsolidasi bertempat di Masjid Bhakti II, Bukit Besar, Jl. Srijaya Negara, Kota Palembang, Jumat (22/4/2022).

Kegiatan yang diikuti kurang lebih sebanyak 500 perwakilan personel jajaran Brimob Sumsel itu dihadiri langsung oleh Kombes Pol. Donyar Kusumadji, S.I.K. selaku Komandan satuan.

Dalam sambutannya Dansat Brimob menyampaikan jika kegiatan konsolidasi ini memiliki makna yang dalam, yaitu guna menjalin silaturahmi, kebersamaan, saling koordinasi maupun saling komunikasi.

“Selamat menjalankan ibadah puasa bagi rekan-rekan semuanya, semoga apa yang rekan-rekan kerjakan khususnya dalam melaksanakan tugas demi bangsa dan negara menjadi amal ibadah untuk rekan-rekan semuanya”, Ujar Kombes Donyar.

Sebelum memulai acara Konsolidasi, terlebih dahulu Bhayangkari Brimob Sumsel menggelar acara Ngabuburit Bersama Remaja Brimob Club yang juga dilaksanakan di Masjid Bhakti II Mako Satbrimob Polda Sumsel.

Dalam kegiatan itu turut dihadiri oleh penceramah Kak Bebe (Ustad Boneka) dan juga pertunjukan badut untuk menghibur para remaja Brimob Club.

Yulianti/Red

kamtibmas, sosialisasi, TNI-POLRI, Umum

Brimob Sosialisasikan Instruksi Mendagri No.17 Tahun 2021Kepada Masyarakat Kota Palembang

tintahitam.news, Palembang – Di tengah padatnya aktivitas masyarakat Kota Palembang khususnya di pasar tradisional pada pagi hari, personel Brimob tetap menjalankan tugas untuk menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif, Selasa (19/4/2022).

Kali ini personel Brimob dari Batalyon A Pelopor Satbrimob Polda Sumsel kembali melaksanakan patroli ke Pasar Alang-Alang Lebar KM. 12 dan Pasar Kebun Bunga. Kegiatan ini dalam rangka sosialisasi instruksi Menteri Dalam Negeri No. 17 Tahun 2021 tentang pembatasan aktivitas masyarakat pada level II di wilayah Kota Palembang.

Bripka Noprian, S.H. bersama lima rekan lainnya memberikan himbauan kepada para pedagang dan masyarakat yang ada di Pasar untuk mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah agar dapat terhindar dari penyebaran Virus Covid-19.

“Pagi ini kami dari Batalyon A Pelopor melaksanakan patroli ke Pasar Alang-Alang Lebar yang berada di KM. 12 dan Pasar Kebun Bunga, Kota Palembang, untuk mengingatkan masyarakat agar membatasi aktivitasnya dan mematuhi prokes yang telah ditetapkan oleh pemerintah”, ungkap Noprian.

Selain memberikan himbauan, personel Brimob juga memantau situasi keamanan di sekitar pasar dan menyampaikan kepada para pedagang dan masyarakat untuk melaporkan jika ada oknum atau kelompok yang berpotensi membuat situasi keamanan menjadi tidak kondusif.

“Kami juga menyampaikan kepada pedagang dan masyarakat untuk tidak ragu melapor jika ada oknum yang membuat situasi pasar menjadi tidak kondusif”, tegasnya.

Yulianti/Red

sosialisasi, Umum

Dukung Program Pemerintah, Brimob Bengkulu Konsisten Melayani Vaksinasi Untuk Masyarakat

tintahitam.news, Bengkulu – Satuan Brimob Polda Bengkulu yang mana dalam hal ini bertanggung jawab atas Klinik Bhayangkara Medika 4 Polda Bengkulu terus konsisten mendukung program pemerintah dalam menyukseskan pemberian vaksinasi kepada masyarakat.

Satuan Brimob Polda Bengkulu sendiri hingga Saat ini telah mencapai ribuan lebih masyarakat yang telah menerima vaksin baik vaksin tahap pertama maupun tahap kedua.

Ipda Sukarjo selaku perwira pengawas Klinik Bhayangkara Medika 4 menjelaskan bahwa Klinik kita terus terbuka untuk masyarakat yang ingin melaksanakan vaksinasi baik tahap pertama maupun ke dua dan juga terus mengingatkan kepada masyarakat agar dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi tetap menjaga protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan tetap memakai masker.

Disisi lain, Komandan Satuan Brimob Polda Bengkulu Kombes Pol Susandi,S.I.K menegaskan, bahwa kita harus terus berkomitmen mendukung pemerintah dalam percepatan penanganan covid-19 yang mana kita ketahui update terbaru data masyarakat Provinsi Bengkulu yang terpapar covid-19 sudah mencapai 200 hingga 400 dalam perharinya, maka dari itu mari kita bersama-sama terus memberikan edukasi tentang program pemerintah kepada masyarakat dan juga pentingnya vaksinasi. (Yulianti)

sosialisasi, Umum

Pangdam XVIII/Kasuari : Garda Terdepan Kita Sekarang Adalah Tenaga Kesehatan

tintahitam.news, Papua – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han). mengatakan, saat ini garda terdepan adalah para tenaga kesehatan, karena tugas mereka melayani pasien yang terkena Covid-19 di rumah sakit selain itu juga melayani masyarakat untuk divaksin.

Hal tersebut diungkapkan Pangdam saat meninjau langsung pelaksanaan serbuan vaksinasi yang dilaksanakan oleh Kodam XVIII/Kasuari kepada masyarakat, di Pasar Wosi, Manokwari, Papua Barat, Minggu (1/8/2021).

“Jadi Garda terdepan kita adalah mereka-mereka ini, karena mereka berjibaku dan sekarang yang bergerak cepat”, ungkapnya.

Pangdam berterima kasih kepada warga yang hadir melaksanakan vaksinasi karena menurutnya ini merupakan program Pemerintah dalam rangka untuk menekan pandemi Covid-19. Selain itu vaksin merupakan senjata yang paling utama dalam memerangi virus tersebut.

“Saya berterima kasih karena tadinya Papua Barat ada dua status yang mendapatkan PPKM Darurat dan level 4 karena banyaknya yang meninggal dan Rumah Sakit penuh. Saat ini sudah turun menjadi level 3. Sekarang ini semua stake holder bekerja keras untuk menangani pandemi Covid-19 ini”, ujarnya.

Lebih lanjut ia mengatakan persentase vaksinasi di Papua Barat saat ini masih sedikit yakni baru 28 persen dari jumlah yang ingin dicapai yaitu 70 persen.

“Kenapa kita harus vaksin agar tubuh ini kebal terhadap virus, untuk itu sekali lagi Bapak Ibu sekalian ayo ajak saudara-saudara kita yang belum melaksanakan vaksin agar segera vaksin”, seru Pangdam.

“Saya relawan pertama yang vaksin di Papua Barat ini, puji Tuhan sampai sekarang saya masih sehat, untuk itu jangan takut untuk divaksin dan sampaikan saudara-saudara kita semuanya yang umur 12 tahun sudah boleh vaksin”, imbau Pangdam.

Ia juga menambahkan diharapkan pencapaian vaksinasi di Papua Barat bisa mencapai 1.000 sampai 2.000 orang. Ikut hadir dalam kegiatan para Asisten dan Kabalakdam XVIII/Kasuari serta Dandim 1801/Manokwari.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

sosialisasi, Umum

Pelayanan Kesehatan Door To Door, Satgas Yonif 512/QY Pergencar Imbauan Patuhi Prokes

tintahitam.news, Papua – Pembatasan aktivitas masyarakat selama masa pandemi Covid-19 membuat Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY berinisiatif untuk memberikan pelayanan kesehatan dengan cara mendatangi warga binaan dari rumah ke rumah di wilayah Distrik Mannem hingga Distrik Yaffi Kabupaten Keerom Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat dalam keterangan tertulisnya di Pos Kotis Distrik Mannem, Minggu (1/8/2021).

Dansatgas menuturkan bahwa pelayanan kesehatan tersebut dilakukan untuk membantu tenaga kesehatan di wilayah setempat sambil memberikan imbauan kepada masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan untuk melindungi diri dari virus Covid-19.

“Kami Satgas Yonif Mekanis 512 selalu berupaya untuk memberikan pelayanan kesehatan semaksimal mungkin terhadap masyarakat, tak lupa kami juga mengajak masyarakat agar selalu menggunakan masker apabila keluar rumah, guna memutus rantai virus Covid-19”, tutur Dansatgas.

Dijelaskan, sasaran dari pelayanan kesehatan diutamakan rumah-rumah yang memiliki anak kecil dan warga yang berumur diatas 60 tahun, ini dilakukan karena rata-rata warga yang berumur diatas 60 tahun memiliki riwayat penyakit yang perlu dilakukan pemeriksaan dan perawatan secara berkala.

Masyarakat menyambut dengan baik dan merasa terbantu dengan adanya kegiatan pelayanan kesehatan dari anggota Pos Satgas Yonif Mekanis 512/QY, informasi tersebut diperoleh dari para Danpos yang turut serta ketika memberikan pelayanan kesehatan.

“Alhamdulillah, saya dapat laporan dari para Danpos bahwa masyarakat menyambut dengan baik kegiatan pelayanan kesehatan yang dilakukan dari rumah ke rumah, masyarakat merasa terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan tersebut”, pungkas Dansatgas.

Pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan imbauan untuk mematuhi Protokol Kesehatan akan terus dilakukan karena kegiatan tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan diseluruh jajaran Pos Satgas Yonif Mekanis 512/QY.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

sosialisasi, Umum

Bersama Unsur Terkait, Personil Brimob Poldasu Bagikan Masker Kepada Masyarakat

tintahitam.news, Medan – Personil Kompi 2 Batalyon A Pelopor Sat Brimob Polda Sumut dipimpin Aiptu Renius Zega, S.H. melaksanakan Ops Yustisi dalam rangka PPKM Level 4 di Kota Medan, Minggu (1/8/21).

Bersama dengan unsur terkait, personil gabungan memberikan himbauan dan juga bagikan masker kepada masyarakat.

Adapun lokasi ops yustisi bertempat di seputaran Jalan SM. Raja Medan. Sebelumnya, personil gabungan melaksanakan Apel Konsolidasi pembagian tugas dipimpin Pawas Polsek Patumbak Panit 2 Reskrim Ipda Darman Lumban Raja, SH.

“Himbauan demi himbauan terus diberikan oleh petugas di lapangan guna memberikan informasi serta edukasi terkait Protokol Kesehatan”, ujar Aiptu Renius Zega.

Sasaran pembagian masker ini meliputi para driver ojol dan driver di seputaran terminal Amplas dan dibawah Fly Over Amplas Medan.

Personil gabungan mengimbau agar masyarakat lebih ketat dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan guna terhindar dari virus corona.

“Bersama kita lawan dan cegah penyebaran Covid-19 dengan 5M dan salah satunya penggunaan masker pada saat beraktifitas di luar rumah”, tutupnya.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya