Nasional, Umum

Sosialisasikan Prokes Melalui Anjangsana, Satgas Yonif 512/QY Gali Potensi Wilayah Di Ujung Timur Indonesia

tintahitam.news, Papua – Anjangsana merupakan salah satu metode kegiatan teritorial yang dapat menciptakan suasana harmonis antara TNI dengan masyarakat, melalui anjangsana akan diperoleh data tentang situasi dan kondisi wilayah baik dari segi geografi, demografi maupun kondisi sosial masyarakat.

Melalui anjangsana Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY selain menyosialisasikan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid -19, juga menggali potensi wilayah yang ada di perbatasan Papua agar dapat dikembangkan kedepannya.

Seperti yang dilakukan oleh Pos Kalipay meninjau pembuatan kerajinan tangan berupa tas Noken yang terbuat dari bahan dasar kulit kayu putih di Kampung Pund, Distrik Waris, Kabupaten Keerom.

Penggalian potensi wilayah yang dilakukan oleh Pos Kalipay ini ditujukan kepada kerajinan tangan yang dibuat oleh masyarakat agar dapat dikembangkan secara lebih lanjut dan dipasarkan dengan cara yang tepat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/7/2021), menjelaskan bahwa selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, penggalian potensi wilayah juga salah satu prioritas Satgas Yonif Mekanis 512/QY.

“Ini merupakan salah satu prioritas yang kami lakukan untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Papua, khususnya yang berada di wilayah perbatasan”, tuturnya.

“Tujuannya agar pemasaran dari kerajinan tangan tas Noken dapat tepat sasaran dan harganya meningkat, karena selama ini kerajinan tas Noken dijadikan sebagai mata pencaharian masyarakat dengan memanfaatkan waktu di tengah pandemi Covid – 19”, terang Letkol Inf Taufik Hidayat.

Untuk diketahui, pembuatan tas rajut Noken bisa dilakukan dengan dua bahan yaitu dengan bahan benang nylon dan bahan kulit kayu, anggota Pos Kalipay memberikan arahan kepada masyarakat agar harga penjulanan tas Noken di sesuaikan dengan bahan dasar dan tingkat kesulitan proses pembuatannya.

Dengan demikian masyarakat akan lebih paham cara pemasaran dan memperoleh hasil penjualan yang sebanding dengan tingkat kesulitan proses pembuatan kerajinan tangan tas Noken.

Sementara itu, Norce (53) salah satu pembuat kerajinan tangan tas Noken mengungkapkan bahwa proses pembuatan tas Noken dari bahan kulit kayu lebih sulit karena melalui proses yang panjang mulai dari pemotongan kulit kayu, pembersihan kotoran, perendaman selama satu malam dan penjemuran hingga kering.

Norce menambahkan setelah bahan kulit kayu siap untuk diolah, dalam proses pengerjaannya juga dibutuhkan kesabaran dan ketelitian, agar hasil rajutan bagus dan laku untuk dijual.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Umum

Sebanyak 111 Ribu Warga di Wilayah Korem 061/SK Telah Lakukan Vaksinasi

tintahitam.news, Bogor – Danrem 061/SK Brigjen TNI Achmad Fauzi S.I.P.,M.M. melakukan peninjauan kegiatan serbuan vaksinasi Covid – 19 yang dilaksanakan oleh Korem 061/Suryakencana di Aula Jamin Purba Yonif 315/Garuda di Jalan Mayjen Ishak Djuarsa Kelurahan Gunung Batu Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor.

Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 061/SK, Senin (26/7/2021), pelaksanaan kegiatan tersebut bekerja sama dengan Vihara Dhanagun Bogor dan FMP (Festival Merah Putih) dan dengan pelaksana vaksinator adalah Tim Denkesyah III/I dan dari RS. Salak Bogor, sedangkan vaksinasi diberikan 1500 Orang.

Warga yang akan divaksin tersebut telah mendaftar melalui tiga jalur, yaitu melalui jalur Babinsa Kodim 0621 sebanyak 300 orang, kemudian melalui Kodim 0606 sebanyak 100 orang, melalui Jalur On the Spot 400 orang serta melalui Jalur undangan FMP yaitu sebanyak 500 orang.

“Saat ini suasana kondisi bangsa masih diselimuti pandemi Covid-19, namun berbagai cara untuk menekan penyebaran virus tersebut terus dilakukan, termasuk pelaksanaan vaksinasi di wilayah Korem 061/Suryakencana, yang mana pelaksanaan vaksinasi tersebut terus ditingkatkan. Dan sampai dengan hari kemarin, Korem 061 sudah melaksanakan serbuan vaksinasi tahap pertama kepada 102.000 orang, sedangkan lebih dari 2500 orang yaitu yang sudah melakukan suntik vaksin tahap kedua artinya ini adalah pencapaian yang luar biasa”, ungkap Danrem.

Danrem mengatakan bahwa untuk Kota Bogor, pelaksanaan vaksinasi sudah mencapai sekitar 30%, sedangkan di Kabupaten Bogor masih cukup rendah yaitu hanya 11 %, Cianjur 10 % , kemudian Kota dan Kabupaten Sukabumi juga baru 10 %. Jadi artinya saat ini di wilayah Korem 061/SK yang paling banyak vaksinasi adalah kota Bogor.

“Kemudian saya sampaikan bahwa vaksinasi yang kita laksanakan adalah gratis, tidak dipungut biaya apapun. Jika ingin mendapatkan bantuan vaksin, bisa memilih salah satu jalur diantara tiga jalur yang disediakan, yaitu bisa melalui Babinsa/Koramil, bisa lewat aplikasi dari Festival Merah Putih maupun daftar langsung di tempat panitia vaksin. Artinya kita upayakan segala cara untuk masyarakat. Tentunya kita akan memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat terutama di Kota Bogor”, ujar Danrem lagi.

Untuk diketahui, pada hari Minggu (25/7/2021), terdapat 28 orang meninggal dunia, dan dari hasil pendataan bahwa dapat dipastikan 11 orang yang meninggal tersebut adalah orang yang sedang menjalani isolasi mandiri dan ternyata belum satupun divaksin.

“Dan termasuk yang sisanya itu 99% belum divaksin. ini kita bisa mendapatkan kenyataan bahwa rata-rata mereka yang tidak divaksin akan lebih rentan”, terang Danrem.

“Saya juga sampaikan terima kasih kepada semua yang telah melakukan vaksinasi. Dan bagi siapapun yang sudah divaksin, tentunya tubuh akan lebih sehat, dan imun tubuh kita akan lebih meningkat dibandingkan dengan yang belum divaksin, namun bagaimanapun kita harus tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 5M”, tegasnya.

Danrem berharap agar masyarakat dapat menyampaikan kepada anggota keluarga yang lain untuk turut serta divaksin untuk meningkatkan imunitas tubuh.

“Dan kami berharap target yang sudah ditentukan akan tercapai minimal 80%, sehingga terbentuk herd immunity dan Herd community. Semakin banyak yang divaksin maka semakin banyak yang sehat, artinya akan terbentuk kekebalan komunitas di kelompok. Seperti yang kita lihat, di luar negeri saat ini penyakit Corona sudah dianggap seperti flu biasa, karena saat ini penyakit tersebut tingkat kesembuhannya jadi lebih cepat, dan daya tahan tubuhnya pun lebih kuat”, terangnya lagi.

Perlu diketahui bahwa gelaran vaksinasi ini dibantu oleh para relawan dari berbagai unsur, yaitu dari FMP Pramuka, Paskibra, para Nakes, serta elemen masyarakat lainnya sengan sukarela.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

kamtibmas, Nasional, PSBB, Umum

Pasukan Brimob Disiagakan, Antisipasi Penolakan PPKM Oleh Masyarakat

Foto : Komandan Resimen III Pasukan Pelopor Kombes Pol. Suhendro, S.I.K.

tintahitam.news, Depok – Untuk mengantisipasi aksi unjuk rasa dalam rangka menolak Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang diperpanjang oleh pemerintah dari 26 Juli hingga 2 Agustus 2021, Korbrimob Polri melaksanakan apel kesiapsiagaan yang dilaksanakan dilapangan Mako Korbrimob Polri, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Senin (26/07/2021).

Kegiatan apel yang diikuti oleh sebanyak 917 personel gabungan dari Pasukan Gegana dan Pasukan Pelopor itu dipimpin oleh Komandan Resimen III Pasukan Pelopor Kombes Pol. Suhendro, S.I.K.

Dalam amanatnya Danmen III Pasukan Pelopor menyampaikan apel kesiapsiagaan ini dilakukan untuk mengecek kesiapan personel serta peralatan yang akan dibawa jika sewaktu-waktu harus digerakkan.

“Para Komandan Batalyon segera mengecek kesiapan pasukan dan peralatan, jika dibutuhkan sewaktu-waktu kita langsung berangkat tanpa membuang-buang waktu”, tegasnya.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh personel untuk tetap fokus dalam melaksanakan tugas.

“Ketika kita bertugas kita harus bisa melepaskan pikiran-pikiran yang lain, fokus kepada beban tugas yang diberikan, sehebat apapun kemampuan anda, peralatan yang diberikan kepada anda, jika anda tidak fokus semuanya bisa kacau”, pungkas Danmen III Pasukan Pelopor Kombes Pol. Suhendro, S.I.K.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

bansos, Nasional, Umum

Aksi nyata!! Satuan Brimob Polda Kaltara Berikan Paket Sembako Kepada Masyarakat Yang Terdampak Covid-19

tintahitam.news, Tarakan – Satuan Brimob Polda Kalimantan Utara bersama Bhayangkari melaksanakan pembagian paket sembako kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid 19 di Kota Tarakan, Senin (26/07/2021).

Pandemi covid 19 di Indonesia telah membuat perekonomian hampir seluruh masyarakat memburuk. Tidak hanya segi ekonomi tetapi berbagai dampak negatif sudah dirasakan penduduk dunia. Sebagai salah satu upaya pencegahan, himbauan untuk dirumah saja mengharuskan sebagian masyarakat terhambat dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Kali ini Satbrimob Polda Kaltara bersama bhayangkari berinisiatif memberikan bantuan kepada masyarakat kota Tarakan yang terdampak Covid-19. Selain itu Satbrimob Polda Kaltara juga menggandeng rekanan pengusaha Kota Tarakan serta masyarakat yang ingin turut serta menyalurkan bantuannya.

Kegiatan ini dilaksanakan di Mako Satbrimob Polda Kaltara di Jalan Bhayangkara Pasir Putih Kota Tarakan. Untuk kemudian disalurkan oleh personel Brimob kepada Masyarakat.

Adapun sembako yang dibagikan terdiri dari beras, mie instan serta bahan makanan pokok lainnya yang dikemas menjadi 200 paket sembako. Penyaluran dimulai pada pukul 09.30 Wita menggunakan kendaraan roda 4 dan roda 2 milik Sabrimob Polda Kaltara kepada masyarakat membutuhkan yang sudah terdata.

Komandan Satuan Brimob Polda Kaltara Kombes Pol Muhajir, .S.I.K,M.H menyampaikan, kegiatan ini merupakan aksi nyata yang dilaksanakan jajaran kepolisian dalam upaya membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak penyebaran Covid-19 di wilayah Provinsi Kaltara.

“Bhakti sosial ini sudah kesekian kalinya terlaksana dan akan diusahakan untuk terus dilaksanakan demi memerangi pandemi ini”, ucapnya.

Dansat Brimob mengajak kepada seluruh instansi dan masyarakat yang berkecukupan maupun para pengusaha untuk saling membantu masyarakat yang terkena dampak nyata dari covid 19. Satbrimob Polda Kaltara sebagai garda terdepan yang siap membantu dalam kegiatan sosial seperti yang terlaksana hari ini.

“Mari masyarakat semua yang memiliki kelebihan dalam segi ekonomi untuk membantu saudara kita yang terdampak nyata pandemi Covid-19 ini, Satuan Brimob sebagai garda terdepan siap membantu kegiatan sosial dalam memerangi pandemi Covid-19″, tutup Kombes Pol. Muhajir, S.I.K,M.H.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Umum

Gelar Karya Bakti, Satgas Yonif 144/JY Perbaiki Jalan Desa Semareh

tintahitam.news, Jakarta -Anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY melaksanakan karya bakti di Desa Semareh Kecamatan Merakai Panjang, Kabupaten Sintang Kalbar dengan memperbaiki jalan desa.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/JY Letkol Inf Andri Suratman dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/7/2021).

“Kegiatan ini merupakan bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat, sehingga dengan secara bersama-sama melaksanakan pengecoran jalan ini, anggota Satgas bisa jadi contoh kepada masyarakat bahwa pentingnya saling bergotong royong”, tuturnya.

Andri Suratman menjelaskan, pengecoran jalan Desa Semareh antara jalan Dusun 1 yang terhubung dengan jalan Dusun 2 merupakan upaya teritorial anggota Satgas kami sehingga terwujudnya keakraban antara Satgas dengan warga perbatasan.

Di tempat terpisah, Kepala Desa Badau, Hipolitus sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas karya bakti yang digelar Satgas Yonif 144/JY.

“Kami sangat senang dan berterima kasih sekali kepada Bapak Satgas yang telah membantu kami dalam pengecoran jalan dusun ini, sehingga bisa dilalui kendaraan dan tidak licin lagi saat musim hujan”, ujar Hipolitus.

Serda Khirul Anam beserta anggotanya saling bahu membahu dan penuh semangat dalam pengecoran jalan dusun ini.

“Harapannya masyarakat bisa melewatinya dengan aman, karena dengan jalan berlubang ini bisa memicu hal yang tidak diinginkan, seperti kecelakaan”, pungkasnya.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Nasional, Umum

Prokes Ketat Sambut Kedatangan 330 Tentara Amerika di Bandara SMB II Palembang

tintahitam.news, Palembang – Protokol kesehatan (prokes) Covid-19 dilakukan secara ketat terhadap 330 Tentara Amerika (US Army) saat tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Sabtu (24/7/2021). Kedatangan 330 Tentara Amerika gelombang pertama ini, untuk mengikuti Latihan Bersama Garuda Shield ke 15/2021 dan merupakan latihan terbesar dalam sejarah kerja sama antara TNI AD dengan AD Amerika Serikat. Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan, Brigjen TNI Tatang Subarna, Sabtu (24/7), di Palembang.

Selanjutnya, Brigjen TNI Tatang Subarna mengatakan latihan bersama ini akan digelar dari tanggal 1 sampai dengan 14 Agustus 2021, dan digelar di tiga daerah latihan tempur Baturaja, Amborawang, dan Makalisung.

“Tujuan dari latihan bersama ini adalah untuk meningkatkan kerja sama dan kemampuan prajurit TNI AD dengan AD Amerika Serikat dalam pelaksanaan tugas operasi”, jelas Brigjen TNI Tatang Subarna, saat ikut menjemput di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang.

Dalam pelaksanaannya, latihan ini akan melibatkan penyelenggara dan pelaku sebanyak 2.246 personel TNI AD dan 2.282 personel AD Amerika Serikat dengan materi latihan Staff Exercise, Field Training Exercise, Live Fire Exercise, Medical Exercise, dan Aviation.

“Untuk Bandara di Palembang ini, kedatangan US Army akan beturut-turut sampai dengan tanggal 26 nanti, menggunakan lima pesawat. Sedangkan di Amborawang dan Makalisung, hanya pada tanggal 25 besok, masing-masing menggunakan satu pesawat”, ujar Tatang.

Selain prokes yang ketat dari Satgas Covid-19, ketentuan-ketentuan yang berlaku juga diterapkan terhadap para Tentara Amerika tersebut, seperti pemeriksaan dari pihak Bea Cukai dan Imigrasi untuk mewujudkan pelaksanaan latihan aman dan tertib.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Umum

Dandim Kubar Cek Langsung Kondisi Alviano, Anak Sebatang Kara Usai Orang Tua Meninggal Karena Covid-19

tintahitam.news, Jakarta – Letkol Kav Yudhi Parasetyo Purnomo S.Sos,M.I.Pol Komandan Kodim 0912/Kbr mendatangi kediaman Alviano Dafa Raharja yang beralamatkan dikampung Purworejo RT 04 Kecamatan Tering Kabupaten Kutai Barat, Jum’at (23/7/2021).

Alviano merupakan anak yatim piatu berusia 9 tahun dan kini telah ditinggal pergi oleh kedua orang tuanya untuk selama-lamanya (meninggal dunia) akibat terpapar virus Covid-19.

Anak kelas 3 SD tersebut, kini tinggal sendirian pasca kedua orang tua meninggal pada tanggal 19 dan 20 Juli lalu akibat terpapar Covid-19. Anak lelaki kelahiran 28 Agustus 2012 itu merupakan anak tunggal dari pasangan Kino Raharjo (30 tahun) dan Lina Safitri (31 tahun).

Ayahnya meninggal tepat pada hari Raya Idhul Adha kemarin sementara ibunya sehari sebelumnya. Keduanya dirawat di Rumah Sakit akibat penyakit Covid-19 yang dideritanya.

Dalam Rangka meringankan beban masyarakat, Dandim 0912/Kbr langsung mendatangi kediaman Alviano sekaligus melihat kondisinya.

Dandim 0912/Kbr mengatakan akan siap membantu dan memerintahkan Babinsa untuk memantau perkembangan Alviano dan akan mengawal terus sampai Alviano bisa pulang ke tempat keluarga yang berada di Kabupaten Sragen.

“Kami membawa bingkisan untuk meringankan beban Alviano serta memberikan moril dan semangat, terima kasih kepada keluarga dan masyarakat yang sudah membantu Alviano selama ini”, tutur Dandim.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Nasional, Umum

Cegah Timbulnya Bibit Penyakit, Satgas Yonif 512/QY Lakukan Fogging Rumah Warga Perbatasan Papua

tintahitam.news, Jakarta – Tingginya curah hujan yang turun pada beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Keerom, mendorong personel Pos Kalipao Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY untuk melakukan fogging di Kampung Yuwainda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Jumat (23/07/2021).

Danpos Kalipao Serka Ernandy Singgih juga memberikan imbauan dan mengajak warga Kampung Yuwainda untuk bersama-sama mejaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari munculnya bibit-bibit penyakit.

Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat melalui rilis tertulisnya, Sabtu (24/7/2021) menjelaskan bahwa upaya fogging yang dilakukan oleh Pos Kalipao tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian anggota TNI terhadap kesehatan warga di wilayah perbatasan.

“Kegiatan fogging dan imbauan untuk menjaga kebersihan lingkungan ini merupakan upaya kami untuk mencegah timbulnya wabah penyakit, khususnya yang disebabkan oleh nyamuk. Karena mayoritas, wilayah Kabupaten Keerom tingkat kasus penyakit malaria cukup tinggi”, terang Letkol Taufik.

Dijelaskannya, sasaran pelaksanaan fogging yang dilakukan oleh anggota Pos Kalipao ini meliputi dalam rumah warga, bawah (kolong) rumah, saluran air dan area sekeliling rumah, serta beberapa ruang kelas sekolahan yang ada di SD YPPK Yuwainda.

Warga dan anak-anak Kampung Yuwainda terlihat sangat senang dengan fogging yang dilakukan oleh Pos Kalipao.

Martinus (32) Kepala Pemuda Kampung Yuwainda yang juga membantu proses Fogging mengucapkan terima kasih atas kepedulian anggota Pos Kalipao kepada Kampung Yuwainda.

“Kami mewakili warga kampung sangat berterima kasih kepada abang-abang dari Pos yang sudah memfogging rumah-rumah warga disini, semoga kebaikan abang-abang Pos semua selalu diberkati Tuhan”, ucap Martinus.

Selain itu, Lazarius Muenda selaku Kepala Kampung Yuwainda juga berterima kasih kepada anggota Pos Kalipao atas kepeduliannya terhadap warga Kampung Kalipao, dirinya juga akan mengimbau kepada warga yang lain agar bersama-sama menjaga kebersihan di lingkungan Kampung Yuwainda.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

bansos, Umum

Bantu Ringankan Beban Masyarakat Papua, Satgas Pamtas TNI Yonif 131/Brs Beri Bantuan Sembako

tintahitam.news, Papua – Dalam rangka meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19, prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Pos berbagi kebahagiaan dengan membagikan paket sembako kepada warga Kampung Kibay Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Wadan Satgas Mayor Inf Achmad Muzani CH dalam rilis tertulisnya di KM 31 Arso 1 Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom, Papua (22/7/2021).

“Paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat ini merupakan wujud kepedulian personel Satgas di tengah pandemi Covid-19 saat ini, uluran tangan kita sangat dibutuhkan warga, khususnya yang ada di perbatasan RI-PNG dalam membantu meringankan kebutuhan pokok sehari-hari”, ujar Wadan Satgas.

Sambil berkeliling kampung personel juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan banyak aktivitas di luar rumah jika tidak penting, selalu menjaga jarak dan menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan, serta selalu menggunakan masker jika keluar rumah.

Danpos Kali Asin Letda Inf Daniel mengatakan, pembagian sembako difokuskan kepada wilayah binaan Pos Kali Asin di Kampung Kibay. Harapan kami hal ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap ikuti peraturan pemerintah, berdoa bersama-sama, semoga virus ini cepat hilang dan kita semua dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala.

Ucapan terima kasih disampaikan oleh salah satu warga Kampung Kibay Ibu Maria (34) kepada Satgas Pamtas Yonif 131/Brs Pos Kali Asin.

“Terima kasih kepada anggota TNI Pos Kali Asin atas kepedulian dan bantuan sembakonya kepada masyarakat kampung kami”, ucapnya.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Nasional, Umum

Tingkatkan Hasil Panen, TNI Gelar Penyuluhan Pertanian di Daerah Perbatasan RI-PNG

tintahitam.news, Jakarta – Meningkatkan hasil panen para petani di wilayah perbatasan, personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Yabanda memberikan penyuluhan pertanian kepada Kelompok Tani kampung Yabanda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom.

Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Letkol Inf Taufik Hidayat dalam keterangan tertulisnya di Pos Kotis Distrik Mannem, Jumat (23/7/2021).

“Berbekal pengetahuan yang diperoleh pada saat melaksanakan pembekalan tugas melalui Dinas Pertanian Kota Malang, Pos Yabanda yang dipimpin Danpos Letda inf Hendri berbagi wawasan yang dimiliki tentang bercocok tanam yang baik dan benar”, pungkas Dansatgas.

“Pos Yabanda juga berbagi ilmu dan tehnik praktis bercocok tanam saat kegiatan penyuluhan tersebut, diantaranya cara menentukan bibit, kapan waktu memupuk yang baik, menyiram serta membersihkan tanaman dari hama yang ada dengan harapan dapat ditiru dan akan meningkatkan hasil panennya”, tutup Dansatgas.

Danpos Yabanda Letda Inf Hendri berujar bahwa dalam dunia pertanian di Indonesia sudah tidak asing lagi istilah “Penyuluhan Pertanian”, dimana penyuluhan pertanian itu sendiri sangat penting untuk meningkatkan produksi para petani, minimnya pengetahuan tentang pertanian membuat hasil panen yang diperoleh belum maksimal.

Banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh para petani, dengan berbekal ilmu pengetahuan yang dimiliki, Danpos menjawab dengan menjelaskan sedetail mungkin sehingga para petani dapat menerima dengan baik.

Warga Kampung Yabanda sangat berterima kasih atas penyuluhan pertanian yang telah diberikan, Jhon Sauri (50) dirinya menggungkapkan bahwa ilmu yang diberikan sangat bermanfaat.

“Kami sangat senang dan berterima kasih atas ilmu yang telah diberikan, dengan adanya kegiatan ini kami jadi lebih tahu tentang tata cara bertani serta perawatan tanaman yang benar”, ungkap Jhon Sauri.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya