PSBB, Umum

Antisipasi Penyebaran Covid-19 Di Perbatasan RI-PNG, TNI Bangun Poskamling Multi Fungsi

tintahitam.news, Papua – Dalam rangka menjaga keamanan lingkungan kampung dan mencegah penyebaran Covid-19 yang ada di perbatasan, Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Pos Skofro Lama membangun pos keamanan lingkungan (Poskamling) multi fungsi, di Kampung Skofro Lama Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Wadan Satgas Pamtas RI-PNG Mayor Inf Ahmad Muzani CH melalui rilis tertulisnya di Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Papua (1/8/2021).

Di tempat terpisah, Danpos Skofro Lama Letda Inf D.I Ginting mengatakan, Satgas membangun Poskamling multi fungsi ini bersama-sama dengan warga. Hal ini sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan mencegah meningkatnya penyebaran Covid-19 khususnya di Kampung Skofro Lama.

“Poskamling ini disamping sebagai tempat pos pengamanan swakarsa juga dijadikan sebagai pos pengecekan Covid-19 kepada orang yang akan keluar masuk kampung Skofro Lama”, ujar Danpos.

Lanjutnya, delapan personel Pos Skofro Lama yang dipimpin oleh Wadanpos Sertu Sembiring bersama warga Kampung Skofro Lama, selama tiga hari mengerjakan pembangunan Poskamling tersebut.

Pendeta GKI Skofro Lama, Bian Alelo (44 Th), yang ikut serta dalam membangun Poskamling ini mengucapkan terima kasih kepada personel TNI khususnya Pos Skofro Lama atas bantuannya dalam pembangunan poskamling di Kampung Skofro Lama ini.

“Poskamling ini dapat kami gunakan dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus sebagai tempat pengecekan Covid-19 dan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi antara warga dan personel Satgas Yonif 131/Brs”, ujarnya.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Nasional, Umum

Pangdam XVIII/Kasuari Himbau Kerja Sama Dan Sinergi Turunkan PPKM Di Sorong

tintahitam.news, Jakarta – Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han)., berharap semua pihak bekerja sama, bersinergi dan bahu membahu dapat menurunkan PPKM level 4 ke level 3 di Kota Sorong.

Hal tersebut Ia sampaikan saat lawatan dirinya ke Kota Sorong dan menggelar rapat bersama Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Papua Barat, Mohamad Lakotani, S.H., M.Si., dan Kapolda Papua Barat Irjen Pol Tornagogo Sihombing serta pejabat Pemda Kota di Balairoom Hotel Vega, Kota Sorong, Papua Barat, Jumat (30/7/2021).

Kedatangan Pangdam bersama Wagub dan Kapolda ke Sorong terkait tugas dalam rangka melaksanakan intervensi pelaksanaan PPKM.

“Para ahli kesehatan berpikir untuk menghentikan pandemi ini, jangan sampai krisis kesehatan menjadi krisis ekonomi. Sekarang semua negara berebut untuk mendapatkan vaksin, dan kita bersyukur Indonesia ini mendapatkan vaksin”, tutur Pangdam.

Pangdam juga menambahkan bahwa menghadapi hal ini dibutuhkan langkah-langkah cerdas sehingga tidak terjadi peningkatan dalam penyebaran virus ini.

“Senjata diri kita selain imun dan vitamin harus juga dipersenjatai dengan vaksin karena virus ini harus kita hadapi dengan vaksin. Untuk itu mari kita bekerja sama dalam mengatasi penyebaran virus ini”, tambahnya.

Sebelumnya, Wagub dalam sambutannya menyatakan bahwa menjadi tanggung jawab semua dalam mengurus rakyat, dalam mengatasi pandemi ini, sehingga penyebaran Covid-19 bisa dihentikan dengan menghimbau dalam pelaksanaan protokol kesehatan.

“Papua Barat level tertinggi ada dua daerah yaitu Kota Sorong dan Kabupaten Manokwari, karena aktivitas Pemerintahan dan aktivitas publik yang paling banyak di dua daerah ini, sehingga kasus penyebaran Covid tertinggi ada di dua daerah ini”, imbuhnya.

Turut dalam rapat ini diantaranya Kas Koarmada III, Laksma TNI Yeheskiel Katiandagho, Danrem 181/PVT Brigjen TNI Indra Heri beserta unsur Forkopimda wilayah Sorong dan sekitarnya.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Umum

Satgas Yonif 403/WP Sigap Evakuasi Pohon Tumbang Di tengah Jalan Trans Papua Perbatasan RI-PNG

tintahitam.news, Papua – Personel Pos Kalan Satgas Yonif 403/Wirasada Pratista turun tangan membantu mengevakuasi sejumlah pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang yang menutup jalan trans Papua-Wamena, di Kampung KM 78, Distrik Web, Kabupaten Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (29/7/2021).

Dansatgas mengatakan bahwa dalam kurun waktu seminggu terakhir ini sering terjadi perubahan cuaca berupa angin kencang dan hujan yang turun secara terus menerus tidak hanya membuat sebagian jalanan di ketinggian longsor, tetapi juga terdapat pohon besar yang tumbang menutupi jalan lintas trans papua yang berada di Km 78, beruntungnya tidak ada korban baik masyarakat ataupun kendaraan roda dua, truk maupun kendaraan pribadi yang tertimpa atau mengalami kerusakan.

“Evakuasi pohon tumbang kami lakukan dengan mengerahkan beberapa prajurit dengan menggunakan kampak, parang dan tali tambang, terlihat juga beberapa warga ikut membantu”, ucap Dansatgas.

Di tempat terpisah, Pasiminlog Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Lettu Inf Mufty Hasan mengatakan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan pergeserannya beserta rombongan dari Pos Kalimo menuju Pos Kout Arsotami. Di perjalanan rombongan ini hampir ditimpa oleh pohon besar yang saat itu tumbang ke tengah jalan setelah hujan lebat berhenti, pada kesempatan ini juga dengan sigap Prajurit Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista yang ada di lokasi kejadian melakukan aksi memotong pohon yang tumbang di tengah jalan menjadi beberapa bagian kecil dari batang pohon sehingga pohon yang menutupi jalanan bisa dipindahkan ketepian dan tidak membuat macet jalanan serta tidak menghambat aktivitas warga setempat sebagai pengguna jalan.

“Untuk menyingkirkan pohon yang tumbang agar tidak menghalangi jalan lintas, kami gunakan tali tambang yang diikatkan dari pohon kepada kendaraan truk dinas agar kami dapat membuka akses jalan kembali, setelah itu batang pohon tersebut kami potong menjadi beberapa bagian bersama warga setempat yang berdatangan membantu kami dalam evakuasi potongan pohon sehingga lebih mudah untuk dibawa ke tepian jalan dengan dibantu truk dinas yang kami bawa”, kata Mufty.

Dalam kesempatan ini Pasiminlog Satgas juga mengimbau kepada masyarakat maupun pengguna jalan yang melintas agar tetap berhati-hati dengan kondisi cuaca yang memasuki musim hujan disertai angin kencang seperti saat ini, agar dapat terhindar dari kejadian pohon tumbang yang serupa.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Nasional, Umum

Sosialisasikan Prokes Melalui Anjangsana, Satgas Yonif 512/QY Gali Potensi Wilayah Di Ujung Timur Indonesia

tintahitam.news, Papua – Anjangsana merupakan salah satu metode kegiatan teritorial yang dapat menciptakan suasana harmonis antara TNI dengan masyarakat, melalui anjangsana akan diperoleh data tentang situasi dan kondisi wilayah baik dari segi geografi, demografi maupun kondisi sosial masyarakat.

Melalui anjangsana Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY selain menyosialisasikan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid -19, juga menggali potensi wilayah yang ada di perbatasan Papua agar dapat dikembangkan kedepannya.

Seperti yang dilakukan oleh Pos Kalipay meninjau pembuatan kerajinan tangan berupa tas Noken yang terbuat dari bahan dasar kulit kayu putih di Kampung Pund, Distrik Waris, Kabupaten Keerom.

Penggalian potensi wilayah yang dilakukan oleh Pos Kalipay ini ditujukan kepada kerajinan tangan yang dibuat oleh masyarakat agar dapat dikembangkan secara lebih lanjut dan dipasarkan dengan cara yang tepat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/7/2021), menjelaskan bahwa selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, penggalian potensi wilayah juga salah satu prioritas Satgas Yonif Mekanis 512/QY.

“Ini merupakan salah satu prioritas yang kami lakukan untuk membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat Papua, khususnya yang berada di wilayah perbatasan”, tuturnya.

“Tujuannya agar pemasaran dari kerajinan tangan tas Noken dapat tepat sasaran dan harganya meningkat, karena selama ini kerajinan tas Noken dijadikan sebagai mata pencaharian masyarakat dengan memanfaatkan waktu di tengah pandemi Covid – 19”, terang Letkol Inf Taufik Hidayat.

Untuk diketahui, pembuatan tas rajut Noken bisa dilakukan dengan dua bahan yaitu dengan bahan benang nylon dan bahan kulit kayu, anggota Pos Kalipay memberikan arahan kepada masyarakat agar harga penjulanan tas Noken di sesuaikan dengan bahan dasar dan tingkat kesulitan proses pembuatannya.

Dengan demikian masyarakat akan lebih paham cara pemasaran dan memperoleh hasil penjualan yang sebanding dengan tingkat kesulitan proses pembuatan kerajinan tangan tas Noken.

Sementara itu, Norce (53) salah satu pembuat kerajinan tangan tas Noken mengungkapkan bahwa proses pembuatan tas Noken dari bahan kulit kayu lebih sulit karena melalui proses yang panjang mulai dari pemotongan kulit kayu, pembersihan kotoran, perendaman selama satu malam dan penjemuran hingga kering.

Norce menambahkan setelah bahan kulit kayu siap untuk diolah, dalam proses pengerjaannya juga dibutuhkan kesabaran dan ketelitian, agar hasil rajutan bagus dan laku untuk dijual.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Nasional, Umum

Cegah Timbulnya Bibit Penyakit, Satgas Yonif 512/QY Lakukan Fogging Rumah Warga Perbatasan Papua

tintahitam.news, Jakarta – Tingginya curah hujan yang turun pada beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Keerom, mendorong personel Pos Kalipao Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY untuk melakukan fogging di Kampung Yuwainda, Distrik Yaffi, Kabupaten Keerom, Jumat (23/07/2021).

Danpos Kalipao Serka Ernandy Singgih juga memberikan imbauan dan mengajak warga Kampung Yuwainda untuk bersama-sama mejaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari munculnya bibit-bibit penyakit.

Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat melalui rilis tertulisnya, Sabtu (24/7/2021) menjelaskan bahwa upaya fogging yang dilakukan oleh Pos Kalipao tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian anggota TNI terhadap kesehatan warga di wilayah perbatasan.

“Kegiatan fogging dan imbauan untuk menjaga kebersihan lingkungan ini merupakan upaya kami untuk mencegah timbulnya wabah penyakit, khususnya yang disebabkan oleh nyamuk. Karena mayoritas, wilayah Kabupaten Keerom tingkat kasus penyakit malaria cukup tinggi”, terang Letkol Taufik.

Dijelaskannya, sasaran pelaksanaan fogging yang dilakukan oleh anggota Pos Kalipao ini meliputi dalam rumah warga, bawah (kolong) rumah, saluran air dan area sekeliling rumah, serta beberapa ruang kelas sekolahan yang ada di SD YPPK Yuwainda.

Warga dan anak-anak Kampung Yuwainda terlihat sangat senang dengan fogging yang dilakukan oleh Pos Kalipao.

Martinus (32) Kepala Pemuda Kampung Yuwainda yang juga membantu proses Fogging mengucapkan terima kasih atas kepedulian anggota Pos Kalipao kepada Kampung Yuwainda.

“Kami mewakili warga kampung sangat berterima kasih kepada abang-abang dari Pos yang sudah memfogging rumah-rumah warga disini, semoga kebaikan abang-abang Pos semua selalu diberkati Tuhan”, ucap Martinus.

Selain itu, Lazarius Muenda selaku Kepala Kampung Yuwainda juga berterima kasih kepada anggota Pos Kalipao atas kepeduliannya terhadap warga Kampung Kalipao, dirinya juga akan mengimbau kepada warga yang lain agar bersama-sama menjaga kebersihan di lingkungan Kampung Yuwainda.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

bansos, Umum

Bantu Ringankan Beban Masyarakat Papua, Satgas Pamtas TNI Yonif 131/Brs Beri Bantuan Sembako

tintahitam.news, Papua – Dalam rangka meringankan beban masyarakat di tengah pandemi Covid-19, prajurit TNI dari Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Pos berbagi kebahagiaan dengan membagikan paket sembako kepada warga Kampung Kibay Distrik Arso Timur Kabupaten Keerom, Papua.

Hal tersebut disampaikan Wadan Satgas Mayor Inf Achmad Muzani CH dalam rilis tertulisnya di KM 31 Arso 1 Distrik Arso Barat Kabupaten Keerom, Papua (22/7/2021).

“Paket sembako yang dibagikan kepada masyarakat ini merupakan wujud kepedulian personel Satgas di tengah pandemi Covid-19 saat ini, uluran tangan kita sangat dibutuhkan warga, khususnya yang ada di perbatasan RI-PNG dalam membantu meringankan kebutuhan pokok sehari-hari”, ujar Wadan Satgas.

Sambil berkeliling kampung personel juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan banyak aktivitas di luar rumah jika tidak penting, selalu menjaga jarak dan menjaga kebersihan dengan sering mencuci tangan, serta selalu menggunakan masker jika keluar rumah.

Danpos Kali Asin Letda Inf Daniel mengatakan, pembagian sembako difokuskan kepada wilayah binaan Pos Kali Asin di Kampung Kibay. Harapan kami hal ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap ikuti peraturan pemerintah, berdoa bersama-sama, semoga virus ini cepat hilang dan kita semua dapat beraktivitas kembali seperti sedia kala.

Ucapan terima kasih disampaikan oleh salah satu warga Kampung Kibay Ibu Maria (34) kepada Satgas Pamtas Yonif 131/Brs Pos Kali Asin.

“Terima kasih kepada anggota TNI Pos Kali Asin atas kepedulian dan bantuan sembakonya kepada masyarakat kampung kami”, ucapnya.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Nasional, Umum

Budidaya Ikan di Perbatasan, Satgas Pamtas Yonif 403/WP Gotong Royong Bersama Masyarakat

tintahitam.news, Jakarta – Sebagai wujud kepedulian TNI terhadap kehidupan perekonomian masyarakat di wilayah perbatasan, personel Pos Oksibil Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista dan masyarakat turun tangan bersama merombak lahan tidur menjadi kolam untuk budidaya ikan nila di Kampung Kutdol, Distrik Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista, Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Keerom, Papua, Jumat (23/7/2021).

Dansatgas mengatakan bahwa Satgas TNI maupun aparat pemerintah lainnya beserta warga harus selalu bekerja sama dalam rangka mendukung dan mewujudkan kehidupan masyarakat khususnya di wilayah perbatasan agar lebih baik sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga dengan cara pemanfaatan sumber daya alam, tentunya sinergi harus terus dilakukan untuk menjunjung tinggi kebersamaan antara semua pihak yang terkait demi menciptakan peluang-peluang yang ada.

“Di manapun berada, kami akan memberikan pelayanan terbaik kepada warga di wilayah perbatasan, sehingga keberadaan kami di tengah-tengah masyarakat benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh warga”, ujar Dansatgas.

Di tempat terpisah, Dankipur III Poskoki Oksibil Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista Lettu Inf Imam Musta’in menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud perhatian Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista kepada warga binaannya apalagi dalam nuansa hari raya Idul Adha ini kita diajarkan untuk saling berbagi antara sesama manusia dalam hal ini berbagi pengetahuan dan pengalaman kepada masyarakat tentang pembuatan kolam dan pembudidayaan ikan nila di Kampung Kutdol.

“Dalam nuansa hari raya Idul Adha ini, kami mengajak warga menyiapkan dan membersihkan kolam yang rencananya akan digunakan untuk budidaya bibit ikan nila, salah satu langkah yang diambil dengan melihat potensi wilayah yang cocok untuk pembibitan ikan nila”, ungkap Imam.

“Terlihat sekali warga dan para prajurit kompak saling bahu membahu bergotong royong, hal ini sekaligus menunjukkan kepada warga bahwa dengan gotong royong pekerjaan yang berat akan menjadi ringan dan cepat selesai”, tutup Imam.

Di tempat terpisah, Ondoafi Kampung Kutdol Bapak Spey Tapior (49) menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Pos Oksibil Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista dari Yogyakarta karena telah banyak menularkan ilmu pengetahuannya kepada masyarakat Kampung Kutdol khususnya para peternak Ikan di desanya, semoga silaturahmi ini bermanfaat bagi masyarakat sendiri dan Pos Oksibil Satgas Pamtas Yonif 403/Wirasada Pratista dalam meningkatkan penghasilan masyarakat di bidang perikanan.

“Kami ucapkan terima kasih kepada teman-teman Pos, Danpos Yonif 403/Wirasada Pratista Yogyakarta yang berkenan hadir di tengah-tengah masyarakat Distrik Oksibil terutama dan terlebih khusus Kampung Kutdol, yang dengan itikad baiknya mau membagi ilmu kepada masyarakat, sehingga diharapkan mampu meningkatkan penghasilan masyarakat dari sektor perikanan dan semoga silaturahmi ini menjadi bermanfaat bagi kita semuanya”, imbuh Spey.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Nasional, Umum

Pangdam XVIII/Kasuari Minta Jajarannya Sosialisasi dan Edukasi Kepada Masyarakat Untuk Akselerasi Vaksinasi

tintahitam.news, Jakarta – Pangdam XVIII/Kasuari selaku Panglima Komando Tugas gabungan Terpadu (Pangkogasgabpad) Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E., M.Tr.(Han)., bersama jajarannya terus melakukan evaluasi penanganan Covid-19 di wilayah Papua Barat melalui rapat secara virtual dari ruang rapat Sopsdam XVIII/Kasuari, Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Rabu (21/7/2021).

Ia meminta jajarannya untuk terus menyosialisasikan dan mengedukasi masyarakat di wilayah Papua Barat untuk segera mendukung langkah pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19 terutama kegiatan PPKM dan vaksinasi.

Pangdam mengatakan ada dua langkah bagaimana jajarannya membantu Pemerintah memutus rantai penyebaran Covid-19 khususnya di Papua Barat. Langkah tersebut yang pertama adalah dengan akselerasi vaksinasi.

“Sering saya katakan langkah kita pertama bagaimana membuat akselerasi atau percepatan vaksinasi ini bisa berjalan. Laksanakan dengan teknik dan seni kalian di lapangan agar masyarakat mau melakukan vaksinasi”, ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa para pejabat di wilayah Papua Barat seperti Gubernur, Bupati dan para pimpinan institusi lainnya telah sukarela melaksanakan vaksin, untuk itu perlu diikuti oleh masyarakat lainnya.

“Kita harus menyampaikan kepada masyarakat bahwa Bapak Gubernur, Bupati dan pejabat lainnya sudah menjadi relawan untuk melaksanakan vaksin. Kita memiliki kekebalan tubuh tapi harus dipersenjatai lagi dengan vaksin untuk menangkal Covid-19”, ucapnya.

“Kita patut bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah bahwa di Indonesia saat ini sudah ada vaksin walaupun tidak bisa dipenuhi secara langsung seluruhnya tetapi secara bertahap karena ada beberapa negara yang kesulitan untuk vaksin”, kata Pangdam.

Langkah yang kedua yaitu pembatasan mobilitas manusia. Ia menegaskan bahwa untuk melaksanakan langkah tersebut diberlakukan aturan PPKM dan mengimbau jajarannya untuk mengajak masyarakat agar dapat memahami dan melaksanakan aturan dari pemerintah tersebut.

“Saat ini kegiatan PPKM Darurat diubah istilahnya menjadi PPKM level 4 sedangkan PPKM diperketat diubah menjadi PPKM level 3. Di wilayah Papua Barat, PPKM level 4 diberlakukan di Manokwari dan Sorong sedangkan level 3 diberlakukan di wilayah Fakfak, Teluk Bintuni dan Teluk Wondana”, imbuhnya.

PPKM bukan hanya masalah peraturan untuk masyarakat akan tetapi yang paling penting adalah masalah tanggung jawab kemanusiaan dan merupakan tanggung jawab bersama.

“Segera laksanakan serbuan vaksin baik anggota sendiri maupun masyarakat, berikan edukasi dan sosialisasi terkait vaksin. Atur bagaimana penyekatan-penyekatan yang ada diwilayah masing-masing, intinya dengan memberikan pemahaman yang baik terhadap masyarakat dengan cara humanis”, pungkas Pangdam.

Wartawati : Yulianti

Editor : Denny Arya

Umum

Musim Penghujan Tiba, Satgas Yonif 512/QY Ajak Masyarakat Perbatasan Jaga Kebersihan Lingkungan

tintahitam.news, Papua – Dalam upaya menjaga masyarakat binaan agar terhindar dari wabah penyakit yang muncul di musim penghujan, Pos Km 76 Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY melaksanakan anjangsana dan mengajak warga agar menjaga kebersihan lingkungan di Kampung Uskuar, Distrik Mannem, Kabupaten Keerom Papua, Selasa (13/7/2021).

Tingginya curah hujan yang turun beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Keerom dapat menimbulkan bibit penyakit, terlebih wilayah Kabupaten Keerom merupakan wilayah dengan tingkat endemik malaria yang tinggi.

Danpos Km 76 Letda Inf Siswanto menjelaskan, bahwa melalui kegiatan anjangsana masyarakat diberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami mendatangi dari rumah-kerumah, kami ajak warga di Kampung Uskuar ini agar menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari penyakit”, ungkapnya.

Lanjut Letda Siswanto, kegiatan ini rutin dilaksanakan guna mempererat tali persaudaraan dengan masyarakat, mengontrol kondisi kesehatan dan juga untuk mencari kekurangan/kendala yang ada di masyarakat agar dapat membantu.

Warga Kampung Uskuar sangat senang dengan kedatangan anggota Pos Km 76, masyarakat yang sedang tidak enak badan juga berobat kepada anggota Pos yang datang karena setiap berkunjung ke kampung tenaga kesehatan dari Pos Km 76 selalu turut serta.

Rose Warui (36) salah satu warga Kampung Uskuar mengungkapkan bahwa dirinya merasa sangat terbantu dengan keberadaan Pos Km 76. “Kami masyarakat disini senang dan merasa sangat terbantu dengan keberadaan anggota Pos TNI”, ungkapnya.

“Anggota Pos TNI banyak membantu warga disini, mereka sangat ramah dan baik. Meskipun baru beberapa bulan tugas disini, Pos yang baru ini sudah kami anggap seperti keluarga kami sendiri”, imbuh Rose Warui.

Dansatgas Letkol Inf Taufik Hidayat secara keseluruhan mengungkapkan bahwa kegiatan anjangsana yang dilakukan oleh Pos Km 76 ini merupakan upaya untuk menghimbau agar masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.

“Anggota kami mengajak warga agar peduli dengan kebersihan lingkungan, apabila lingkungan yang kita tinggali bersih kita akan merasa nyaman”, ungkapnya.

“Selain mencegah timbulnya bibit penyakit, kebersihan lingkungan merupakan kunci utama kenyamanan dalam beraktifitas sehari-hari. Apabila masyarakat sehat semua, kelangsungan hidup bermasyarakat sehari-hari akan terasa lebih harmonis”, pungkas Dansatgas.

Wartawati : Yulianti
Editor : Denny Arya

Umum

Bantu Percepatan Vaksin Nasional, Satgas Yonif 131/Brs Gelar Vaksin Covid-19 Untuk Masyarakat di Perbatasan

tintahitam.news, Papua – Guna membantu pemerintah melaksanakan program vaksinasi nasional, Tim Kesehatan Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs menggelar vaksin Covid-19 di Pos Kotis untuk masyarakat Kampung Skouw Distrik Muara Tami, Jayapura.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs Letkol Inf Muhammad Erfani S.H., M.Tr (Han), dalam rilis tertulisnya di Distrik Muara Tami Kota Jayapura, Papua. Jumat, (9/7/2021).

Dikatakan Dansatgas, selain untuk membantu percepatan vaksinasi nasional, gelar vaksinasi ini juga untuk memfasilitasi masyarakat perbatasan menerima vaksin Covid-19 sebagai wujud nyata kehadiran TNI dalam membantu kesulitan rakyat dan membantu pemerintah.

“Tim Kesehatan kita (Satgas) membantu Dinas Kesehatan Kota Jayapura dan Kesdam XVII Cenderawasih sebagai tenaga vaksinator bagi masyarakat Kampung Skouw”, kata Dansatgas.

Di tempat terpisah, Conelius (46) salah satu masyarakat penerima vaksin di Pos Kotis Satgas itu, menyatakan bahwa dirinya dan warga kampung lainnya merasa sangat terbantu dengan kegiatan yang digelar oleh Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 131/Brs.

“Sebelum divaksin kami terlebih dulu mendapatkan penjelasan dari Dokter Satgas mengenai tujuan dan manfaat vaksin ini, sehingga kami paham dan yakin untuk melaksanakannya di Pos TNI ini”, pungkasnya.

Wartawati : Yulianti
Editor : Denny Arya