tintahitam.news, Kalbar – Anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY mengajarkan membaca Al – Quran kepada anak-anak muslim Desa Muakan Petinggi Kecamatan Ketungau Hulu Kabupaten Sintang Kalimantan Barat.
Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY Letkol Inf Andri Suratman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/8/2021).
Dijelaskannya, salah seorang personel Satgas Prada Wally menjadi guru mengaji di Musholla Al-Mujahidin yakni membaca Alquran dan iqra bagi anak-anak warga yang beragama muslim di Kampung Muakan Petinggi, karena minimnya Gmguru mengaji di kampung tersebut.
“Meskipun hanya ada beberapa anak tidak mengurangi semangat personel Satgas untuk mengajarkan kepada anak-anak baca Al – Quran”, ucapnya.
Salah seorang pengurus Musholla, Joko (52) mengatakan, pihaknya sangat terbantu dengan keberadaan personel TNI yang mengajarkan mengaji bagi anak-anak di Kampungnya.
“Kami sangat terbantukan atas bantuan dari bapak-bapak Satgas yang telah memberikan ilmunya kepada anak-anak kami, harapan nya bisa membaca Alquran berkat bantuan Bapak Satgas”, ujar Joko.
Kegiatan ini dipimpin Serka Eko dan satu rekannya, merupakan bentuk pembinaan teritorial kepada warga hingga menjadi guru mengaji yang tidak jauh dari sekitar Pos Muakan SSK IV dalam kegiatan ini selalu mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Yulianti)
tintahitam.news, Sumut – Sebanyak 250 paket sembako dibagikan prajurit TNI AD dan US Army yang tergabung dalam Latihan Bersama Garuda Airborne kepada masyarakat Dusun Pulau Sipin, Desa Tanjung Kemala Barat, Kecamatan Martapura, Kabupaten Oku Timur, Sumatera Selatan. Rabu (4/8/2021).
Ratusan paket sembako ini diberikan secara simbolis kepada sepuluh orang perwakilan masyarakat Dusun Talang Sipin, yang rumahnya dijadikan sasaran dalam Latihan Bersama tersebut.
“Pembagian sembako ini merupakan rangkaian kegiatan Bakti Sosial (Baksos) TNI Angkatan Darat dalam rangka Latihan Bersama Garuda Shield-15 tahun 2021″, ujar Kolonel Inf Hery Suprapto, Pabanter Kodiklatad selaku penanggung jawab pembagian sembako tersebut.
Subini (75) salah satu warga Dusun Talang Sipin yang menerima paket sembako tersebut, mengaku senang dan menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian serta kepedulian TNI AD kepada dirinya dan warga dusun lainnya.
Selain pembagian sembako, sebelumnya TNI AD telah menggelar baksos berupa pembangunan Masjid Al Muhajirin, bedah rumah, pembuatan sumur bor , pengerasan jalan sepanjang 6 km dan pembuatan dua jembatan masing masing panjang 6 M. (Yulianti)
tintahitam.news, Sulteng – Kegiatan Latihan dan Pembinaan Bintara Remaja Satbrimobda Sulteng Tahun 2021 resmi ditutup. Upacara Penutupan Latihan dan Pembinaan Bintara Remaja Satbrimobda Sulteng Tahun 2021 tersebut digelar di Mako Batalyon A Pelopor, Rabu (04/08/2021).
Sejumlah 193 personil Bintara remaja sebagai peserta latihan mengikuti Upacara yang dipimpin langsung Dansat Brimob Polda Sulteng Kombes Pol Joko Sulistio, S.I.K, M.H. selaku Inspektur Upacara.
Dalam amanatnya, Dansat Brimob menyampaikan bahwa pelatihan yang digelar dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut bertujuan untuk memelihara kapabilitas dan kapasitas personil dalam menghadapi segala bentuk tantangan tugas.
“Terutama dalam menanamkan konsep Polri yang Presisi pada para Bintara Remaja serta tindak lanjut pembentukan postur Brimob yang ideal sesuai konsep korps Brimob Polri”, Terang Dansat.
“Negara hadir, negara tidak boleh kalah”,Tegasnya.
Selama kurun waktu satu bulan masa pelatihan, para Bintara Brimob baru tersebut digembleng dengan kemampuan khas Brimob, dengan harapan akan memiliki mental dan fisik yang tangguh serta disiplin, sekaligus humanis guna menjaga nama besar dan mengemban misi mulia sebagai anggota Bhayangkara.
