sosialisasi, Umum

Pelayanan Kesehatan Door To Door, Satgas Yonif 512/QY Pergencar Imbauan Patuhi Prokes

tintahitam.news, Papua – Pembatasan aktivitas masyarakat selama masa pandemi Covid-19 membuat Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY berinisiatif untuk memberikan pelayanan kesehatan dengan cara mendatangi warga binaan dari rumah ke rumah di wilayah Distrik Mannem hingga Distrik Yaffi Kabupaten Keerom Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat dalam keterangan tertulisnya di Pos Kotis Distrik Mannem, Minggu (1/8/2021).

Dansatgas menuturkan bahwa pelayanan kesehatan tersebut dilakukan untuk membantu tenaga kesehatan di wilayah setempat sambil memberikan imbauan kepada masyarakat agar menerapkan protokol kesehatan untuk melindungi diri dari virus Covid-19.

“Kami Satgas Yonif Mekanis 512 selalu berupaya untuk memberikan pelayanan kesehatan semaksimal mungkin terhadap masyarakat, tak lupa kami juga mengajak masyarakat agar selalu menggunakan masker apabila keluar rumah, guna memutus rantai virus Covid-19”, tutur Dansatgas.

Dijelaskan, sasaran dari pelayanan kesehatan diutamakan rumah-rumah yang memiliki anak kecil dan warga yang berumur diatas 60 tahun, ini dilakukan karena rata-rata warga yang berumur diatas 60 tahun memiliki riwayat penyakit yang perlu dilakukan pemeriksaan dan perawatan secara berkala.

Masyarakat menyambut dengan baik dan merasa terbantu dengan adanya kegiatan pelayanan kesehatan dari anggota Pos Satgas Yonif Mekanis 512/QY, informasi tersebut diperoleh dari para Danpos yang turut serta ketika memberikan pelayanan kesehatan.

“Alhamdulillah, saya dapat laporan dari para Danpos bahwa masyarakat menyambut dengan baik kegiatan pelayanan kesehatan yang dilakukan dari rumah ke rumah, masyarakat merasa terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan tersebut”, pungkas Dansatgas.

Pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan imbauan untuk mematuhi Protokol Kesehatan akan terus dilakukan karena kegiatan tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan diseluruh jajaran Pos Satgas Yonif Mekanis 512/QY.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Nasional, Umum

Sosialisasikan Prokes Melalui Anjangsana, Satgas Yonif 512/QY Gali Potensi Wilayah Di Ujung Timur Indonesia

tintahitam.news, Papua – Anjangsana merupakan salah satu metode kegiatan teritorial yang dapat menciptakan suasana harmonis antara TNI dengan masyarakat, melalui anjangsana akan diperoleh data tentang situasi dan kondisi wilayah baik dari segi geografi, demografi maupun kondisi sosial masyarakat.

Melalui anjangsana Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY selain menyosialisasikan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid -19, juga menggali potensi wilayah yang ada di perbatasan Papua agar dapat dikembangkan kedepannya.

Seperti yang dilakukan oleh Pos Kalipay meninjau pembuatan kerajinan tangan berupa tas Noken yang terbuat dari bahan dasar kulit kayu putih di Kampung Pund, Distrik Waris, Kabupaten Keerom.

Penggalian potensi wilayah yang dilakukan oleh Pos Kalipay ini ditujukan kepada kerajinan tangan yang dibuat oleh masyarakat agar dapat dikembangkan secara lebih lanjut dan dipasarkan dengan cara yang tepat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/7/2021), menjelaskan bahwa selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, penggalian potensi wilayah juga salah satu prioritas Satgas Yonif Mekanis 512/QY.

“Ini merupakan salah satu prioritas yang kami lakukan untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Papua, khususnya yang berada di wilayah perbatasan”, tuturnya.

“Tujuannya agar pemasaran dari kerajinan tangan tas Noken dapat tepat sasaran dan harganya meningkat, karena selama ini kerajinan tas Noken dijadikan sebagai mata pencaharian masyarakat dengan memanfaatkan waktu di tengah pandemi Covid – 19”, terang Letkol Inf Taufik Hidayat.

Untuk diketahui, pembuatan tas rajut Noken bisa dilakukan dengan dua bahan yaitu dengan bahan benang nylon dan bahan kulit kayu, anggota Pos Kalipay memberikan arahan kepada masyarakat agar harga penjulanan tas Noken di sesuaikan dengan bahan dasar dan tingkat kesulitan proses pembuatannya.

Dengan demikian masyarakat akan lebih paham cara pemasaran dan memperoleh hasil penjualan yang sebanding dengan tingkat kesulitan proses pembuatan kerajinan tangan tas Noken.

