Umum

Wakapolda Metro Jaya Kunjungi Gerai Vaksin Merdeka Di Kelurahan Bukit Duri

tintahitam.news, Jakarta – Dalam rangka menyambut HUT RI ke-76 dan mendukung program pemerintah agar mempercepat vaksinasi gratis covid-19, Polsek Tebet dan Kelurahan Bukit Duri Kecamatan Tebet Jakarta Selatan mengadakan Vaksinasi Merdeka Polri Presisi, Selasa (03/08/2021).

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Drs Hendro Pandowo beserta rombongan di dampingi oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes. Pol. Azis Andriansyah,SH.,SIK.,M.Hum yang disambut baik oleh Kapolsek Tebet Kompol A. Alexander Yuriko Hadi S.H.,S.IK.,M.M.,M.SI.,M.H dan Wakapolsek Tebet AKP Irwan Setyawan dan Lurah Bukit Duri Achmad Syarief beserta anggota Polsek Tebet.

Tidak hanya mengunjungi vaksin merdeka saja, Wakapolda juga menyapa para peserta vaksinasi yang berada di sekitar halaman dan memberi himbauan kepada warga masyarakat agar mengajak saudara dan kerabatnya untuk segera vaksin agar dapat cepat memutus mata rantai covid-19.

“Mari kita bersama-sama melaksanakan vaksin
untuk mendukung program pemerintah dalam memutus mata rantai covid-19″, ujar Wakapolda. (Yulianti)

Nasional, Umum

Pangdam XVIII/Kasuari Minta Jajarannya Sosialisasi dan Edukasi Kepada Masyarakat Untuk Akselerasi Vaksinasi

tintahitam.news, Jakarta – Pangdam XVIII/Kasuari selaku Panglima Komando Tugas gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han)., bersama jajarannya terus melakukan evaluasi penanganan Covid-19 di wilayah Papua Barat melalui rapat secara virtual dari ruang rapat Sopsdam XVIII/Kasuari, Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Rabu (21/7/2021).

Ia meminta jajarannya untuk terus menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat di wilayah Papua Barat untuk segera mendukung langkah pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 terutama kegiatan PPKM dan vaksinasi.

Pangdam mengatakan ada dua langkah bagaimana jajarannya membantu Pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19 khususnya di Papua Barat. Langkah tersebut yang pertama adalah dengan akselerasi vaksinasi.

“Sering saya katakan langkah kita pertama bagaimana membuat akselerasi atau percepatan vaksinasi ini bisa berjalan. Laksanakan dengan teknik dan seni kalian di lapangan agar masyarakat mau melakukan vaksinasi”, ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa para pejabat di wilayah Papua Barat seperti Gubernur, Bupati dan para pimpinan institusi lainnya telah sukarela melaksanakan vaksin, untuk itu perlu diikuti oleh masyarakat lainnya.

“Kita harus menyampaikan kepada masyarakat bahwa Bapak Gubernur, Bupati dan pejabat lainnya sudah menjadi relawan untuk melaksanakan vaksin. Kita memiliki kekebalan tubuh tapi harus dipersenjatai lagi dengan vaksin untuk menangkal Covid-19”, ucapnya.

“Kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah bahwa di Indonesia saat ini sudah ada vaksin walaupun tidak bisa dipenuhi secara langsung seluruhnya tetapi secara bertahap karena ada beberapa negara yang kesulitan untuk vaksin”, kata Pangdam.

Langkah yang kedua yaitu pembatasan mobilitas manusia. Ia menegaskan bahwa untuk melaksanakan langkah tersebut diberlakukan aturan PPKM dan mengimbau jajarannya untuk mengajak masyarakat agar dapat memahami dan melaksanakan aturan dari pemerintah tersebut.

“Saat ini kegiatan PPKM Darurat diubah istilahnya menjadi PPKM level 4 sedangkan PPKM diperketat diubah menjadi PPKM level 3. Di wilayah Papua Barat, PPKM level 4 diberlakukan di Manokwari dan Sorong sedangkan level 3 diberlakukan di wilayah Fakfak, Teluk Bintuni dan Teluk Wondana”, imbuhnya.

PPKM bukan hanya masalah peraturan untuk masyarakat akan tetapi yang paling penting adalah masalah tanggung jawab kemanusiaan dan merupakan tanggung jawab bersama.

“Segera laksanakan serbuan vaksin baik anggota sendiri maupun masyarakat, berikan edukasi dan sosialisasi terkait vaksin. Atur bagaimana penyekatan-penyekatan yang ada diwilayah masing-masing, intinya dengan memberikan pemahaman yang baik terhadap masyarakat dengan cara humanis”, pungkas Pangdam.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya