bansos, Nasional, Umum

Sampai Tahap Lima, Kodim Badung Distribusikan 2150 Paket Sembako Untuk Warga Terdampak Covid -19

tintahitam.news, Denpasar – Memasuki tahap lima, Jajaran Kodim 1611/Badung terus melakukan distribusi bantuan sosial (Bansos) sembako kepada masyarakat terdampak Covid – 19 di wilayah Kabupaten Badung dan Kota Denpasar.

Dari data yang diperoleh, setidaknya ada sebanyak 2.150 dari 2.550 paket Sembako yang telah didistribusikan oleh para Babinsa di Jajaran Kodim 1611/Badung kepada masyarakat, khususnya bagi para pedagang kecil dan warga tidak mampu sepanjang pelaksanaan PPKM Level 4 ini diterapkan.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dandim 1611/Badung, Kolonel Inf I Made Alit Yudana, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (31/7/2021).

Dandim 1611/Badung Kolonel Inf I Made Alit Yudana menuturkan, atas arahan dari Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak, melalui Danrem 163/Wira Satya, Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., pihaknya memerintahkan langsung para Babinsa di jajaran Kodim 1611/Badung untuk melakukan pendistribusian paket sembako tersebut hingga ke pelosok desa yang ada di wilayah Badung dan Denpasar.

Menurutnya, pendistribusian sembako  dilakukannya secara bertahap dan sangat selektif, sehingga bantuan yang diterima oleh masyarakat benar-benar dapat tepat sasaran.

“Di tahap lima ini, kita telah distribusikan sebanyak 2.150 paket dari 2.550 yang kita terima, terdiri dari beras 5 kilogram dan 1 liter minyak goreng. Bantuan dengan sasaran menyuluruh hingga ke polosok desa dan prosesnya kita lakukan secara bertahap sehingga bantuannya bisa tepat sasaran”, ungkap Dandim.

Selanjutnya, Pasiter Kodim 1611/Badung, Mayor Inf I Made Mustika menambahkan, selama pelaksanaan PPKM Level 4 program pendistribusian bantuan Sembako kepada masyarakat akan tetap terus dilaksanakan. Guna memastikan bantuan tersebut tepat sasaran, dirinya juga melakukan pendataan langsung ke masyarakat, yang benar-benar belum menerima bantuan sosial lain dari pemerintah sehingga bantuan sembako bisa langsung diberikan oleh pihak Babinsa kepada masyarakat yang berhak menerimanya.

“Kita berikan secara bertahap tidak sekaligus, masyarakat yang kita datangi itu tidak semerta-merta langsung kita berikan, melainkan kita data dulu apa ada yang menerima Bansos lain dari pemerintah, kalau tidak, langsung kita berikan melalui Babinsa. Ini akan terus dijalankan, selama Sembako diturunkan dari pusat, kita langsung data dan bagikan, biar masyarakat bisa langsung menerimanya”, pungkasnya.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Nasional, Umum

TNI AD Terima 380 Tabung Oksigen Dari SKK Migas Dan Kadin

tintahitam.news, Jakarta – Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) bertempat di Gedung Tribun E Mabesad, menerima penyerahan 380 tabung oksigen dari Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak & Gas Bumi (SKK Migas) dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Jumat (30/7/2021).

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa bersama Kepala SSK Migas Dwi Sucipto dan Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid menyaksikan penandatanganan Berita Acara Serah Terima penyerahan 380 tabung oksigen oleh Deputi Dukungan Bisnis SSK Migas Rudi Satwiko mewakili SKK Migas dan Kepala Pusat Kesehatan TNI Angkatan Darat (Kapuskesad) Mayjen TNI dr. Budiman, Sp.BP.RE(K).,M.A.R.S.,M.H. mewakili TNI AD.