Sementara itu, Norce (53) salah satu pembuat kerajinan tangan tas Noken mengungkapkan bahwa proses pembuatan tas Noken dari bahan kulit kayu lebih sulit karena melalui proses yang panjang mulai dari pemotongan kulit kayu, pembersihan kotoran, perendaman selama satu malam dan penjemuran hingga kering.

Norce menambahkan setelah bahan kulit kayu siap untuk diolah, dalam proses pengerjaannya juga dibutuhkan kesabaran dan ketelitian, agar hasil rajutan bagus dan laku untuk dijual.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Nasional, Umum

Tingkatkan Hasil Panen, TNI Gelar Penyuluhan Pertanian di Daerah Perbatasan RI-PNG

tintahitam.news, Jakarta – Meningkatkan hasil panen para petani di wilayah perbatasan, personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Yabanda memberikan penyuluhan pertanian kepada Kelompok Tani kampung Yabanda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom.

Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Letkol Inf Taufik Hidayat dalam keterangan tertulisnya di Pos Kotis Distrik Mannem, Jumat (23/7/2021).

“Berbekal pengetahuan yang diperoleh pada saat melaksanakan pembekalan tugas melalui Dinas Pertanian Kota Malang, Pos Yabanda yang dipimpin Danpos Letda inf Hendri berbagi wawasan yang dimiliki tentang bercocok tanam yang baik dan benar”, pungkas Dansatgas.

“Pos Yabanda juga berbagi ilmu dan tehnik praktis bercocok tanam saat kegiatan penyuluhan tersebut, diantaranya cara menentukan bibit, kapan waktu memupuk yang baik, menyiram serta membersihkan tanaman dari hama yang ada dengan harapan dapat ditiru dan akan meningkatkan hasil panennya”, tutup Dansatgas.

Danpos Yabanda Letda Inf Hendri berujar bahwa dalam dunia pertanian di Indonesia sudah tidak asing lagi istilah “Penyuluhan Pertanian”, dimana penyuluhan pertanian itu sendiri sangat penting untuk meningkatkan produksi para petani, minimnya pengetahuan tentang pertanian membuat hasil panen yang diperoleh belum maksimal.

Banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh para petani, dengan berbekal ilmu pengetahuan yang dimiliki, Danpos menjawab dengan menjelaskan sedetail mungkin sehingga para petani dapat menerima dengan baik.

Warga Kampung Yabanda sangat berterima kasih atas penyuluhan pertanian yang telah diberikan, Jhon Sauri (50) dirinya menggungkapkan bahwa ilmu yang diberikan sangat bermanfaat.

“Kami sangat senang dan berterima kasih atas ilmu yang telah diberikan, dengan adanya kegiatan ini kami jadi lebih tahu tentang tata cara bertani serta perawatan tanaman yang benar”, ungkap Jhon Sauri.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Nasional, sosialisasi

Datangi Pemukiman Penduduk, Satgas Yonif 512/QY Bantu Ajarkan Warga Merawat PLTS

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Kampung Ampas Distrik Waris Kabupaten Keerom

Jakarta, tintahitam.news – Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY mengunjungi masyarakat di Kampung Ampas Distrik Waris Kabupaten Keerom.

Kedatangan mereka yaitu untuk mengajarkan teknik perawatan mesin Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang ada di Kampung Ampas Distrik Waris Kabupaten Keerom agar dapat difungsikan dengan baik.

Hal ini di ungkapkan oleh Dansatgas Yonif Mekanis 512/QY Letkol Inf Taufik Hidayat dalam rilis tertulisnya, Selasa (23/3/2021).

“Saya menekankan kepada seluruh anggota agar menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat yang ada di masing-masing pos sehingga kita dapat membantu kendala yang ada”, ucap Letkol Inf Taufik Hidayat.

“Kami akan selalu berupaya semaksimal mungkin untuk membantu masyarakat seperti yang dilakukan oleh anggota dari Pos Waris dengan mengunjungi masyarakat untuk memberitahu cara dan tekhnik perawatan mesin PLTS sehingga dapat di fungsikan dengan baik”,tegasnya.

Foto Mathias Hip (tengah)

Mathias Hip (63) yang didatangi oleh anggota dari Pos Waris berterima kasih karena telah di ajarkan cara perawatan mesin PLTS yang ada di kampung Banda.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Danpos dan anggota TNI Pos Ampas karena sudah ajarkan kami cara perawatan mesin PLTS”, ucap Mathias Hip.

“Sebelumya kami tidak tahu sama sekali cara mengecek kondisi mesin PLTS, setelah Danpos datang kami jadi tahu sedikit-sedikit. Nanti kami akan belajar lagi kepada anggota Pos yang mengerti mesin”, tutup Mathias Hip.

Wartawati: Yulianti
Editor : Denny Arya