Sebagai simbol kebanggaan terhadap kesatuan dan ucapan syukur, para Bintara remaja sempat menampilkan kemampuan yel-yel yang mendapat sambutan riuh dari Dansat Brimob beserta jajarannya. (Yulianti)
tintahitam.news, Jakarta – Dalam rangka menyambut HUT RI ke-76 dan mendukung program pemerintah agar mempercepat vaksinasi gratis covid-19, Polsek Tebet dan Kelurahan Bukit Duri Kecamatan Tebet Jakarta Selatan mengadakan Vaksinasi Merdeka Polri Presisi, Selasa (03/08/2021).
Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Drs Hendro Pandowo beserta rombongan di dampingi oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes. Pol. Azis Andriansyah,SH.,SIK.,M.Hum yang disambut baik oleh Kapolsek Tebet Kompol A. Alexander Yuriko Hadi S.H.,S.IK.,M.M.,M.SI.,M.H dan Wakapolsek Tebet AKP Irwan Setyawan dan Lurah Bukit Duri Achmad Syarief beserta anggota Polsek Tebet.
Tidak hanya mengunjungi vaksin merdeka saja, Wakapolda juga menyapa para peserta vaksinasi yang berada di sekitar halaman dan memberi himbauan kepada warga masyarakat agar mengajak saudara dan kerabatnya untuk segera vaksin agar dapat cepat memutus mata rantai covid-19.
“Mari kita bersama-sama melaksanakan vaksin untuk mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai covid-19″, ujar Wakapolda. (Yulianti)
tintahitam.news, Bengkulu – Satuan Brimob Polda Bengkulu yang mana dalam hal ini bertanggung jawab atas Klinik Bhayangkara Medika 4 Polda Bengkulu terus konsisten mendukung program pemerintah dalam menyukseskan pemberian vaksinasi kepada masyarakat.
Satuan Brimob Polda Bengkulu sendiri hingga Saat ini telah mencapai ribuan lebih masyarakat yang telah menerima vaksin baik vaksin tahap pertama maupun tahap kedua.
Ipda Sukarjo selaku perwira pengawas Klinik Bhayangkara Medika 4 menjelaskan bahwa Klinik kita terus terbuka untuk masyarakat yang ingin melaksanakan vaksinasi baik tahap pertama maupun ke dua dan juga terus mengingatkan kepada masyarakat agar dalam melaksanakan kegiatan vaksinasi tetap menjaga protokol kesehatan dengan menjaga jarak dan tetap memakai masker.
Disisi lain, Komandan Satuan Brimob Polda Bengkulu Kombes Pol Susandi,S.I.K menegaskan, bahwa kita harus terus berkomitmen mendukung pemerintah dalam percepatan penanganan covid-19 yang mana kita ketahui update terbaru data masyarakat Provinsi Bengkulu yang terpapar covid-19 sudah mencapai 200 hingga 400 dalam perharinya, maka dari itu mari kita bersama-sama terus memberikan edukasi tentang program pemerintah kepada masyarakat dan juga pentingnya vaksinasi. (Yulianti)
tintahitam.news, Medan – Satuan Brimob Polda Sumut lakukan pengamanan kunjungan kerja Wakapolri Komjen Pol. Dr. Gatot Eddy Pramono, M.Si. di GOR Serbaguna Pemprovsu Jalan Williem Iskandar Pancing, Selasa(3/8/21).
Kunjungan Wakapolri ini dalam rangka pengecekan Gebyar Vaksin Presisi dan juga memberikan bantuan sosial kepada masyarakat Sumatera Utara.
Orang nomor 2 di Institusi Kepolisian tersebut tiba di GOR Serbaguna pada pukul 10.30 Wib didampingi Kapolda Sumut Irjen Pol Drs. RZ Panca Putra, M.Si., Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanudin, Wakil Gubernur Sumatra Utara Musa Rajeck Shah dan PJU Polda Sumut.
Dansat Brimob Polda Sumut Kombes Pol Suheru, S.I.K.,M.H., melalui Kabag Ops Kompol Heriyono menjelaskan personil sudah kita ploting di tempat tempat yang akan dikunjungi oleh bapak Wakapolri.
“Dari pagi sudah dilakukan sterilisasi oleh personil Jibom dan kita siapkan juga untuk personil Escape dari Detasemen Gegana”, jelasnya.
Mulai dari Bandara, Lingkungan VIII Menteng, GOR Serbaguna dan Hotel Soechi personil Brimob kita siagakan guna pengamanan kegaiatan hari ini.
Kompol Heriyono menambahkan, Selain lakukan pengamanan personil Brimob Polda Sumut juga diturunkan sebagai vaksinator guna membantu tenaga medis.
“Kita juga menurunkan personil Kesjas Brimob Sumut sebagai Vaksinator dalam kegiatan Gebyar Vaksin Presisi di GOR Serbaguna Pemprovsu sebagai percepatan dalam pelaksanaan vaksin”, pungkasnya. (Yulianti)
tintahitam.news, Jakarta – Kodam XVIII/Kasuari menerima bantuan Alat Kesehatan (Alkes) yang merupakan wujud perhatian Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto kepada masyarakat Papua Barat.
Bantuan diterima langsung Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han)., bersama Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Papua Barat, Mohamad Lakotani, S.H., M.Si., Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Dr. Tornagogo Sihombing, S.I.K.,M.Si., di Bandara Rendani, Manokwari, Papua Barat, Selasa (3/8/2021).
Bantuan tersebut berupa 50 Tabung Oksigen, 50 Oksigen konsentrator, 150.000 masker medis, 1.000 APD, 1000 sarung tangan medis, 20.000 Rapid Ag dan 3 box Regulator O2 yang diangkut menggunakan pesawat Boeing 737 AI-7304 TNI Angkatan Udara.
“Selama ini beliau memonitor terus perkembangan Covid-19 yang ada di Papua Barat, khususnya saat kita kekurangan oksigen dan tabung oksigen kemudian juga kekurangan masker, APD (Alat Pelindung Diri) dan lain sebagainya”, ujar Pangdam.
Pangdam mengatakan bantuan akan diserahkan langsung ke Pemerintah Provinsi Papua Barat.
“Mudah-mudahan ini bermanfaat dan kita berterima kasih atas bantuan ini sehingga bisa menekan penyebaran virus Covid-19 serta bisa menekan angka kematian masyarakat di Provinsi Papua Barat karena Covid-19″, ujarnya.
Sementara itu, Wagub mengucapkan terima kasih dan rasa hormat kepada Panglima TNI atas perhatian dan niat yang tulus untuk memberikan bantuan kepada masyarakat dan Pemerintah Papua Barat dalam menghadapi pandemi Covid-19.
“Kita tahu bahwa, salah satu penyebab angka kematian yang tinggi karena kekurangan tabung oksigen di beberapa tempat. Oleh karena itu kemudian Panglima TNI memberikan bantuan ini”, imbuh Wagub.
“Dengan begini tentu kita harapkan angka kematian bisa kita tekan, tentunya bantuan ini tidak hanya untuk di Manokwari saja tetapi akan kita salurkan juga kepada Kabupaten lain, secara teknis nanti akan diurus oleh Dinas Kesehatan”, ujar Wagub.
Penyerahan bantuan tersebut turut disaksikan oleh Kadinkes Provinsi Papua Barat, Ketua pelaksana Gugus Tugas Covid-19 Papua Barat serta Direktur Rumah Sakit Provinsi Papua Barat di Bandara Rendani Manokwari, Papua Barat. (Yulianti)
tintahitam.news, Kalbar – Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY menerima kunjungan tim dari Pembinaan Satuan Teritorial Staf Direktur Pendidikan dan Latihan (Binsatter Sdirdiklat) Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) di Pos Kotis Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu Kalimantan Barat.
Dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/8/2021), Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Letkol Inf Andri Suratman menjelaskan, kedatangan tim Binsatter Sdirdiklat Pusterad dalam rangka melaksanakan kegiatan program kerja Pusterad bidang teritorial sekaligus evaluasi kinerja yang telah dilaksanakan oleh Satgas Pamtas yang telah berjalan selama dua bulan.
“Kegiatan ini merupakan kunjungan kerja dari Pusterad untuk mengetahui sejauh mana pelaksanaan Binter yang telah dilakukan Satgas Yonif 144/JY dan sudah berjalan dengan baik”, terangnya.
Lebih lanjut diungkapkan, walaupun dalam masa pandemi Covid -19, para personel Satgas Pamtas Yonif 144/JY tetap melaksanakan tugasnya sebagai satuan tugas pengamanan perbatasan dan terus mengimbau warga untuk selalu mematuhi prokes.
“Dalam setiap kegiatan, kami selalu tekankan kepada semua anggota untuk mematuhi prokes, begitu juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran Covid-19”, ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua tim dari Pusterad Letkol Inf Prasetyo DTS, M.Si, mengatakan, kehadiran dan peran Satgas Pamtas 144/JY sangat diterima serta dirasakan oleh masyarakat di sini”, tuturnya.
Kegiatan ini mulai dari mengunjungi Pos Kotis, Pos Mentari, Pos Keladan dan berakhir sampai Pos Kapar.
Selama kegiatan berlangsung tetap mematuhi protokol kesehatan. (Yulianti)
tintahitam.news, Tapanuli – Ritasi Gea (6) lahir dari pasangan suami isteri, Tengeni Gea (51) dan Dila Waruwu (50). Mereka merupakan warga Dusun VII Pulau Mursala Desa Tapian Nauli I, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).
Semenjak lahir, Ritasi Gea yang merupakan anak bungsu dari 5 bersaudara, sudah menderita bibir sumbing. Namun akibat kondisi kedua orangtuanya yang hanya hidup pas-pasan dan hanya bergantung dari penghasilan sang ayah yang berprofesi sebagai nelayan kecil, sulit untuk bisa mendapat operasi. Terlebih ibu Ritasi hanyalah seorang ibu rumah tangga.
Kondisi Ritasi ini akhirnya dilakukan pembiaran, tanpa apapun bisa diperbuat kedua orang tuanya. Bibir sumbing yang dibawa sejak lahir hingga usia Ritasi mencapai usia sekolah 6 tahun.
Pulau Mursala yang merupakan tempat tinggal Keluarga Ritasi merupakan pulau terluar dari Kabupaten Tapteng. Pulau ini terletak di sebelah Barat Daya Kota Sibolga. Untuk bisa keluar dari pulau ini, hanya bisa melalui jalur laut yakni, dengan menggunakan speed boat dengan waktu tempuh sekira 2 jam.
Kondisi bocah wanita ini sampai ke telinga Serma Rahim Panggabean dan Sertu Alfon RH Manurung. selaku Babinsa Pulau Mursala, Kedua Bintara Satuan Kodim 0211/TT pun segera menyambangi kediaman keluarga Tengeni Gea. Kedua orangtua Ritasi Gea menceritakan nasib yang dialami putrinya dan kehidupan keluarganya.
“Saya hanyalah nelayan kecil, mencari ikan untuk dijual demi makan kami sehari-hari. Isteri saya juga terkadang membantu saya mencari ikan. Tapi, ia juga harus mengurus rumah tangga dan 5 anak di rumah”, ungkap Tengeni Gea memulai kisahnya.
Kedua Pasutri itu sangat berkeinginan, putri bungsu mereka, Ritasi, agar bisa dioperasi dan terlepas dari cacat lahirnya. Namun, masalah biaya menjadi sandungan bagi keluarga mereka yang jauh dari kehidupan mapan.
Tengeni Gea yang hanya mengecap bangku Sekolah Dasar, bahkan tidak begitu paham perihal pengurusan administrasi Kependudukan, apalagi perihal BPJS Kesehatan. Sebab, jika mengurus BPJS Kesehatan, ia sudah pasti tidak bekerja dan memakan biaya yang cukup mahal baginya untuk membayar transportasi speed boat menuju ke Kota Sibolga.
“Kartu Keluarga yang dimiliki Pak Tengeni Gea, masih yang lama, yakni Kartu Keluarga dengan kertas karton dan ketikan manual. KTP mereka juga belum elektronik dan anaknya belum memiliki Akte Kelahiran. BPJS Kesehatan, mereka pun tidak terdaftar”, terang Serma Rahim Panggabean didampingi Sertu Alfon RH Manurung.
Kedua Babinsa Kodim 0211/TT itu sangat prihatin melihat kondisi warga binaannya itu. Mereka pun berupaya semaksimal mungkin berbuat untuk membantu. Serma Rahim Panggabean dan Sertu Alfon RH Manurung bolak-balik menuju Kota Sibolga- Pulau Mursala, selanjutnya menuju ke Pandan, Pusat Ibukota Kabupaten Tapanuli Tengah.
Mereka terlebih dahulu mengurus administrasi kependudukan keluarga Tengeni Gea. Mulai dari Kartu Keluarga Elektronik, KTP serta mengurus BPJS Kesehatan. Memakan waktu sekitar hampir sepekan lamanya. Bahan bakar minyak speed boat juga sudah puluhan jerigen dihabiskan untuk armada yang mereka pakai.
“Kami harus bergantian melakukan pengurusan, sebab harus ada yang tetap berjaga di Pos Pulau Mursala. Di Pos ini, kami juga bertugas menjaga hutan Pulau Mursala dari tangan-tangan perusak hutan, yang berupaya menebang hutan untuk mengambil kayunya”, ungkap Dan Pos Pulau Mursala itu.
Akhirnya, kerja keras dan niat tulus membantu warga membuahkan hasil yang terang benderang. Semua administrasi yang diperlukan selesai sesuai harapan.
Harapan agar Ritasi Gea, bocah wanita penderita cacat lahir, untuk bisa dioperasi, akhirnya dapat terwujud.
Kedua orangtua Ritasi bahkan terkaget, seakan tak percaya mendapat kabar bahagia itu. Dila Waruwu, ibu Ritasi segera mempersiapkan diri, untuk perjalanan menuju Kota Sibolga.
Babinsa Kodim 0211/TT itu juga memfasilitasi keberangkatan Ritasi Gea dari Pulau Mursala menuju Kota Sibolga. Seraya secara bergantian memberikan pendampingan di masa pra operasi, operasi hingga pasca operasi. Seluruh biaya keperluan Ritasi Gea dan ibunya, juga ditanggung oleh Babinsa yang bertugas di Pulau Mursala itu.
Operasi bibir sumbing berjalan lancar dan baik, wajah dan bibir Ritasi sudah tampak normal. Senyuman juga mulai tampak cantik dan menawan. Ritasi kini telah berubah menjadi gadis kecil dengan senyuman indah di wajahnya.
Babinsa Serma Rahim Panggabean dan Sertu Alfons RH Manurung selanjutnya melaporkan situasi yang terjadi kepada Komandan Kodim 0211/TT, Letkol Inf Dadang Alex,S.Sos.
Dandim 0211/TT memberikan apresiasi kepada kedua Babinsa jajarannya itu. Menurutnya, sebagai Babinsa harus peduli dan mengerti keadaan, serta kondisi warga binaan. Babinsa harus berbuat yang terbaik untuk warga, agar bisa dicintai dan dirindukan.
“Babinsa jangan bangga jika ditakuti oleh masyarakat. Babinsa bisa berbangga, jika ia dicintai dan kehadirannya dirindukan warga”, tegas Letkol Inf Dadang Alex,S.Sos.
Caranya, lanjut orang nomor satu di Kodim 0211/TT itu, Babinsa harus memahami situasi dan kondisi warga, mendengar keinginan warga dan berbuat yang terbaik untuk harapan dan keinginan warga.
“Jika Babinsa sudah melakukan itu, maka warga akan selalu mencintai dan selalu merindukan kehadiran Babinsa. Maka segala tugas kewilayahan Babinsa, akan dapat terwujud dengan baik dan lancar”, terang Dadang, Perwira TNI-AD Lulusan Akademi Militer Tahun 1999 itu, sambil menyebutkan hal itu sudah ditunjukkan kedua anggotanya.
Dalam kunjungannya meninjau pelaksanaan vaksinasi dosis kedua di Pulau Mursala, Sabtu (31/7/21), Danrem 023/KS, Kolonel Inf Febriel Buyung Sikumbang didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 023/KS PD I/BB, Ny Ina Febriel B Sikumbang, memberikan kejutan indah buat Ritasi Gea.
Gadis kecil yang cantik dengan senyuman berseri itu, mendapat bingkisan dari orang nomor satu di Korem 023/Kawal Samudera itu.
“Terima kasih Bapak Danrem 023/KS dan Ibu Ketua Persit atas perhatian dan bantuannya. Semoga mendapat balasan dari Tuhan”, ungkap Dila Waruwu didampingi putrinya Ritasi, yang tampak bahagia dengan wajah berseri. (Yulianti)
tintahitam.news, Tapanuli – Guna menanamkan rasa cinta tanah air, Danyon C Pelopor Sat Brimob Polda Sumut Kompol Buala Zega, S.H.,M.H. berikan Bendera Merah Putih di Desa Sangga Pati Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (2/8/21).
Sebanyak 10 tiang dan Bendera Merah Putih kita bagikan kepada masyarakat sembari menyampaikan himbauan protokol kesehatan”, terang Kompol Buala Zega.
Pengibaran Bendera Merah Putih ini juga sebagai salah satu wujud penghargaan kita akan jasa jasa para pahlawan dan menyemarakkan jelang Hari Kemerdekaan Negara Republik Indonesia.
“Kita gelorakan serta kibarkan Bendera Merah Putih di depan halaman rumah warga dengan tujuan menumbuhkan semangat rasa perjuangan para pahlawan terdahulu”, ujarnya.
Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut antara lain Para Komandan Kompi, Pasi Ops dan Perwira di Jajaran Batalyon C Pelopor.
Bersama unsur Kecamatan, kita bersama sama mengimbau agar masyarakat mengibarkan Bendera Merah Putih hingga tanggal 31 Agustus nantinya”, tutup Danyon C Pelopor Sat Brimob Poldasu. (Yulianti)
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.