Dalam sambutannya Kasad memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya baik kepada pihak SSK Migas maupun Kadin. Tabung oksigen akan segera didistribusikan secepatnya ke seluruh rumah sakit Angkatan Darat yang tergelar di seluruh wilayah Indonesia sebagai upaya penanganan Covid-19. “Kami akan kawal terus rumah sakit TNI AD untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dalam penanganan pandemi Covid-19”, ujar Kasad.

Sementara itu, Kepala SSK Migas Dwi Sucipto menyampaikan bahwa bantuan tabung oksigen kepada rumah sakit TNI AD merupakan realisasi komitmen SSK Migas membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 melalui Program Peduli Covid-19. Senada dengan pernyataan Kepala SSK Migas, Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid menyatakan bahwa Kadin siap membantu pemerintah termasuk TNI AD dalam penanganan Covid-19 melalui Program Perang Melawan Pandemi dengan memperhatikan tiga aspek yang menjadi titik berat yaitu kesehatan, ekonomi dan sosial.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

PSBB, sosialisasi, Umum

Tekan Penyebaran Covid-19, Kodim 1709/Yawa Terapkan Prokes Dan PPKM

tintahitam.news, Jakarta – Dalam rangka menekan meningkatnya angka penyebaran virus Covid-19 yang di wilayahnya, Kodim 1709/Yawa menggelar kegiatan penerapan protokol kesehatan dan sosialisasi PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) berlokasi di Pasar Aroro Iroro Serui Kabupaten Kepulauan Yapen, Kamis (29/7/2021).

Dandim 1709/Yawa Letkol Inf Leon Pangaribuan, S.H, dalam keterangan tertulisnya mengatakan bahwa kegiatan yang dipimpin oleh Kapten Inf Edi Beni Kristian selaku Perwira Seksi Operasi Kodim 1709/Yawa ini dilakukan dengan membagi dan menempatkan seluruh personelnya di beberapa titik lokasi yang menjadi pusat keramaian/kerumunan masyarakat dan juga pedagang yang ada di toko maupun penjual sayuran, yang diisi dengan kegiatan mengimbau masyarakat yang tidak menggunakan masker, masyarakat yang berkerumun dan tidak menjaga jarak aman dan juga sosialisasi penerapan PPKM.

“Kegiatan penerapan protokol kesehatan dan sosialisasi PPKM ini dilakukan demi menekan angka penyebaran Covid-19, yang saat ini semakin meningkat, sebab masih rendahnya tingkat kesadaran seluruh lapisan masyarakat dalam menerapkan prokes di wilayah ini, sehingga perlu diadakan imbauan dan juga arahan bagi seluruh masyarakat yang beraktivitas di pasar tradisional Serui ini”, ungkap Dandim.

“Lewat kegiatan ini, seluruh lapisan masyarakat dapat selalu menerapkan prokes di setiap aktivitas mereka, dan juga dapat mengikuti segala peraturan PPKM yang telah ditetapkan oleh Pemkab Yapen, karena dengan mendisiplinkan diri kita masing-masing untuk menerapkan protokol kesehatan dan juga mengikuti aturan PPKM, kita dapat menjaga diri kita dari bahaya penularan Covid-19, jaga dan sayangi dirimu agar tak tertular Covid, dan ini juga merupakan bentuk kasih sayang dari Kodim 1709/Yawa kepada seluruh warga masyarakat dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah yang kita cintai dan banggakan ini”, tambah Dandim.

Lebih lanjut, Dandim 1709/Yawa Letkol Inf Leon Pangaribuan, S.H, berharap untuk seluruh lapisan masyarakat Yapen, agar selalu peduli dan lindungi Yapen dari Covid-19 dengan selalu mematuhi prokes, dan juga bagi warga yang belum melakukan vaksinasi Covid-19, agar segera mengikuti vaksinasi demi meningkatkan imun tubuh kita dalam melawan virus yang saat ini masih merajalela di seluruh wilayah NKRI.

“Kodim 1709/Yawa tidak henti-hentinya dan tidak akan bosan untuk selalu mengingatkan dan mendisiplinkan warga agar selalu mematuhi protokol kesehatan, meskipun hujan panas tak akan menjadi halangan bagi kami untuk menjadi garda terdepan dalam menekan angka penyebaran Covid-19 di wilayah Yapen”, tegas Danrem.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

sosialisasi, Umum

Jadi Tenaga Pendidik, Serka Rakjab Ajarkan Bahasa Inggris Dan Sosialisasikan Prokes Covid-19

tintahitam.news, Kalbar – Anggota Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 144/Jy membantu mengajar bahasa Inggris materi pengenalan kosa kata sekaligus mensosialisasikan protokol kesehatan dalam mencegah penyebaran Covid-19 di SMPN 04 Nanga Bayan Kecamatan Ketungau Hulu Kabupaten Sintang Kalimantan Barat.

“Sudah sering dilakukan oleh anggota Satgas kami membantu sebagai tenaga pendidik di SMPN 04 Nanga Bayan, merupakan bentuk kepedulian kita terhadap anak-anak di perbatasan karna minimnya tenaga pendidik khususnya bahasa Inggris, dimana bahasa Inggris merupakan bahasa internasional yang harus dipelajari”, ungkap Dansatgas Yonif 144/JY Letkol Inf Andri Suratman dalam keterangan tertulisnya, Kamis (29/7/2021).

Dirinya berharap para generasi penerus di wilayah perbatasan bisa menjadi generasi penerus bangsa Indonesia.

Selain itu, lanjutnya, dalam menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid – 19 di wilayah perbatasan, dirinya selalu menekankan kepada seluruh personel Satgas untuk memberikan edukasi kepada masyarakat pentingnya mematuhi protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19 yang makin meningkat.

“Edukasi kepada masyarakat di wilayah perbatasan tentang protokol kesehatan sangat penting, karena wilayah perbatasan antar negara, merupakan zona yang sangat rentan terhadap penyebaran dan penularan Covid-19”, imbuhnya.

Sebagai tenaga pendidik, Serka Rakjab dengan anggota Satgas lainnya membantu mengajarkan bahasa Inggris di kelas 8a, 8b dan 9b.

Dalam seminggu hanya tiga kali pertemuan, dimana siswa siswi SMP N 04 ini belum aktif masuk semua, karena masih masa pandemi Covid-19.

“Sembari mengajarkan materi pelajaran, kami juga menekankan kepada para siswa untuk mematuhi protokol kesehatan, berpola hidup sehat dan membatasi kegiatan berkerumun, sebelum masuk ruangan belajar, anak-anak diwajibkan mencuci tangan, menggunakan hand sanitizer”, ujar Serka Rakjab.

Sementara itu, Wulan (14), salah seorang siswi, menyatakan kegembiraannya dapat belajar bahasa Inggris yang diajarkan personel Satgas dengan suasana yang nyaman dan santai.

“Kami sangat senang sekali belajar bahasa Inggris yang diajarkan oleh Bapak Rakjab dari Satgas TNI, perlahan kami pahami kata demi kata, serta cara mengucapkannya”, ucap Wulan.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Umum

Satgas Yonif 403/WP Sigap Evakuasi Pohon Tumbang Di tengah Jalan Trans Papua Perbatasan RI-PNG

tintahitam.news, Papua – Personel Pos Kalan Satgas Yonif 403/Wirasada Pratista turun tangan membantu mengevakuasi sejumlah pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang yang menutup jalan trans Papua-Wamena, di Kampung KM 78, Distrik Web, Kabupaten Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (29/7/2021).

Dansatgas mengatakan bahwa dalam kurun waktu seminggu terakhir ini sering terjadi perubahan cuaca berupa angin kencang dan hujan yang turun secara terus menerus tidak hanya membuat sebagian jalanan di ketinggian longsor, tetapi juga terdapat pohon besar yang tumbang menutupi jalan lintas trans papua yang berada di Km 78, beruntungnya tidak ada korban baik masyarakat ataupun kendaraan roda dua, truk maupun kendaraan pribadi yang tertimpa atau mengalami kerusakan.

“Evakuasi pohon tumbang kami lakukan dengan mengerahkan beberapa prajurit dengan menggunakan kampak, parang dan tali tambang, terlihat juga beberapa warga ikut membantu”, ucap Dansatgas.

Di tempat terpisah, Pasiminlog Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Lettu Inf Mufty Hasan mengatakan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan pergeserannya beserta rombongan dari Pos Kalimo menuju Pos Kout Arsotami. Di perjalanan rombongan ini hampir ditimpa oleh pohon besar yang saat itu tumbang ke tengah jalan setelah hujan lebat berhenti, pada kesempatan ini juga dengan sigap Prajurit Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista yang ada di lokasi kejadian melakukan aksi memotong pohon yang tumbang di tengah jalan menjadi beberapa bagian kecil dari batang pohon sehingga pohon yang menutupi jalanan bisa dipindahkan ketepian dan tidak membuat macet jalanan serta tidak menghambat aktivitas warga setempat sebagai pengguna jalan.

“Untuk menyingkirkan pohon yang tumbang agar tidak menghalangi jalan lintas, kami gunakan tali tambang yang diikatkan dari pohon kepada kendaraan truk dinas agar kami dapat membuka akses jalan kembali, setelah itu batang pohon tersebut kami potong menjadi beberapa bagian bersama warga setempat yang berdatangan membantu kami dalam evakuasi potongan pohon sehingga lebih mudah untuk dibawa ke tepian jalan dengan dibantu truk dinas yang kami bawa”, kata Mufty.

Dalam kesempatan ini Pasiminlog Satgas juga mengimbau kepada masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas agar tetap berhati-hati dengan kondisi cuaca yang memasuki musim hujan disertai angin kencang seperti saat ini, agar dapat terhindar dari kejadian pohon tumbang yang serupa.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Umum

Danrem 162/WB Pastikan Ketersediaan Oksigen Bagi Pasien Covid -19 di Wilayah NTB

tintahitam.news, Lombok – Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Dandim 1606/Mataram Kolonel Arm Gunawan bersama Dandenkesyah Mataram Letkol Ckm dr. Gusti Nengah Gede Kartika, Sp.am., mengecek ketersediaan oksigen di PT. Samabayu Mandala Lombok Samator jalan Giri Tembesi nomor 1 Dusun Gumesa Utara Desa Giri Tembesi Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat, Minggu (25/7/2021).

Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 162/WB, Senin (26/7/2021), kehadiran Danrem 162/WB bersama rombongan diterima Manager PT. Samabayu Mandala Samator Lombok Arif Yasin beserta staf dan berbincang-bincang tentang ketersedian maupun kebutuhan oksigen pada pandemi Covid-19 untuk wilayah NTB khususnya Lombok dan berbagi Sembako kepada perwakilan karyawan dan bingkisan kepada Manager PT. Samabayu Mandala Lombok Samator.

Usai melaksanakan pengecekan, Danrem 162/WB menyampaikan bahwa keberadaannya di PT. Samabayu Mandala Samator Lombok dalam rangka mengecek ketersediaan dan kesiapan tabung oksigen pasien Covid-19 yang sedang dirawat di Rumah Sakit.

Hal itu menurutnya, sengaja dilakukan untuk mengantisipasi ketersediaan oksigen mengingat permintaan di beberapa daerah di luar NTB meningkat dan ternyata di NTB khususnya di Lombok juga mengalami hal yang sama.

“Tadi dari penjelasan pak Manager (Arif Yasin) bahwa permintaan oksigen di Lombok meningkat, biasanya sekitar 200 tabung meningkat menjadi 400 tabung oksigen perhari”, terangnya.

Kaitan dengan ini, Brigjen Ahmad Rizal meminta kepada pihak penyedia oksigen untuk meningkatkan kuantitas hasil produksi oksigen sehingga kebutuhan oksigen untuk masyarakat NTB khususnya Lombok terpenuhi.

Selain PT. Samabayu Mandala Samator Lombok, masih ada penyedia oksigen lainnya yang terdapat di wilayah Kota Mataram yaitu CV. BBS yang berlokasi di Loang Baloq Kota Mataram.

“CV. BBS ini juga mensupport kebutuhan oksigen untuk wilayah Bima. Semoga kebutuhan oksigen selama pandemi Covid-19 ataupun setelahnya tetap bisa terpenuhi sesuai kebutuhan”, harapnya.

Sedangkan Manager PT. Samabayu Mandala Lombok Arif Yasin menyampaikan selama masa pandemi, ada peningkatan yang signifikan akan kebutuhan oksigen sampai sekitar 30 % dan pihaknya terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan oksigen.

Untuk meningkatkan jumlah produksi oksigen, pihaknya membutuhkan dukungan pelayanan dari PLN karena sangat berpengaruh terhadap hasil produksi oksigen.

“Sampai hari ini, Manager PT. Samabayu Mandala Lombok menyuplai oksigen ke RSUD Kota Mataram, RS. Yatofa Bodak Loteng, RSUD Selong Lotim dan RS. Unram”, terang Arif Yasin.

Setelah melakukan pengecekan ketersediaan dan kesiapan oksigen di PT. Samabayu Mandala Lombok Samator dan PT BBS Oxygen, Danrem 162/WB beserta rombongan melaksanakan sidak langsung ke RSUD Kota Mataram dan RSUD Provinsi khusus untuk mengecek sejauh mana pengendalian distribusi oksigen di Rumah Sakit bagi para pasien Covid-19 apakah sudah sesuai prosedur dan memenuhi kebutuhan dari para pasien Covid -19.

“Syukur Alhamdulillah hasil pengecekan cukup baik namun perlu diingatkan tentang pengamanan Instalasi oksigen agar diutamakan faktor keamanan dan benar-benar terjaga dengan baik kelangsungan distribusinya”, ujar Danrem.

“Semoga dengan terjaminnya ketersediaan oksigen di NTB maka para pasien Covid -19 segera sembuh dan sehat walafiat dengan jumlah yang banyak”, tutup Danrem.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Nasional, Umum

Sosialisasikan Prokes Melalui Anjangsana, Satgas Yonif 512/QY Gali Potensi Wilayah Di Ujung Timur Indonesia

tintahitam.news, Papua – Anjangsana merupakan salah satu metode kegiatan teritorial yang dapat menciptakan suasana harmonis antara TNI dengan masyarakat, melalui anjangsana akan diperoleh data tentang situasi dan kondisi wilayah baik dari segi geografi, demografi maupun kondisi sosial masyarakat.

Melalui anjangsana Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY selain menyosialisasikan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid -19, juga menggali potensi wilayah yang ada di perbatasan Papua agar dapat dikembangkan kedepannya.

Seperti yang dilakukan oleh Pos Kalipay meninjau pembuatan kerajinan tangan berupa tas Noken yang terbuat dari bahan dasar kulit kayu putih di Kampung Pund, Distrik Waris, Kabupaten Keerom.

Penggalian potensi wilayah yang dilakukan oleh Pos Kalipay ini ditujukan kepada kerajinan tangan yang dibuat oleh masyarakat agar dapat dikembangkan secara lebih lanjut dan dipasarkan dengan cara yang tepat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/7/2021), menjelaskan bahwa selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, penggalian potensi wilayah juga salah satu prioritas Satgas Yonif Mekanis 512/QY.

“Ini merupakan salah satu prioritas yang kami lakukan untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Papua, khususnya yang berada di wilayah perbatasan”, tuturnya.

“Tujuannya agar pemasaran dari kerajinan tangan tas Noken dapat tepat sasaran dan harganya meningkat, karena selama ini kerajinan tas Noken dijadikan sebagai mata pencaharian masyarakat dengan memanfaatkan waktu di tengah pandemi Covid – 19”, terang Letkol Inf Taufik Hidayat.

Untuk diketahui, pembuatan tas rajut Noken bisa dilakukan dengan dua bahan yaitu dengan bahan benang nylon dan bahan kulit kayu, anggota Pos Kalipay memberikan arahan kepada masyarakat agar harga penjulanan tas Noken di sesuaikan dengan bahan dasar dan tingkat kesulitan proses pembuatannya.

Dengan demikian masyarakat akan lebih paham cara pemasaran dan memperoleh hasil penjualan yang sebanding dengan tingkat kesulitan proses pembuatan kerajinan tangan tas Noken.

Sementara itu, Norce (53) salah satu pembuat kerajinan tangan tas Noken mengungkapkan bahwa proses pembuatan tas Noken dari bahan kulit kayu lebih sulit karena melalui proses yang panjang mulai dari pemotongan kulit kayu, pembersihan kotoran, perendaman selama satu malam dan penjemuran hingga kering.

Norce menambahkan setelah bahan kulit kayu siap untuk diolah, dalam proses pengerjaannya juga dibutuhkan kesabaran dan ketelitian, agar hasil rajutan bagus dan laku untuk dijual.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Nasional, Umum

Cegah Timbulnya Bibit Penyakit, Satgas Yonif 512/QY Lakukan Fogging Rumah Warga Perbatasan Papua

tintahitam.news, Jakarta – Tingginya curah hujan yang turun pada beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Keerom, mendorong personel Pos Kalipao Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY untuk melakukan fogging di Kampung Yuwainda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Jumat (23/07/2021).

Danpos Kalipao Serka Ernandy Singgih juga memberikan imbauan dan mengajak warga Kampung Yuwainda untuk bersama-sama mejaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari munculnya bibit-bibit penyakit.

Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat melalui rilis tertulisnya, Sabtu (24/7/2021) menjelaskan bahwa upaya fogging yang dilakukan oleh Pos Kalipao tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian anggota TNI terhadap kesehatan warga di wilayah perbatasan.

“Kegiatan fogging dan imbauan untuk menjaga kebersihan lingkungan ini merupakan upaya kami untuk mencegah timbulnya wabah penyakit, khususnya yang disebabkan oleh nyamuk. Karena mayoritas, wilayah Kabupaten Keerom tingkat kasus penyakit malaria cukup tinggi”, terang Letkol Taufik.

Dijelaskannya, sasaran pelaksanaan fogging yang dilakukan oleh anggota Pos Kalipao ini meliputi dalam rumah warga, bawah (kolong) rumah, saluran air dan area sekeliling rumah, serta beberapa ruang kelas sekolahan yang ada di SD YPPK Yuwainda.

Warga dan anak-anak Kampung Yuwainda terlihat sangat senang dengan fogging yang dilakukan oleh Pos Kalipao.

Martinus (32) Kepala Pemuda Kampung Yuwainda yang juga membantu proses Fogging mengucapkan terima kasih atas kepedulian anggota Pos Kalipao kepada Kampung Yuwainda.

“Kami mewakili warga kampung sangat berterima kasih kepada abang-abang dari Pos yang sudah memfogging rumah-rumah warga disini, semoga kebaikan abang-abang Pos semua selalu diberkati Tuhan”, ucap Martinus.

Selain itu, Lazarius Muenda selaku Kepala Kampung Yuwainda juga berterima kasih kepada anggota Pos Kalipao atas kepeduliannya terhadap warga Kampung Kalipao, dirinya juga akan mengimbau kepada warga yang lain agar bersama-sama menjaga kebersihan di lingkungan Kampung Yuwainda.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Nasional, Umum

Tingkatkan Hasil Panen, TNI Gelar Penyuluhan Pertanian di Daerah Perbatasan RI-PNG

tintahitam.news, Jakarta – Meningkatkan hasil panen para petani di wilayah perbatasan, personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Yabanda memberikan penyuluhan pertanian kepada Kelompok Tani kampung Yabanda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom.

Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Letkol Inf Taufik Hidayat dalam keterangan tertulisnya di Pos Kotis Distrik Mannem, Jumat (23/7/2021).

“Berbekal pengetahuan yang diperoleh pada saat melaksanakan pembekalan tugas melalui Dinas Pertanian Kota Malang, Pos Yabanda yang dipimpin Danpos Letda inf Hendri berbagi wawasan yang dimiliki tentang bercocok tanam yang baik dan benar”, pungkas Dansatgas.

“Pos Yabanda juga berbagi ilmu dan tehnik praktis bercocok tanam saat kegiatan penyuluhan tersebut, diantaranya cara menentukan bibit, kapan waktu memupuk yang baik, menyiram serta membersihkan tanaman dari hama yang ada dengan harapan dapat ditiru dan akan meningkatkan hasil panennya”, tutup Dansatgas.

Danpos Yabanda Letda Inf Hendri berujar bahwa dalam dunia pertanian di Indonesia sudah tidak asing lagi istilah “Penyuluhan Pertanian”, dimana penyuluhan pertanian itu sendiri sangat penting untuk meningkatkan produksi para petani, minimnya pengetahuan tentang pertanian membuat hasil panen yang diperoleh belum maksimal.

Banyak pertanyaan yang dilontarkan oleh para petani, dengan berbekal ilmu pengetahuan yang dimiliki, Danpos menjawab dengan menjelaskan sedetail mungkin sehingga para petani dapat menerima dengan baik.

Warga Kampung Yabanda sangat berterima kasih atas penyuluhan pertanian yang telah diberikan, Jhon Sauri (50) dirinya menggungkapkan bahwa ilmu yang diberikan sangat bermanfaat.

“Kami sangat senang dan berterima kasih atas ilmu yang telah diberikan, dengan adanya kegiatan ini kami jadi lebih tahu tentang tata cara bertani serta perawatan tanaman yang benar”, ungkap Jhon Sauri.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Nasional, Umum

Kodam I/BB Siapkan Tempat Isoter Bagi Prajurit dan PNS

tintahitam.news, Jakarta – Kodam I/Bukit Barisan menyiapkan tempat Isolasi Terpusat (Isoter) bagi Prajurit dan PNS berlokasi di Barak Transito Ajendam I/BB.

Pengadaan sarana ini untuk lebih memudahkan pengawasan dan proses penyembuhan bagi Prajurit maupun PNS yang terkonfirmasi Covid-19 dalam melakukan isolasi mandiri (isoman).

Hal ini disampaikan Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Letkol Inf Donald Erickson Silitonga dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/7/2021).

Dijelaskan Kapendam, di lokasi isoter Kodam I/BB ini telah disiapkan 40 bed, tenaga kesehatan (nakes) dan obat-obatan, selain itu di lokasi ini para pasien secara teratur dan terarah melakukan kegiatan seperti senam dan olahraga ringan untuk meningkatkan imun.

“Sampai kini baru terisi 28 bed dan mereka yang di dalamnya memiliki gejala ringan sampai sedang sesuai hasil diagnosa dari RS Tk II Putri Hijau Medan”, jelas Letkol Silitonga.

Dengan disiapkannya lokasi isoter ini diharapkan semua Prajurit dan PNS yang terpapar Covid-19 segera pulih dan sehat sehingga tidak menularkan virus kepada orang lain dan segera dapat berkumpul kembali dengan keluarganya.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya